Home / BERITA / DAERAH / MAKANAN / NASIONAL / PERISTIWA / SUMBAR

Thursday, 2 October 2025 - 14:06 WIB

Dapur SPPG Kampuang Tangah Ditutup Sementara, Agam Tetapkan Status KLB

Oplus_0

Oplus_0

Lubuk Basung,Sinyalnews.com-Suasana tegang masih menyelimuti Kampuang Tangah, Kecamatan Lubuk Basung, pasca puluhan murid TK hingga SD dilarikan ke rumah sakit pada Rabu siang (1/10). Senyum riang anak-anak itu mendadak berubah menjadi tangis dan wajah pucat setelah menyantap makanan bergizi gratis yang seharusnya menjadi penopang tumbuh kembang mereka.

Di ruang IGD RSUD Lubuk Basung, suara tangis beberapa bocah masih terdengar bersahutan. Orang tua tampak panik, sebagian menggenggam erat tangan anak mereka, sementara tenaga medis sibuk keluar-masuk ruangan. Hingga Rabu malam, tercatat 54 orang sudah menjalani perawatan di dua rumah sakit dan dua puskesmas: RSUD Lubuk Basung, RSIA Rizky Bunda, Puskesmas Manggopoh, dan Puskesmas Lubuk Basung.

Instruksi Tegas Bupati

Menyikapi situasi itu, Bupati Agam H. Beni Warlis mengambil langkah cepat. Dalam rapat darurat bersama Forkopimda dan instansi terkait, ia memutuskan menutup sementara operasional dapur Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) Kampuang Tangah yang menjadi sumber makanan untuk ribuan siswa.

Baca Juga :  Panglima TNI Terima Gelar Kehormatan Adat Melayu Kepulauan Riau

“Penutupan ini sifatnya sementara, sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Kita tidak ingin ada korban tambahan. Sekolah-sekolah penerima manfaat juga harus segera diberitahu agar aktivitas siswa tidak terganggu,” tegas Beni Warlis saat meninjau para korban.

Keputusan itu juga menjadi bagian dari penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kabupaten Agam, sebagai bentuk kewaspadaan dan tanggung jawab pemerintah terhadap keselamatan warganya.

Nasi Goreng Jadi Sorotan

Informasi sementara menyebutkan, makanan yang diduga menjadi pemicu keracunan adalah nasi goreng yang diproduksi dapur SPPG Kampuang Tangah. Dapur ini sehari-hari melayani 3.564 penerima manfaat dari 57 sekolah lintas jenjang, mulai PAUD hingga SLTA.

Kini, seluruh mata tertuju pada hasil uji laboratorium yang akan memastikan penyebab pasti. “Kita tidak ingin berspekulasi, biarlah laboratorium yang berbicara. Yang terpenting sekarang, memastikan semua korban tertangani,” tambah Bupati.

Dari Rumah Sakit ke Puskesmas

Baca Juga :  *Polresta Cilacap Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Peredaran Obat - Obatan Berbahaya dan Obat Psikotropika*

Usai meninjau pasien di RSUD Lubukbasung, Bupati bersama jajaran Pemkab Agam langsung bergerak ke Puskesmas Manggopoh. Di tempat inilah jumlah korban terbanyak ditangani sejak sore hari. Kehadiran kepala daerah itu sedikit memberi ketenangan bagi keluarga korban yang masih diliputi cemas.

Asa di Tengah Krisis

Kasus ini menjadi pukulan berat, mengingat program pangan bergizi sejatinya bertujuan mulia: memastikan anak-anak sekolah mendapat asupan yang layak untuk mendukung kecerdasan dan kesehatan mereka. Namun insiden keracunan massal ini menjadi alarm keras bahwa standar keamanan pangan harus lebih ketat, apalagi menyangkut ribuan generasi muda.

Malam itu, Lubuk Basung seolah tak tidur. Ambulans mondar-mandir, rumah sakit penuh aktivitas, dan di sudut ruang tunggu, orang tua berdoa lirih agar anak mereka segera pulih. Di balik kepanikan, ada harapan besar bahwa tragedi ini menjadi pelajaran berharga agar kelalaian serupa tidak lagi mengorbankan masa depan anak-anak Agam.(***)

Share :

Baca Juga

BERITA

Mahasiswi Kedokteran Unand Ditemukan Tewas Gantung Diri Di Kamar Kos 

BERITA

Danramil 07/ Maos Menjadi Narasumber Bencana Alam Skala Lokal dan Harap Masyarakat Peduli Bencana  

ARTIKEL

BERITA

Peringatan HAN Tingkat Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2023 Di Panti Asuhan Jamallyah Kecamatan Koto Balingka

BERITA

Erick Hamdani Sosialisasikan Perda Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagari: Suara Ninik Mamak Menggema di Batipuah X Koto

BERITA

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Resmikan Inpres Jalan Daerah (IJD) Di Madiun

ARTIKEL

Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat bersama, Mahasiswa KKN 50 UIN Imam Bonjol Padang bersama OJK Sumatera Barat adakan Seminar Edukasi Keuangan

BERITA

Kakan Kemenag Kota Padang : Ajak ASN PPPK Sukseskan Visi dan Misi Kementerian Agama