Home / BERITA / DAERAH / KOTA PADANG PANJANG / PERISTIWA

Thursday, 9 January 2025 - 08:47 WIB

Perumdam Tirta Serambi Terus Percepat Perbaikan Kerusakan Infrastruktur

PadangPanjang, Sinyalnew.com – Rehabilitasi kerusakan infrastruktur sumber air bersih Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Serambi akibat banjir bandang lahar dingin Gunung Marapi 11 Mei 2024 lalu terus diupayakan pengerjaannya segera selesai.

Proses rehabilitasi ini ditangani PT. Brantas Abipraya atas penunjukkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Ada beberapa kendala yang saat ini kita hadapi. Salah satunya kekurangan tenaga listrik dalam pengerjaan rehabilitasi ini. Kemungkinan besar dalam tiga hari ini akan ditambah pihak PLN,” kata Dirut Perumdam Tirta Serambi, Adrial Bakar, S.T, Rabu (8/1/2025) di aula rapat kantornya.

Disampaikannya, bencana banjir bandang mengakibatkan kerusakan signifikan pada infrastruktur utama perusahaan. Termasuk mesin pompa air yang menjadi tulang punggung distribusi air bersih kepada pelanggan. Akibatnya, pelayanan air bersih kepada pelanggan sedikit terganggu di beberapa wilayah terdampak.

Perbaikan ini dilakukan untuk memperbaiki jaringan distribusi air yang rusak guna meningkatkan pelayanan jangka panjang. Namun, dalam pelaksanaannya, beberapa pelanggan melaporkan adanya penurunan tekanan air dan keterlambatan pasokan.

Baca Juga :  POM Lanud Sultan Hasanuddin Gelar Sweeping Tegakkan Ketertiban Prajurit

“Ini hanya masalah listrik yang belum selesai salurannya, insyaallah dalam 2-3 hari lagi PLN akan menyelesaikannya,” ujar Adrial seraya memohon maaf atas ketidaknyamanan ini.

Di samping itu, tambah Adrial, pihaknya telah menambah satu bobot pompa air yang sebelumnya mereka hanya punya sembilan pompa. Selain itu juga telah membangun bak baru di Kelurahan Bukit Surungan sebesar 300 kubik yang pemasangannya memakai sistem Panel Glastil.

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas terganggunya pelayanan air bersih. Kerusakan ini terjadi akibat banjir yang membawa material lumpur dan batu, sehingga merusak beberapa komponen vital mesin pompa kami,” ujarnya.

Perumdam saat ini telah mengerahkan tim teknis untuk melakukan perbaikan darurat dan memastikan mesin dapat kembali beroperasi secepat mungkin. Selain itu, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mempercepat proses pemulihan infrastruktur yang terdampak.

Baca Juga :  Siap Amankan Logistik Pemilu 2024, Polres Pekalongan Terjunkan 20 Personil Jaga Gudang KPU

Sebagai langkah sementara, Perumdam telah mengupayakan distribusi air bersih melalui tangki air ke wilayah-wilayah yang terdampak paling parah. Masyarakat juga diimbau untuk menghemat penggunaan air selama masa perbaikan ini berlangsung.

“Kami berharap masyarakat dapat bersabar dan memahami situasi yang sedang kami hadapi. Kami berkomitmen menyelesaikan perbaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya agar pelayanan kembali normal,” tambahnya.

Adrial juga mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi resmi yang akan disampaikan melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk media sosial resmi Perumdam.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi call center Perumdam Tirta Serambi 0811.6682 232 atau mengakses laman resmi perusahaan.

(Phi)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Menuju Pertanian Mandiri, Dinas Pertanian Sumbar Usung Program Unggulan Adaptif Perubahan Zaman

BERITA

Prajurit TNI Terbaik Adalah Yang Bermanfaat Bagi Masyarakat di Sekitarnya

ARTIKEL

Ahmat Ikron Selaku Kepala Sekolah SMP 6 Siak Hulu Diduga Tidak Menepati Janji Kepada Orang Tua Yulhot

ARTIKEL

IRWAN ZULDANI : Berikan Pembekalan Kepada Peserta Bimtek Perbengkelan Roda Dua dan Pengelasan

BERITA

Gubernur Mahyeldi Tegaskan Komitmen Pemprov Sumbar dalam Pelayanan Kesehatan Anak Terpadu di Hadapan Peserta PI TIKA XII

BERITA

Kapolres Bintan Terima Siswa Sespimmen Polri Dikreg Ke-63 Tahun 2023  

BERITA

Gubernur Mahyeldi Lantik Arry Yuswandi sebagai Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sumbar

BERITA

Kapolri Pantau Command Center Pengamanan KTT Asean