Home / BERITA / EKONOMI / MAKANAN / NASIONAL

Friday, 8 March 2024 - 12:09 WIB

BULOG Tidak Berdaya Hadapi Pengusaha, Beras Tetap Mahal Meski Ada Operasi Pasar

DPR RI, SINYALLNEWS.COM — Anggota Komisi IV DPR Hermanto menyebutkan mahalnya harga beras yang berkepanjangan belakangan ini terjadi karena Bulog tak berdaya menghadapi pelaku usaha. Stok beras yang dimiliki Bulog jauh lebih kecil dibandingkan dengan stok beras yang dikuasai oleh pelaku usaha.

“Dengan kemampuan yang kecil itu, operasi pasar yang dilakukan Bulog tidak mampu menstabilkan harga beras”, ujar Hermanto dalam keterangan persnya kepada wartawan, Jumat 8/3/2024.

Apalagi untuk mengisi gudang beras, kata Hermanto, Bulog pun selalu menunggu penugasan untuk impor beras. “Selama waktu tunggu itu, stok beras dikendalikan oleh pelaku usaha”, ujar legislator dari FPKS DPR RI ini.

Baca Juga :  Anggota DPR-RI Komisi VI Fraksi PKS Ibu Hj. Nevi Zuairina, Peran PGE Dalam Proses Transisi Energi Bersih dan Berkelanjutan kepada masyarakat Padang Pariaman

Menurutnya, pasar beras saat ini sudah cenderung monopolistik karena sejumlah lahan pertanian yang cukup luas tertentu dikuasai oleh pelaku usaha. “Para petani sudah menjual gabahnya sebelum panen kepada para pengusaha”, ucap Hermanto.

“Kenaikan harga beras saat ini tidak menguntungkan petani karena stok gabah petani sudah terjual kepada pelaku usaha”, tambahnya.

Lebih jauh Hermanto menegaskan, kenaikan harga saat ini sangat dipengaruhi oleh faktor tata niaga beras yang dikuasai oleh pelaku usaha. “Sementara Bulog yang ditugasi menstabilkan harga beras tidak memiliki fungsi yang sempurna karena hanya ditugasi menyerap beras petani tanpa fungsi distribusi. Akibatnya, operasi pasar beras oleh BULOG tidak terasa menstabilkan harga beras”, paparnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kompetensi, Tim Humas Kemenag Padang Ikuti Bimtek Penguatan Kehumasan

Hermanto minta kepada Pemerintah agar Bulog diberi tugas yang sempurna yaitu menyerap dan distribusi sehingga harga pasar beras dapat dikendalikan. “Dengan upaya itu harga beras menjelang dan saat Ramadhan diharapkan turun”, paparnya.

“Harga pangan yang wajar dan terjangkau semua lapisan masyarakat akan memberikan ketenangan bagi mereka dalam menunaikan ibadah puasa Ramadhan”, pungkas legislator dari Dapil Sumbar I ini.

(Putra-sgm)

Share :

Baca Juga

BERITA

Polsek Teluk Bintan Berikan Himbauan Keselamatan Kepada Masyarakat Dalam Bekerja

BERITA

DI ATAS DERAU AIR DANAU, RONY MULYADI TEROBOS ISOLASI MALALO DEMI MENYAMPAIKAN BANTUAN

BADAN NEGARA

Provinsi Jawa Barat Kontributor Beras Terbesar ke 3 Tingkat Nasional

ARTIKEL

Saat Hendak Mencuri Burung seorang pria tertangkap oleh warga di Cilacap

BERITA

Kadis Pendidikan Sumbar Lepas Duta SMA Sumbar

ARTIKEL

Polsek Sampang Polresta Cilacap Goes To School: Membangun Karakter dan Sosialisasi Pencegahan Bullying di SMAN 1 Sampang

ARTIKEL

Irdam Ilyas, Dt Bijo Sari Dirajo : Walinagari Rusak Adat Salingka Nagari Alahan Panjang

ARTIKEL

Polsek Majenang Ungkap Kasus Kekerasan Secara Bersama-sama, Dua Pelaku Berhasil Diamankan