Home / BERITA / DAERAH / HUKUM / KEMENTERIAN / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PERISTIWA / SUMBAR

Friday, 24 April 2026 - 14:42 WIB

GEBRAKAN KARUTAN BARU: PERANG TERBUKA DI BALIK TERALI, ZERO HALINAR DIUJI BUKAN SEKADAR SEREMONI

PadangPanjang.Sinyalnews.com-Baru hitungan hari menjabat, Kepala Rutan Kelas IIB Padang Panjang, Novri Abbas, tak memberi ruang untuk jeda seremonial. Dari silaturahmi ke kepala daerah dua hari lalu, hingga pembenahan internal yang langsung digeber, ia memilih bergerak cepat, seolah ingin menegaskan satu pesan: rutan ini tak lagi boleh longgar.

Jumat (24/4/2026), di atas karpet merah yang membentang di halaman rutan, komitmen itu dipakukan. Apel deklarasi Zero Halinar bukan sekadar agenda rutin. Ia menjadi panggung awal bagi Novri untuk menguji nyali jajarannya,sekaligus menantang kultur lama yang kerap disusupi praktik gelap: narkoba, handphone ilegal, hingga pungutan liar.

Di hadapan petugas dan perwakilan warga binaan, Novri tak berbasa-basi. Dengan suara tegas, ia mengumumkan perang terbuka. “Saya, Novri Abbas, bersama seluruh jajaran, menyatakan perang terhadap narkoba. Tidak boleh ada peredaran narkoba dan HP ilegal di dalam rutan. Jika ada pelanggaran, akan kami tindak tegas,” ujarnya.

Baca Juga :  Sumbar Kembali Terima Penghargaan Tingkat Nasional, Kali ini dari MURI

Kalimat itu bukan sekadar retorika. Ia disambut seruan serempak: “Zero Narkoba dan HP adalah harga mati.” Sebuah slogan yang terdengar keras, namun justru di situlah letak ujiannya. Sebab, di balik tembok rutan, persoalan Halinar bukan cerita baru. Ia berulang, membentuk lingkaran yang sering kali sulit diputus.

Novri tampaknya sadar, perang ini tak bisa dimenangkan sendirian. Ia membuka pintu bagi keterlibatan publik,sesuatu yang jarang diucapkan secara gamblang. Media, kata dia, akan dilibatkan sebagai kontrol sosial. Transparansi dijadikan alat tekan, bukan sekadar pelengkap. “Kita akan berkolaborasi dan bersinergi dengan awak media terkait isu-isu yang terjadi di rutan ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Kepala Dinas DPM. PTSP kabupaten Brebes Drs Teti Yuliana .M.P.d hadiri kegiatan Launching Salemku

Langkah ini memberi sinyal: pengawasan tak lagi hanya dari dalam, tapi juga dari luar. Sebuah pendekatan yang, jika konsisten, bisa menjadi pembeda.

Namun pekerjaan rumahnya tidak ringan. Membersihkan rutan dari narkoba dan HP ilegal bukan sekadar deklarasi, melainkan soal konsistensi, dari pintu masuk, pengawasan petugas, hingga integritas internal.

Di titik ini, apel deklarasi menjadi lebih dari sekadar seremoni. Ia adalah garis start. Dan Novri Abbas, dengan segala terobosannya di hari-hari awal, tengah menempatkan dirinya di garis depan pertarungan itu.

Pertanyaannya kini sederhana, tapi krusial: akankah komitmen yang dipancang di atas karpet merah itu bertahan saat sorotan mulai redup? Kita lihat aja .. (Paulhendri)

Share :

Baca Juga

BERITA

Sesosok Mayat laki-laki Ditemukan di Hutan Lebakbarang Pekalongan

BERITA

OKFERIADI RASYID : Calon Bupati Pessel 2024, Sebagai “ARAH BARU PESISIR SELATAN”

BERITA

Deklarasi Kampanye Damai, Kapolres Pasbar: Mari Kita Bersama Wujudkan Pilkada Tahun 2024 Yang Aman dan Kondusif

BERITA

Hadiri Final Futsal di Tg. Uma, Arwin Kalungi Medali ke Pemenang

BERITA

Hari Jadi Polwan Ke 75 Tahun 2023, Polwan Polres Pasaman Barat Gelar Polwan Goes To School. 

BERITA

Babinkamtbmas Gunung Pangilun Jalin Komunikasi Sosial Dengan Aparat Kelurahan dan Warga.

ARTIKEL

Bangkitkan UMKM Pemko Bukittinggi Gelar Bazar Selama 3 Hari, Marfendi:Ini merupakan Satu Hal Luar Biasa

BERITA

Pemuda IPTAS Gelar Acara Peringatan HUT RI ke 78