Jacob Ereste : *Mengalokasikan Dana Makan Siang Gratis Bergizi Untuk Modal Usaha Rakyat Kecil Sungguh Lebih Bijak dan Profuktif*

Banten, SINYALNEWS.COM,- — Sekiranya dana Rp 71 triliun itu mau dibagikan kepada pengusaha kecil dengan nilai Rp 20.0000 per orang, maka sejumlah 3.550.000 pengusaha, maka masing-masing pengusaha kecil itu dapat diandalkan untuk memberi makan kepada 3 orang termasuk istri atau suami. Maka, dari sejumlah pengusaha kecil itu bisa memberi makan minimal sebanyak 10 juta lebih termasuk anak-anak mereka.

Idealnya dengan dana yang dipinjamkan tanpa bunga itu dengan kewajiban mengembalikan cara diangsur sebesar 0,5 persen saja setiap hari (Rp 20.000), maka dana minimal untuk makan gratis bergizi itu tidak akan sepenuhnya menguap habis tak jelas. Kalau asumsi untuk ongkos petugas pemungut kembalian dana itu setiap hari sebesar Rp 300.000, artinya yang dianggap cukup diperlukan untuk memungut uang kembalian itu dari sekitar 150 orang pengguna dana bergulir itu yang bisa terus diakumulasikan untuk menambah jumlah peminjaman berikutnya.

Bila dikalkulasi dari jumlah Rp 20.000.000 dana yang dipinjamkan itu mampu dikembalikan sebesar Rp 50.000 per hari, maka warga pengguna yang pinjaman itu bisa selesai (lunas) hanya dalam tempo tak lebih dari 400 hari (setahun lebih sedikit). Karena pentingnya dana untuk makan gratis bergizi itu tidak sampai habis sia–sia yang sulit dilihat jejak dan hasilnya. Apalagi kemudian, jebakan kerawanan bisa muncul dari pengelolaannya yang tidak jelas mekanisme pengolahan hingga pendistribusiannya. Sebab dari awal dalam menentukan obyek yang perlu dan patut mendapat makan gratis bergizi itu bisa membuat kericuhan, akibatnya mereka di sebelah sana yang merasa lebih pantas mendapat makan gratis bergizi itu jadi terlewatkan.

Baca Juga :  12 Personel Bakamla RI Naik Pangkat dan Golongan

Jadi gagasan untuk memberi dana bantuan bergulir itu sebesar Rp. 20.000.000 untuk modal usaha bagi rakyat kecil — yang bisa diperoleh dari setiap kampung melalui seleksi yang diserahkan oleh pihak Pengurus Rukun Tetangga untuk kemudian diseleksi oleh Rukun Warga hingga kemudian dicatat dengan baik di Kelurahan yang bisa dikoreksi kemudian oleh pihak petugas Kecamatan, maka tinggal menunjuk petugas pelaksana di masing-masing daerah dengan pembagian kerja yang efektif yang juga dilakukan oleh warga setempat.

Mekanisme dari proses seleksi penerima bantuan dana bergulir anggaran makan siang gratis bergizi ini yang pertama idealnya adalah agar rakyat kecil bisa mandiri dan memiliki daya hidup serta menyelamatkan dana Rp 71 triliun itu tidak habis sia-sia tanpa meninggalkan bentuk pekerjaan dan keterlibatan dari warga masyarakat secara lebih meluas.

Gagasan penyampaian dana makan gratis yang telah diwacanakan pemerintah sungguh memiliki niat serta tujuan yang baik dan mulia. Namun akan lebih bijak bila program untuk rakyat itu mempunyai muatan edukasi — pemberdayaan serta membangun rasa percaya diri untuk kemudian mampu tegak diatas kali sendiri tanpa perlu menimbulkan kesan bahwa rakyat perlu dikasihani dan dibuat bermental mengiba. Sebab amanah dari Konstitusi bangsa Indonesia untuk merdeka adalah bebas dari segala bentuk tertentu. Karena itu tugas utama pemerintah Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengatasi rakyat miskin.

Baca Juga :  Kodim 1710/Mimika Gelar Sosialisasi P4GN, Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba

Oleh karena itu wacana program makan siang gratis bergizi — yang sudah mulur waktu pelaksanaan hingga bajet nilai per porsinya itu (dari Rp 15.000 menjadi Rp 7.500 namun tetap diharap Bergizi itu) perlu ditinjau ulang dengan alternatif pilihan yang lebih bijak dan memiliki nilai edukasi dengan cara mengalokasikan dana segede itu (Rp 71 triliun) dalam bentuk dana pinjaman bergulir yang dapat digunakan menjadi modal usaha produktif bagi 3.550.000 orang yang mampu memberi makan kepada 10.650.000 orang dengan rasa nyaman dan damai tanpa perlu merasa jadi rendah diri. Karena manusia Indonesia harus tetap mengucapkan selamat dan hormat.

(Marlim)

Share :

Baca Juga

BERITA

Pandam I Bukit Barisan Pimpin Sertijab Danrem 032 Wirabraja Kolonel KAV.Rayen Obersyl

BERITA

Gubernur Mahyeldi Menilai Terpilih Menjadi Anggota Paskibraka adalah Sebuah Kehormatan

ARTIKEL

Diberlakukan Mulai 1 September, Pertamina Patra Niaga Kepri Minta Masyarakat Diminta Segera Daftar QR Code Untuk Subsidi Tepat Pertalite

ARTIKEL

Audy Joinaldy Rekrut 70 Pelajar Jadi “Duta Trantibum Sumbar”, Menjaga Ketertiban Sekolah

BERITA

Pastikan Stok Hewan Qurban Terpenuhi

ARTIKEL

FOPI Kota Padang Ikut Open Turnamen FOPI se – Sumatera Barat

BERITA

Bulan Syawal Banyak Calon Pengantin Mulai Urus Persyaratan ke KUA

BERITA

Gila, Arisan Ibu-ibu 100 juta per Bulan Viral di Media Sosial