PadangPanjang.Sinyalnews.com-Di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Padang Panjang, Selasa malam (21/1/2026), suasana terasa lebih hangat dari biasanya. Bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah peristiwa batin: harapan sebuah kota dilepas bersama langkah para pemain Persatuan Sepakbola Padang Panjang (PSPP) yang akan berlaga di Liga 4 Sumatera Barat musim 2025/2026.
Di hadapan manajemen, pelatih, pemain, serta jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat, Wali Kota Hendri Arnis secara resmi melepas PSPP. Didampingi Wakil Wali Kota Allex Saputra, ia menyampaikan pesan yang sederhana namun dalam,tentang perjuangan, sportivitas, dan kebanggaan membawa nama Padang Panjang ke gelanggang kompetisi resmi tingkat provinsi.
“Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan. Namun semangat juang, kebersamaan, dan marwah kota harus selalu menjadi kemenangan yang utama,” ujar Wako Hendri, menegaskan bahwa sepak bola bukan semata soal skor, melainkan tentang karakter dan harga diri daerah.
Apresiasi disampaikannya kepada seluruh elemen PSPP,manajemen, tim pelatih, hingga para pemain muda yang akan berlari mengejar bola sekaligus mimpi. Ia juga menaruh hormat kepada para sponsor, donatur, ASN, dan pihak-pihak yang selama ini setia menopang perjalanan klub kebanggaan kota Serambi Mekkah itu.
Dalam suasana pelepasan tersebut, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat, Supriyanto, turut memberikan dukungan moral dan nasehat yang sarat makna. Menurutnya, PSPP bukan hanya membawa nama klub, tetapi juga membawa identitas dan kebanggaan Padang Panjang di mata publik Sumatera Barat.
“PSPP hari ini adalah wajah Padang Panjang. Jaga sikap, jaga etika, dan jaga sportivitas, baik di dalam maupun di luar lapangan. Prestasi akan mengikuti jika disiplin dan kebersamaan dijaga,” ujar Supriyanto.
Ia menegaskan, dukungan publik dan media akan selalu hadir selama PSPP menjunjung nilai fair play dan menunjukkan perjuangan yang jujur.
“Bermainlah dengan hati. Menang itu membanggakan, tetapi berjuang dengan terhormat jauh lebih bermakna dan akan selalu mendapat dukungan,” tambahnya.
Walikota Hendri menilai, perkembangan sepak bola di Padang Panjang menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Di tengah keterbatasan, PSPP mampu menjaga konsistensi mengikuti kompetisi resmi, sebuah capaian yang lahir dari kerja kolektif dan kesetiaan pada proses panjang.
“Kami ingin PSPP bukan hanya bertanding, tapi tumbuh berkelanjutan. Jaga kekompakan, junjung tinggi fair play, dan bawa pulang harapan masyarakat,” pesan Wako Hendri.
Pelatih Kepala PSPP, Dian Rama Saputra, mengakui tantangan yang dihadapi tidak ringan. Namun ia menegaskan optimisme tumbuh dari kebersamaan yang dibangun sejak awal persiapan.
“Kami sadar target ini berat. Tapi dengan kerja keras, disiplin, dan doa masyarakat Padang Panjang, kami optimistis bisa memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Keyakinan itu diperkuat penjelasan Ketua Harian PSPP, Andi Saputra. Persiapan tim telah dimulai sejak November 2025 melalui pemusatan latihan intensif dan sejumlah laga uji coba. Saat ini, tim diperkuat 23 pemain, 13 ofisial, dan jajaran pelatih yang siap tempur.
Liga 4 Sumatera Barat musim 2025/2026 dijadwalkan bergulir mulai Kamis (22/1/2026), diikuti 10 klub dari berbagai daerah. PSPP akan mengawali langkahnya menghadapi Batang Anai FC laga perdana yang akan menjadi ujian awal sekaligus penentu irama perjuangan.
Menariknya, pelepasan tim malam itu tak hanya berbicara soal sepak bola. PSPP juga menyerahkan santunan kepada anak-anak panti asuhan. Sebuah pesan sunyi namun kuat: bahwa klub ini ingin tumbuh bersama masyarakat, dan kemenangan sejati selalu berakar pada kepedulian sosial.
Dari Pendopo hingga lapangan hijau, dari doa hingga peluh, PSPP membawa lebih dari sekadar jersey dan strategi. Mereka membawa nama kota, harapan warga, dan amanah untuk berjuang dengan terhormat, karena sepak bola, pada akhirnya, adalah tentang harga diri dan kebersamaan.(paulhendri)














