Padang Panjang, Sinyalnews.com — Sebuah kota akan tumbuh menjadi besar ketika mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing. Keyakinan itu menjadi pijakan Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis dalam menjalankan roda pemerintahan dengan menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
Bagi Hendri Arnis, membangun pendidikan bukan sekadar memenuhi target program pemerintah. Lebih dari itu, pendidikan adalah investasi yang akan menentukan wajah Padang Panjang pada masa mendatang.
Karena itu, setiap kebijakan yang lahir selalu diarahkan untuk memperluas kesempatan belajar, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memastikan seluruh anak memiliki peluang yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Komitmen tersebut tampak nyata dalam rangkaian agenda yang dijalani Hendri Arnis pada Jumat (31/7/2026). Dalam satu hari, ia mengunjungi sekolah, berdialog dengan para pendidik, membina calon pemimpin muda, hingga menyerahkan bantuan pendidikan kepada masyarakat.
Langkah pertama dimulai dari SMP Negeri 1 Padang Panjang. Di sekolah itu, Hendri Arnis memilih bertemu langsung dengan para siswa untuk mendengarkan sekaligus memberikan motivasi kepada generasi muda.
Ia mengajak para pelajar berani memiliki mimpi besar serta tidak pernah menyerah mengejar cita-cita. Menurutnya, keberhasilan selalu berawal dari semangat belajar dan kemauan untuk terus berkembang.

Di hadapan para siswa, Hendri Arnis menyampaikan kabar yang disambut antusias. Pemerintah Kota Padang Panjang telah menyiapkan beasiswa penuh bagi putra-putri daerah yang berhasil diterima di Fakultas Kedokteran pada Perguruan Tinggi Negeri.
Program tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah agar tidak ada lagi siswa berprestasi yang mengurungkan niat melanjutkan pendidikan hanya karena keterbatasan biaya.
Bagi Hendri Arnis, setiap anak memiliki hak yang sama untuk meraih pendidikan terbaik. Pemerintah hadir untuk membuka jalan agar kesempatan tersebut dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Ia pun mengingatkan bahwa dukungan pemerintah harus dibalas dengan semangat belajar yang tinggi, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus meningkatkan kemampuan diri.
Menurutnya, masa sekolah merupakan waktu yang paling tepat untuk membentuk karakter, membangun kebiasaan positif, serta menyiapkan bekal menghadapi masa depan.
Karena itu, Hendri Arnis mengimbau para siswa menjauhi berbagai perilaku yang dapat merugikan diri sendiri, seperti merokok, nongkrong tanpa tujuan, maupun perjudian.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, ia juga mengajak para pelajar memanfaatkan telepon pintar sebagai sarana belajar, mencari informasi, dan mengembangkan potensi diri.
Kepedulian terhadap dunia pendidikan juga diwujudkan melalui perhatian terhadap kebutuhan dasar siswa. Hendri Arnis meminta sekolah mendata peserta didik yang belum memiliki seragam sekolah yang layak agar dapat dibantu melalui Baznas Kota Padang Panjang.

Menurutnya, bantuan sekecil apa pun dapat memberikan semangat baru bagi siswa untuk terus belajar dan percaya diri dalam menempuh pendidikan.
Setelah berdialog dengan para siswa, Hendri Arnis melanjutkan pertemuan bersama kepala sekolah dan guru. Diskusi berlangsung hangat membahas langkah-langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Padang Panjang.
Salah satu fokus pembahasan ialah peningkatan kompetensi bahasa asing. Selain bahasa Inggris, sekolah didorong mengembangkan pembelajaran bahasa Jepang dan Mandarin sebagai bekal menghadapi tantangan global.
Ia menilai kemampuan bahasa asing akan memperluas kesempatan generasi muda untuk melanjutkan pendidikan maupun berkarier di tingkat internasional.
Selain kualitas pembelajaran, Hendri Arnis juga menaruh perhatian terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Baginya, suasana belajar yang nyaman akan mendukung lahirnya proses pendidikan yang berkualitas.
Agenda kemudian berlanjut ke Aula Hotel Pangeran. Di sana, Hendri Arnis membuka Pelatihan Kepemimpinan Pelajar bagi siswa SMA, SMK, dan MA se-Kota Padang Panjang.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berupaya menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kemampuan berkomunikasi, serta jiwa kepemimpinan.

Dalam arahannya, Hendri Arnis menegaskan bahwa pemimpin bukanlah mereka yang sekadar memiliki jabatan, melainkan mereka yang mampu memberi teladan, mendengar aspirasi, dan bertanggung jawab atas setiap keputusan.
Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan pelatihan sebagai kesempatan memperluas wawasan, membangun kepercayaan diri, serta memperkuat semangat kolaborasi dalam menghadapi tantangan masa depan.
Rangkaian kegiatan hari itu ditutup di Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre melalui penyerahan zakat Program Padang Panjang Cerdas yang dikelola Baznas Kota Padang Panjang.
Sebanyak 234 mustahik menerima bantuan pendidikan dengan total Rp358.260.000 yang diberikan kepada siswa SD, SMP, SMA/SMK/MAN, hingga mahasiswa. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas, ASN, dan para muzaki, bantuan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan masyarakat.

Bagi Hendri Arnis, membangun pendidikan bukan hanya menghadirkan ruang belajar yang baik, tetapi juga memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk menggapai cita-cita. Dari ruang kelas, forum kepemimpinan, hingga penyaluran zakat pendidikan, seluruh langkah itu dirangkai dalam satu visi besar, yakni menjaga marwah Padang Panjang sebagai Kota Pendidikan sekaligus melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, berprestasi, dan siap membawa daerah ini menuju masa depan yang lebih gemilang. (Paul)














