Home / ARTIKEL / BERITA / DAERAH

Thursday, 26 October 2023 - 19:26 WIB

Masyarakat Hibahkan Tanah, Gubernur Mahyeldi Rencanakan Pembangunan SMA N 3 Gunung Talang Tahun Depan

PADANG, SINYALNEWS.COM – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, terus memacu kualitas pendidikan melalui penambahaan Unit Sekolah Baru (USB). Terkini, Gubernur menyatakan pembangunan SMA N 3 Gunung Talang (Guntal) di Kabupaten Solok akan dimulai pada tahun 2024 mendatang, di atas tanah seluas 2 haktare (ha) yang telah dihibahkan oleh masyarakat setempat.

“Alhamdulillah. Hari ini masyarakat Nagari Talang dan Sungai Janiah menghibahkan tanah seluas dua hektare untuk pembangunan SMA Negeri 3 Gunung Talang, yang nanti akan melahirkan generasi-generasi unggul Sumbar di masa depan,” ucap Gubernur usai menerima kunjungan serta proposal Tokoh Masyarakat dari dua kenagarian tersebut di Istana Gubernur Sumbar, Kamis (26/10/2023).

Gubernur Mahyeldi mengatakan, pembangunan sekolah adalah modal utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Sehingga, hadirnya USB akan semakin menjamin pendidikan anak-anak Sumbar di masa yang akan datang. Oleh karenanya, Gubernur mengapresiasi kerelaan hati masyarakat yang menghibahkan tanah untuk membangun sarana pendidikan.

Baca Juga :  Penjual Obat Terlarang di Cilacap Berhasil Ditangkap Polisi

“SMA Negeri 3 Gunung Talang kita rencanakan mulai dibangun tahun depan. Apresiasi tinggi kami kepada pihak-pihak yang telah menyerahkan tanah untuk pembangunan sekolah. Ini menjadi contoh dan teladan bagi kita, bahwa membangun daerah harus bersama-sama. Semoga amal ibadah dan kebaikan ini dinilai berlipat ganda oleh Allah SWT,” ujar Gubernur lagi.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan SMA N 3 Guntal, Elwin Andri, mengatakan bahwa masyarakat menghibahkan tanah tersebut atas landasan rasa percaya kepada Gubernur Mahyeldi, untuk merealisasikan pembangunan gedung sekolah yang didamba-dambakan oleh masyarakat tersebut.

“Tertumpang harapan besar kami kepada Gubernur Mahyeldi, untuk bisa membangun sekolah baru di Gunung Talang. Sebab, SMA baru akan menjawab keresahan kami di daerah-daerah yang tidak tergapai oleh sistem zonasi, sehingga bisa mendapat akses pendidikan yang sama adilnya dengan daerah lain,” ucap Elwin.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 07/Maos Laksanakan Kegiatan Gotong Royong Makadam Jalan Setapak

Menurut Elwin, beberapa tahun terakhir ini cukup banyak anak-kemenakan Nagari Talang dan Sungai Janiah yang terkendala zonasi saat ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA. “Alhamdulillah, dengan disetujuinya pembangunan sekolah ini, insyaAllah anak-anak kami tidak susah lagi untuk melanjutkan pendidikan,” ungkapnya.

Sementara itu, setelah melihat secara terperinci proposal pembangunan sekolah yang diserahkan oleh Wali Nagari Talang dan Sungai Janiah tersebut, Kepala Bappeda Sumbar, Medi Iswandi menyatakan, Pemprov Sumbar atas arahan Gubernur Mahyeldi berencana segera memulai proses pembangunannya pada tahun 2024 mendatang.

“InsyAllah berdasarkan kajian dan arahan Bapak Gubernur, kita bisa mulai pembangunannya tahun depan. Semoga dengan hadirnya sekolah ini, anak dan kemenakan kita di Talang tidak mengalami kendala lagi saat ingin melanjutkan pendidikan,” ucap Medi dalam pertemuan yang turut dihadiri oleh Kabiro Umum Setdaprov Sumbar, Syefdinon dan Kabiro Adpim, Mursalim tersebut. (adpsb/marlim)

Share :

Baca Juga

BERITA

Rayakan HUT TNI ke-78, Gubernur Mahyeldi Sebut TNI sebagai Sahabat Sejati Masyarakat Sumatera Barat

ARTIKEL

423 JCH Kloter Perdana Bertolak ke Tanah Suci Mekah

ARTIKEL

Kadai Mak Cik Masakan Padang Pasar Senen Wisata Kuliner Yang Tepat

BERITA

Truk Pengangkut Pupuk Terguling di Jalan Raya Doro-Petungkriyono, Muatan Pupuk Tumpah Tersebar di Jalanan

BERITA

Bakar Ilalang, Warga Wonopringgo Diduga Meninggal Ikut Terbakar

ARTIKEL

Kadis Pendidikan Sumbar Terima Peserta Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional

ARTIKEL

Gustami Hidayat Buka Pelatihan Siaga Bencana dengan Tema : Informasi, Edukasi dan Diseminasi Masyarakat Siaga, Sumbar Tangguh Bencana

ARTIKEL

Derita Nenek Bian Umur 82 Tahun. Tidak Pernah Dapat Bantuan Pemerintah Meski Berhak.