Home / News

Thursday, 19 January 2023 - 21:10 WIB

Warga Pasar Gadang Sarankan Perayaan Tahun Baru Imlek Cukup di Sekitar Kawasan Pondok

Padang, Sinyalnews.com,- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) melalui Dinas Pariwisata Sumbar menggandeng seluruh komunitas Tionghoa di Kota Padang dalam penyelenggaraan “Festival Cap Go Meh” sebagai puncak perayaan tahun baru Imlek 2574 pada 5 Februari 2023 mendatang.

 

Festival Cap Go Meh merupakan rangkaian puncak dari perayaan Imlek yang dilaksanakan oleh komunitas Tionghoa.

Berbagai tanggapan datang dari masyarakat kota Padang tentang perayaan Imlek tersebut. Aulia Rahman seorang warga Pasar Gadang mengatakan, sebagai seorang muslim, dirinya tidak mempermasalahkan adanya peringatan Tahun Baru Imlek oleh warga Tionghoa.

 

“Jauh sebelum Tahun baru Imlek ditetapkan sebagai hari libur nasional, kami warga Pasar Gadang dan sekitarnya sudah terbiasa dengan peringatan tahun baru Imlek ini” ujar Aulia Rahman.

 

Tapi yang dikhawatirkan menurut Aulia adalah adanya rencana arak-arakan atraksi Sipasan oleh panitia penyelenggara. “Atraksi Sipasan biasanya di mulai sore sekitar jam 15.30 WIB. Dari jadwal yang ditetapkan panitia, atraksi Sipasan dimulai dari Jembatan Siti Nurbaya sampai ke Kota Tua” ucap Aulia.

Baca Juga :  Dari Pertemuan BPBD dan FPRB Sumbar, Mitigasi Bencana Gempa Bumi Harus Dilakukan Terus Menerus  

 

Menurut Aulia lagi, otomatis akan ada penutupan jalan pada rute yang dilalui. Biasanya kata Aulia, rute tersebut akan melewati Masjid Nurul Yakin Nipah..Mushalla Nurul ikhlas Nipah dan Masjid Jami’ Ansharullah Simpang Anam. Berarti selama atraksi Sipasan berlangsung, ada tiga waktu Shalat terganggu yakni Shalat Ashar, Magrib dan Isya. Sebab biasanya arak-arakan berlangsung sampai jam 10 malam.

 

“Kalau boleh saya menyarankan, alangkah lebih bijak kalau atraksi Sipasan cukup dilaksanakan di sekitaran Pondok saja” ungkap Aulia. Mengingat sekarang adalah tahun politik. Takutnya ada yang memprovokasi warga, sehingga terjadi hal yang tidak diinginkan, lanjutnya.

Menurut Abu Bakar, mungkin akan lebih bermanfaat dana yang 1 miliyar tersebut diberikan kepada warga yang kurang mampu.

 

Seperti diberitakan di sebuah media online,  komunitas Tionghoa yang didukung oleh Pemprov Sumbar dan Pemko Padang akan menyelenggarakan peringaatan tahun Imlek. Menurut Albert Hendra Lukman tokoh masyarakat Tionghoa,  penyelenggaraan festival sejalan dengan sektor budaya yang menjadi komoditi pariwisata dan menjadi bagian dari kegiatan pariwisata Sumbar tahun ini dalam Visit Beautiful West Sumatera (VBWS) 2023.

Baca Juga :  Mutasi Jabatan Polres Batang: AKP Imam Muhtadi Jabat Kasatreskrim

 

Dipaparkan Hendra, bahwa festival ini akan melibatkan 3.000 peserta yang menjalankan peran masing-masing dan tentu jumlah orang yang akan datang lebih banyak dari jumlah tersebut.

 

Dalam perayaan kali ini, lanjutnya, seluruh komunitas Tionghoa di Kota Padang terlibat.

“Kita akan tampilkan semua atraksi hingga Sipasan yang keluar secara serentak. Ini baru pertama kali terjadi,” ungkapnya.

 

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Prov Sumatera Barat Luhur Budianda mengatakan kegiatan ini didukung penuh APBD Sumbar yang bernilai hingga Rp1 miliar dan dibantu pihak lain agar festival ini dapat berjalan dengan baik mulai dari Pasar Malam Imlek hingga Festival Cap Go Meh.

 

(Marlim)

 

Share :

Baca Juga

Budaya

Pemuda IPTAS Gelar Acara Peringatan HUT RI ke 78

Bisnis

James Rickards: 2023 Ekonomi Amerika Hancur

Agama

Polres Batang Tempatkan Personel untuk Pengamanan Titik Salat Idul Fitri

News

Ka Rutan Padang Panjang Jalin Silatulrahmi Dengan Masyarakat

Daerah

Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional, Aqua Dwipayana Motivasi Personel Ditpolarud Polda Sumbar; Tingkatkan Komunikasi Polri

Daerah

Lantik Pj Wako Padang Panjang dan Pj Wako Pariaman, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Soal Koordinasi dan Netralitas ASN

Hukum

Rafa, Pencuri Handphone di Toko Sembako Dibekuk Polisi

Agama

Gubernur Sumbar Terima Penghargaan Sebagai Wakil Pemerintah Pusat Berkinerja Baik