Home / ARTIKEL / BERITA / NASIONAL / PERISTIWA

Monday, 31 July 2023 - 19:56 WIB

Cegah Kebakaran, Yuk Lakukan Tips Aman Ini!

Kota Pekalongan – Sinyalnews.com- Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah dan mengurangi resiko terjadinya kasus kebakaran yang bisa terjadi kapan dan dimana saja.

Walikota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid yang biasa disapa Mas Aaf ini menghimbau masyarakat untuk membiasakan 5 hal yang bisa meminimalisir terjadinya kebakaran baik di rumah, kantor maupun tempat lainnya diantaranya selalu mengawasi kompor atau lilin yang menyala, jangan membiarkan pengisian daya baterai seperti laptop, handphone atau peralatan elektronik lainnya semalaman, selalu melakukan pengecekan kabel, steker dan stop kontak sebelum digunakan, mencabut kabel listrik jika tidak digunakan dan menghindari membakar sampah disekitar rumah.

Baca Juga :  KESEPAKATAN bersama pemilik usaha peron dan masyarakat di kejorongan koto sawah ujung gading lembah melintang

Terpisah kepala Satpol-P3KP Kota Pekalongan, Sriyana melalui kepala seksi pencegahan dan informasi setempat, Falentino Eka Laksana Putra, saat ditemui di Mako Pemadam Kebakaran, Senin (31/7/2023) menyampaikan hal serupa, bagi masyarakat yang tidak memiliki Alat Pemadam Api Ringan (Apar) bisa menggunakan alat pemadam konvensional lain seperti karung goni atau handuk yang dibasahi untuk melakukan pemadaman dini sebelum tim pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian agar memperkecil resiko yang ditimbulkan.

Dikatakan Eka, memasuki pertengahan tahun 2023, Satpol P3KP Kota Pekalongan telah menangani kebakaran sebanyak 32 kasus di kota Pekalongan hingga Juli ini terjadi di beberapa wilayah 4 kecamatan Kota Pekalongan. Lebih lanjut ia merinci 32 kasus terjadi di bulan Januari 3 kasus, Februari 1 kasus, Maret 4 kasus, April 3 kasus, Mei 3 kasus, Juni 6 kasus dan Juli 12 kasus.

Baca Juga :  Mantap! Verry Mulyadi Caleg Gerindra DPRD Sumbar, Berikan Layanan Bus Gratis Bagi Warga Padang

Dikatakan Eka, rata-rata kebakaran 90 persen diantaranya terjadi rumah tangga dan 10 persen lainnya pada lahan, “Penyebab diantaranya human error seperti konsleting listrik, meninggalkan kompor yang menyala atau kompor bocor, seringnya terjadi saat kondisi tempat kejadian tidak ada penghuninya, jadi api merambat dengan cepat,” tukasnya.

Share :

Baca Juga

DAERAH

Wujud Nyata Kepedulian Pasca Bencana, Kepala BNPB RI Resmikan Jalan Lubuk Mata Kucing, Jembatan Tanjung, dan Serahkan Bantuan Stimulan Rumah Rusak di Padang Panjang

ARTIKEL

Irkoopsud II Hadiri Taklimat Awal Audit Kinerja dan Audit Ketaatan Itjen TNI Periode TA 2025 Secara Vicon di Makassar

ARTIKEL

Gubernur Sumbar Buka Kejuaraan Sambo Nasional 2025 di UNP

BERITA

Bupati Pessel Rusma Yul Anwar Dukung Penuh dan Apresiasi Terobosan Kejati Sumbar, Pada Launching RJ Plus ‘ Rajo Labiah’

ARTIKEL

Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumatera Barat tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)

ARTIKEL

Siapkan Porseni 2023, IGTKI Jaring Guru Berbakat

BERITA

Batas Wilayah yang Tak Kunjung Jelas: Ninik Mamak Nagari Gunuang Tagih Janji, DPRD Padang Panjang Didesak Tunda Pembahasan RTRW

ARTIKEL

Komandan SSK TMMD Reguler Ke-122 Kodim 1805/Raja Ampat Menunjukkan Taringnya