Home / BUDAYA / DAERAH / INTERNASIONAL / SINYAL HIKMAH

Wednesday, 1 February 2023 - 17:28 WIB

Antisipasi Penculikan Anak, Sekolah Wajib Memiliki Petugas Sekuriti

Antisipasi Penculikan Anak, Sekolah Wajib Memiliki Petugas Sekuriti

Padang, Sinyalnews.com,- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova mengajak seluruh sekolah di daerahnya untuk menjaga siswa didiknya dengan baik. Apalagi di tengah munculnya isu penculikan anak.

“Sekolah diharapkan untuk meningkatkan keamanan,” katanya saat jumpa pers dengan awak media di ruang kerjanya, Rabu (1/2).

Agar keamanan siswa terjamin, Kadisdik mewajibkan seluruh sekolah untuk menyediakan tenaga petugas sekuriti. Apabila di satu sekolah tidak memiliki petugas sekuriti, pihak sekolah wajib mengangkat tenaga sekuriti.

“Jadi nanti dengan adanya tenaga sekuriti, sekolah akan aman, ketika orang tua menjemput anak ke sekolah, sekuriti mengetahuinya,” ujar Yopi Krislova.

Tidak itu, pihak sekolah dan orangtua juga diharapkan untuk dapat lebih menjalin komunikasi yang sangat intens. Komunikasi yang intensif akan terjauh dari penculikan anak.

“Ketika orang tua tidak bisa menjemput anaknya ke sekolah, orangtua harus cepat memberitahu pihak sekolah atau guru,” kata Kadisdikbud.

Baca Juga :  Ngopi Bareng Bahas Penas KTNA Ala Guswardi

Lebih jauh dikatakannya, komunikasi yang terjalin baik antara orang tua siswa dengan sekolah, akan dapat memantau siswa saat berada di sekolah. Termasuk ketika jam pulang sekolah. Saat siswa belum dijemput orangtua, guru dan petugas sekuriti sudah mengetahuinya.

Tak hanya itu, pihaknya akan menerjunkan tim untuk mencari tahu penyebab dan data terkait kejadian yang membuat gaduh tersebut

“Kami akan turunkan tim assesmen dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Data Pokok Pendidikan untuk melihat kondisi anak tersebut,”ungkanya.

Ketika disinggung apakah akan ada sanksi atau tindakan tegas, dirinya menyebut hanya akan melakukan pembinaan.

“(Tindakan) pembinaan nanti bagi siswanya,” ujarnya.

Sebelumnya, orang se Kota Padang terkena prank oleh kasus penculikan yang terjadi di Kecamatan Lubuk Begalung. Aksi yang menghebohkan masyarakat pada Senin kemarin, ternyata hanya rekayasa.

Dimana, siswi SD 14 Gurun Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang mengaku nyaris menjadi korban aksi penculikan saat hendak berangkat sekolah pada Senin (30/1) lalu.

Baca Juga :  Membanggakan, Tiga Perwira TNI Harumkan Indonesia Di Kancah Internasional 

Setelah ditelusuri polisi, ternyata kejadian tersebut adalah bohong atau tidak benar. Anak yang berinisial Z (12), yang merupakan warga Ampalu tersebut merekayasa kejadian penculikan yang dialaminya.

Dia menceritakan bahwa, aksinya tersebut dilakukan lantaran takut masuk sekolah hari itu. Makanya, dia membuat cerita penculikan hingga membuat masyarakat buncah yang ternyata adalah prank.

Orang tua korban bernama Sabrina meminta maaf atas apa yang dilakukan anaknya dan membuat Kota Padang menjadi resah atas ulahnya tersebut.

Dia mengaku dapat informasi dari petugas polisi bahwa anaknya sekarang berada di Polsek Lubeg perihal rekayasa penculikan tersebut.

“Saya minta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat atas apa yang dilakukan oleh anak saya. Apa yang dikatakannya tentang penculikan tersebut adalah bohong,”imbuhnya.

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Panghulu Suku Guci Pauh IX Padang : Bangun Kesinergiaan Antara KAN dan Pemerintah Kecamatan

BERITA

Tiga Terdakwa yang Mencekoki Kucing Divonis Hakim

BERITA

Kemenag Kota Padang, Gelar Rapat Capaian Kinerja Triwulan III Tahun 2024

ARTIKEL

Tim SMPN 15 Padang Berhasil Meraih Medali Perunggu di Ajang OPSI Nasional Tingkat SMP tahun 2023

ARTIKEL

Aspidsus Kejati Sumbar Terima Tuntutan Aliansi Pemuda Pasbar Terkait Dugaan Korupsi TKD

BERITA

Gubernur Sumbar Promosikan Potensi Madu Galo-Galo Kepada Peserta Konferensi Internasional ICCESI 2023

ARTIKEL

Bakamla RI Dukung SAR Korban Tenggelamnya KMP. Tunu Pratama Jaya

BERITA

Kepergok Warga, Maling Kotak Amal Di Cilacap di Amankan Polisi