Home / ARTIKEL / BERITA / BUDAYA / DAERAH / HUKUM / INTERNASIONAL / NASIONAL / POLITIK

Tuesday, 9 July 2024 - 05:52 WIB

Jacob Ereste : Orientasi Pendidikan Nasional Indonesia Semakin Kapitalistik

Jacob Ereste :
Orientasi Pendidikan Nasional Indonesia Semakin Kapitalistik

SINYALNEWS.COM – Pembenaran terhadap kesulitan mahasiswa untuk mengatasi biaya kuliahnya dengan menggunakan Pinjol (Pinjaman Online) jelas bukan hanya tidak mendidik, tetapi sekaligus membiarkan mahasiswa terlibat dalam hutang yang menjadi beban tambahan akibat dikenakan bunga yang relatif cukup besar.

Kecuali itu, pembiaran mahasiswa mengatasi masalah pembiayaan kuliahnya dengan Pinjol, artinya bisa dipahami sebagai upaya mengelak dari kewajiban memberi bantuan terhadap mahasiswa yang mengalami kesulitan. Dan akibatnya, mahasiswa akan semakin mendapat beban tambahan, karena harus memikirkan juga tanggungan pinjaman yang harus dilunasi dalam waktu tertentu, atau semakin mendapat beban bunga berbunga tambahan. Maklamlah, orientasi dari usaha Pinjol tak hirau pada nilai-nilai sosial, karena semata-mata bertujuan komersial, mencari keuntungan finansial.

Jadi, pbuaran — atau bahkan dorongan, seperti yang dikatakan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendi yang mendukung wacana pemanfaatan Pinjol yang diungkapkan DPR RI Kepada Kemendikbud ristek RI untuk menggaet BUMN terkait upaya pemberian dana biaya untuk kuliah, jelas tidak tidak seirama dengan upaya pembangunan manusia dan budaya bangsa Indonesia yang harus mandiri dan terbebas dari segala beban yang memberatkan segenap anak warga bangsa Indonesia yang diamanatkan oleh UUD 1945 agar cerdas dan bebas dari kemiskinan.

Baca Juga :  Kejagung Sebut akan Ada Peluang Tersangka Baru diKasus Korupsi BTS Kominfo

Heboh biaya kuliah yang mahal semakin menegaskan bahwa orientasi pendidikan nasional Indonesia tidak lagi mengemban tugas mulianya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa yang termaktub dalam tujuan kemerdekaan bangsa untuk membebaskan seluruh rakyat dari kebodohan, ketertinggalan dan kemiskinan hingga seabab Indonesia merdeka untuk memasuki era Indonesia emas (2045), sungguh tidak sejalan dengan apa yang disesumbarkan oleh pemerintah.

Semangat komersialisasi perguruan tinggi sungguh sangat memprihatinkan, dimana hasrat untuk menyongsong era Indonesia Emas setelah 100 tahun kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia dijalankan, terkesan tidak kunjung mengendus upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengatasi masalah fakir miskin dan warga masyarakat yang terlantar. Lalu apa, sesungguhnya makna kemerdekaan bagi segenap warga bangsa Indonesia, bila tingkat kecerdasan dan angka kemiskinan masih menjadi persoalan yang tidak mampu diselesaikan ?

Baca Juga :  Bersama Masyarakat, Satgas Yonif 715/Motuliato dan Apkam Puncak Jaya Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Momen Tanggal 1 Mei 2025

Sungguh ironis dan tragis. Apalagi jika disanding dengan kesenjangan yang sangat abai pada masalah keadilan, antara masyarakat yang miskin dengan mereka yang kaya raya dengan hasil korupsi, bukan atas dasar usaha dan jerih payah kerja yang baik dan benar.

Orientasi material yang telah merasuk pada ranah pendidikan di Indonesia, adalah buah dari sikap dan sifat kapitalistik yang jauh dari nilai-nilai spiritual sebagai penjaga etika, moral dan akhlak mulia manusia. Lantaran pemahaman terhadap hablum minallah, hablum minannas tidak mau dan tidak mampu membumi di negeri ini.

Pecenongan, 8 Juli 2024

Share :

Baca Juga

DAERAH

Ayah Tiri Aniaya Seorang Balita di Pasaman Barat sampai Meninggal Dunia

BERITA

Wakapolresta Cilacap Buka Pelatihan SAR, Guna Tingkatkan Kemampuan Personil

ARTIKEL

KDRT di Sruweng Kebumen, Istri Meninggal Bersimbah Darah di Tangan Suami

BADAN NEGARA

ESDM Sumbar Akan Berkordinasi Dengan Polda Sumbar Terkain PT. Bakapindo

ARTIKEL

Tingkatkan Amal Ibadah di Bulan Suci Ramadhan, Kodim 1710/Mimika Beserta Koramil Jajaran Terus Bagikan Takjil Gratis Buka Puasa Kepada Warga

ARTIKEL

Kemenag Sambut Instruktur Nasional: Terkait Monev Pelaksanaan Pokja MGMP dan KKG dilingkungan Madrasah

BERITA

Mursalim : Terima Kasih Pedagang Atas Kerjasamanya ,Semoga Tahun 2023 Kota Padang Akan Lebih Tertib

BERITA

Dinas Kebudayaan Sumbar Gelar Festival Sipakrago ke II Melalui Pokir Evi Yandri Rajo Budiman