Home / BADAN NEGARA / BERITA / DAERAH / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / POLITIK / SUMBAR

Thursday, 19 February 2026 - 18:39 WIB

Mendengar adalah Penghormatan Tertinggi”: Reses Nurafni Fitri, Jembatan Hati Warga Padang Panjang Barat

PadangPanjang.Sinyalnews.com.Sinyalnews.com- Senin, 16 Februari 2026, suasana hangat menyelimuti Cafe Teras Kartini, Kelurahan Balai-Balai. Di sudut tenang Kota Serambi Mekkah itu, bukan sekadar aroma kopi yang menguar, melainkan juga denyut harapan warga yang menanti didengar.

Di sanalah Nurafni Fitri SH  Wakil Ketua DPRD Kota Padang Panjang, menggelar Reses Masa Persidangan Caturwulan I untuk Daerah Pemilihan Padang Panjang Barat. Bagi Nurafni, reses bukanlah seremoni formal yang diulang setiap masa sidang. Ia menyebutnya sebagai “jembatan hati” , ruang di mana wakil rakyat kembali menapak tanah yang sama dengan konstituennya.

“Mendengar adalah bentuk tertinggi dari penghormatan. Menampung aspirasi bukan sekadar mencatat kata, melainkan menanam harapan untuk masa depan kota yang kita cintai,” ujarnya di hadapan warga yang hadir.

Diskusi berlangsung akrab namun penuh makna. Satu per satu warga menyampaikan kegelisahan dan harapan: dari persoalan infrastruktur lingkungan, dukungan untuk UMKM kecil, hingga kebutuhan sosial kemasyarakatan yang mendesak.

Baca Juga :  Kadis Kebudayaan Buka Bimtek Berkisah Bercerita dan Berdongeng

Nurafni menegaskan bahwa setiap aspirasi tidak akan berhenti di forum reses. Ia berkomitmen mengawal dan memperjuangkannya dalam pembahasan bersama Pemerintah Kota.

“Suara masyarakat adalah kompas bagi langkah kami di DPRD. Kami hadir untuk memastikan setiap keinginan warga memiliki wadah. Kemajuan kota ini adalah kerja kolektif yang harus kita pupuk bersama, dengan penuh optimisme,” tegasnya.

Pernyataan itu disambut anggukan dan tepuk tangan ringan. Ada rasa diakui, ada keyakinan bahwa keluhan yang selama ini terpendam akhirnya menemukan ruang.

Menjelang akhir pertemuan, suasana perlahan berubah lebih khidmat. Kalender Hijriah yang semakin dekat dengan bulan suci menghadirkan nuansa reflektif. Di tengah hangatnya kebersamaan, Nurafni menutup reses dengan pesan yang menyentuh.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Ikut Gerak Jalan dan Deklarasi Kerukunan Umat Beragama

“Marhaban Ya Ramadhan. Mohon maaf lahir dan batin. Mari kita bersihkan bejana hati sebelum fajar Ramadhan tiba. Semoga di bulan suci nanti, kita semua dianugerahi keteguhan iman dan puncak ketaqwaan yang hakiki.”

Pesan itu seolah menjadi penegas bahwa politik, pada akhirnya, bukan hanya soal angka dan kebijakan, tetapi juga tentang merawat nilai, menjaga silaturahmi, dan menguatkan iman di tengah dinamika pembangunan.

Di Cafe Teras Kartini sore itu, reses bukan sekadar agenda caturwulan. Ia menjelma menjadi ruang perjumpaan yang hangat,tempat harapan dititipkan, komitmen ditegaskan, dan kebersamaan diteguhkan untuk Padang Panjang yang lebih baik.(paulhendei)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

“Pemko Padang Panjang Prank Warga” Perbaikan Jembatan Tanjuang Yang Putus Hanya Hisapan Jempol Saja

ARTIKEL

Kapolri Salurkan 264,7 Ton Beras dan 1.500 Sembako untuk Warga Papua yang Terdampak Kekeringan

ARTIKEL

Remaja Mesjid Kurao Kapalo Banda (GEMMA KURBA) mengadakan Semarak MTQ ke-14 Tingkat Kota Padang

BERITA

Kadis Perindag Sumbar Pimpin Apel Senin Pagi 

ARTIKEL

Dandim 1710/Mimika Pimpin Acara Korps Raport Kenaikan Pangkat Prajurit Kodim 1710/Mimika

BERITA

Delegasi 20 Negara Tinjau dan Belajar Penanaman Mangrove Bumbung Bambu di Degayu

ARTIKEL

MARKET DAYS P5 ALA OSIS SMKN 2 MANDAU

ARTIKEL

Nurfirmanwansyah : Ketum Persambi Sumbar Gelar Kejuaraan Sambo Nasional 2025 di Sumbar