Home / BERITA / BUDAYA / DAERAH / EKONOMI / MAKANAN / PERISTIWA

Wednesday, 23 November 2022 - 10:54 WIB

Posko LKAAM Sumbar besinergi Peduli Bencana Gempa Cianjur Targetkan 10 Ton Rendang

Posko LKAAM Sumbar besinergi Peduli Bencana Gempa Cianjur Targetkan 10 Ton Rendang

Padang –sinyalnews.com ,-Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat bersama warga padang cinta damai (WPCD) , Gubernur sumbar, dan TNI AU Sumbar mengumpulkan bantuan Rendang untuk korban gempa bumi di Cianjur.

Ketua LKAAM Sumatra Barat Dr H. Fauzi Bahar Dt nansati mengatakan bencana yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, juga merupakan duka bagi masyarakat di Sumbar. Karena Sumbar juga pernah di luluh-lantahkan oleh gempa bumi pada 30 September 2009.

“Kita merasakan betul apa yang tengah dirasakan oleh masyarakat di Cianjur yang kini menjadi korban gempa. Makanya kita bergerak cepat untuk membantu mereka dengan cara mengirimkan makanan berupa rendang,” kata Dr.H Fauzi Bahar Dt nansati didampingi ketua Harian LKAAM Sumbar, Drs Amril Amir MPd dan Ketua WPCD, Aldi Yunaldi, SH . MH Selasa (22/11/2022).

Dia menargetkan rendang yang terkumpul di posko yang didirikan di Kantor LKAAM Sumbar tersebut bisa mencapai 10 ton.

Baca Juga :  Team Opsnal Polsek Padang Selatan Tangkap Seorang Terduga Pelaku Tindak Pencurian

Pengiriman rendang 10 ton itu ditargetkan pada akhir bulan November 2022 ini, dan direncanakan bakal dikirim melalui pesawat Hercules.

“Saya berharap masyarakat bisa mendatangi Kantor LKAAM Sumbar yang berada di kawasan Masjid Raya Sumatera Barat ini, untuk memberikan bantuan bagi saudara kita di Cianjur,” harapnya.

Walikota Padang dua periode ini menyatakan alasan membuka posko untuk penghimpunan rendang dalam bentuk kemasan, karena rendang akan dapat dimakan beberapa hari serta sudah siap saji.

Dengan demikian hal tersebut dapat memudahkan bagi korban gempa di Cianjur memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari.

“Di Sumbar tidak hanya dari LKAAM yang mengumpulkan bantuan rendang ini. Pemprov Sumbar juga, dan pihak lain juga ada. Jadi memang kami masyarakat di Sumbar kompak untuk membantu korban gempa Cianjur itu,” tegasnya.

Menurutnya bicara bantuan makanan ini merupakan kebutuhan yang sangat mendesak. belajar dari bencana gempa bumi yang terjadi di Sumbar pada 2009 lalu itu, termasuk air mineral
Mie instan begitu lah yang terjadi di Sumbar dulu. Jadi memang sangat penting pendistribusian ini secepatnya dilakukan,” ungkapnya.

Baca Juga :  12 Kuda Tercepat Akan Berpacu Dalam Indonesia Derby Kejurnas Pordasi 2023 di Kota Sawahlunto

Namun LKAAM juga tidak tertutup kemungkinan jika ada masyarakat yang malah memberikan bantuan berupa donasi, untuk hal itu bisa mendatangi langsung Kantor LKAAM Sumbar atau mengirim langsung ke rekening LKAAM Sumbar.

Dia menjelaskan untuk teknis pendistribusian di Cianjur nanti, rendang dari LKAAM Sumbar akan diserahkan ke pihak yang berwenang di lokasi bencana, dan pihak di Cianjur lah yang akan membagikannya ke korban gempa bumi.

“Bantuan itu tidak hanya untuk perantau Sumbar yang di Cianjur. Tapi diperuntukan bagi seluruh korban gempa, jadi tidak ada yang dibeda-bedakan,” tutup Dr.H Fauzi.bahar Dt nansati

Dia berharap situasi di Cianjur agar cepat pulih, dan masyarakat diberi ketabahan dalam menghadapi bencana gempa bumi tersebut.

“Saya merasa prihatin. Melihat dari foto dan video yang tersebar, kondisi cukup parah. Semoga semuanya segera pulih,” harapnya lagi.

(MS)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Polresta Cilacap Tangkap Residivis Pencurian Motor Bermodus Ngaku Polisi

BUDAYA

Kodim 1710/Mimika Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

ARTIKEL

Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Apel Luar Biasa Dalam Rangka Halal Bihalal

ARTIKEL

Bupati Hamsuardi Beri Wejangan Kepada Santri Pondok Tahfidz Istiqomah Paraman Ampalu 

ARTIKEL

Panglima TNI Hadiri Pembukaan Pameran Lukisan “Bagimu Negeri”

BADAN NEGARA

Mantan Gubernur Sumbar Azwar Anas Besok Akan dimakamkan di TMP Kalibata Jakarta  

BERITA

Polres Bintan Gelar Latihan Pra Operasi Bina Waspada Seligi 2023

BERITA

Perumdam Tirta Serambi Terus Percepat Perbaikan Kerusakan Infrastruktur