Home / ARTIKEL / BERITA / BUDAYA / DAERAH / KOTA PADANG / PERISTIWA / SUMBAR

Saturday, 18 July 2026 - 00:14 WIB

Batagak Gala Zekri Malin Cahayo, Kaum Suku Guci Kurao Kapalo Banda Lestarikan Adat Minangkabau

PADANG, Sinyalnews.com – Kaum Suku Guci Kurao Kapalo Banda, Kenagarian Pauh IX, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, menggelar prosesi adat Batagak Gala untuk anak kemenakan, Zekri Malin Cahayo, kemenakan dari Darman Malin Taman Cahayo (MTC). Acara berlangsung di Rumah Gadang Ladang Family Orang Guci Kapalo Banda, Jumat (17/7/2026) malam, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.

Prosesi Batagak Gala berlangsung khidmat dan sarat makna dengan dihadiri langsung oleh Penghulu Suku Guci, Musdafirman Datuk Rajo Diguci, didampingi Panungkek Adat Ridwan Rajo Adie. Kehadiran para pemangku adat tersebut menjadi simbol kuat bahwa tradisi adat Minangkabau terus dijaga dan diwariskan secara turun-temurun.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Ninik Mamak Orang Limo Suku Kenagarian Pauh IX, tokoh adat, keluarga besar, serta masyarakat yang memberikan doa restu kepada penerima gala agar mampu mengemban amanah adat, menjaga marwah kaum, dan menjadi teladan bagi generasi penerus.

Baca Juga :  Warga Parupuk Tabing Geger Dengan Penemuan Mayat Tergantung di Pohon Dengan Kondisi Membusuk

Pelaksanaan Batagak Gala berlangsung hingga larut malam karena seluruh rangkaian prosesi dijalankan sesuai ketentuan adat, petatah-petitih, serta tata cara yang diwariskan oleh para leluhur Minangkabau. Suasana penuh kekeluargaan dan musyawarah semakin menegaskan kuatnya nilai kebersamaan dalam kehidupan masyarakat adat.
Darman Malin Taman Cahayo (MTC) mengatakan, Batagak Gala bukan sekadar pemberian gelar adat, melainkan amanah besar yang mengandung tanggung jawab moral untuk menjaga adat, kaum, dan nilai-nilai luhur Minangkabau.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk mempertahankan budaya dan kearifan lokal masyarakat Kenagarian Pauh IX, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Tradisi seperti ini harus terus diwariskan kepada generasi muda agar adat Minangkabau tetap hidup dan terjaga,” ujar Darman MTC.

Menurutnya, di tengah derasnya arus modernisasi, pelestarian adat melalui Batagak Gala menjadi langkah nyata untuk memperkuat jati diri masyarakat Minangkabau sekaligus menjaga kesinambungan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Baca Juga :  Lanjutkan Sidang Praperadilan Kasus Dugaan Korupsi Rusunawa Sijunjung: Pemohon Hadirkan Ahli Kepersidangan

Melalui penyelenggaraan Batagak Gala ini, diharapkan semangat kebersamaan, rasa tanggung jawab terhadap kaum, serta penghormatan kepada adat semakin kokoh. Tradisi tersebut juga menjadi pengingat bahwa budaya Minangkabau merupakan warisan berharga yang harus terus dipelihara dan diwariskan kepada generasi mendatang sebagai identitas masyarakat Sumatera Barat.

Putra sgm*

Share :

Baca Juga

BERITA

Kapolresta Cilacap Cek Rutan dan Layanan Publik Besukan Tahanan

BERITA

Kepala Badan Kesbangpol Sumbar Tutup Sosialisasi Perundang-undangan Organisasi Kemasyarakatan bagi Tokoh Masyarakat dan Generasi Muda Sumbar

BERITA

Pos Kumba Semunying Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 16/TK Laksanakan Kegiatan Karya Bhakti di Gereja

BERITA

Kapolresta Cilacap Raih Penghargaan Pelayanan Prima Tahun 2022 dari Kementerian PANRB

ARTIKEL

Pengawalan Serta Pengamanan Giat Pawai Obor Peringati Tahun Baru Hijriah 1447 H

BERITA

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Perangkat Desa, Kadus 2 Desa Banjiran Kecamatan Warungasem

ARTIKEL

Babinsa Koramil 1710-07/Mapurujaya Berikan Makanan Tambahan Kepada Anak-Anak Di Wilayah Binaan Sekaligus Melaksanakan Komsos

BERITA

Buka Musda ke-1, Mas Aaf Terus Dorong Kinerja LKKS