Home / BERITA / DAERAH / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PERISTIWA / SUMBAR

Thursday, 18 December 2025 - 19:43 WIB

Untuk Ketiga Kalinya, Prabowo Kembali ke Tanah Luka: Janji Negara Tak Pergi Saat Air Surut

padangPanjang.Sinyalnews.com-Langit Padang mulai redup ketika pesawat kepresidenan mendarat di Bandara Internasional Minangkabau, Rabu petang, 17 Desember 2025. Namun di tanah yang masih menyimpan sisa-sisa luka banjir dan longsor, kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto justru menghadirkan terang, terang tentang kehadiran negara yang tak sekadar datang sekali lalu pergi.

Ini bukan kunjungan pertama. Bukan pula kedua. Untuk ketiga kalinya, Prabowo kembali menjejakkan kaki di Sumatera Barat, wilayah yang masih berjuang bangkit dari bencana alam. Tiga daerah menjadi tujuan: Agam, Padang Pariaman, dan Tanah Datar.nama-nama yang kini bukan sekadar peta, tetapi kisah tentang kehilangan, ketegaran, dan harapan.

Tak menunggu pagi, Prabowo langsung menggelar rapat terbatas secara tertutup di Markas Komando Daerah Militer Sumatera Barat. Di ruangan itu, duduk para pengambil keputusan negeri: menteri, Panglima TNI, Kapolri, hingga kepala lembaga strategis. Tak ada pidato panjang, tak ada seremoni. Yang ada hanya satu pesan: pemulihan harus dipercepat, dan rakyat tak boleh menunggu terlalu lama.

Esoknya, Presiden turun langsung ke lapangan. Di Nagari Palambeyan, Kabupaten Agam, salah satu wilayah yang paling parah dihantam banjir, Prabowo berdiri di hadapan para pengungsi di SD Negeri 05 Kayu Pasak. Wajah-wajah letih, tenda darurat, dan anak-anak yang tetap tersenyum menyambutnya.

Baca Juga :  Impian Warga Sungai Sapih Untuk Memiliki Gedung Baiyo Batido Akhirnya Terwujud

“Musibah ini cobaan bagi kita semua,” ucap Prabowo pelan namun tegas.“Tapi kita ternyata mampu mengatasinya bersama-sama. Saudara-saudara tidak sendiri.”

Kalimat itu bukan sekadar penghiburan. Di hadapan para ibu yang kehilangan dapur, para ayah yang kehilangan ladang, dan anak-anak yang kehilangan kamar tidurnya, Prabowo menegaskan komitmen negara untuk mendampingi sampai pulih sepenuhnya.

Ia menyebut satu per satu langkah nyata: hunian sementara yang harus rampung dalam waktu satu bulan, agar tak ada lagi keluarga yang terlalu lama hidup di tenda. Setelah itu, hunian tetap dengan luas lahan 70 meter persegi,rumah yang layak, bukan sekadar tempat berlindung.

“Saya gembira melihat hunian sementara sudah mulai dibangun,” katanya sambil menoleh ke arah Kepala BNPB. “Sebulan. Supaya ibu-ibu dan bapak-bapak tidak perlu lagi tinggal di tenda.”

Di sela kunjungan itu, Presiden juga memberi penghormatan kepada para petugas di garis depan: TNI, Polri, Basarnas, dan relawan yang bekerja tanpa mengenal waktu. Bagi Prabowo, pemulihan bencana bukan hanya soal bangunan, tapi tentang gotong royong dan kemanusiaan.

Baca Juga :  Kadis Pendidikan Sumbar Tutup LKS ke XXXI tingkat Prov Sumatera Barat

Di Jakarta, komitmen itu diterjemahkan dalam angka besar. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah telah menyiapkan Rp60 triliun dari APBN 2026 untuk pemulihan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dana itu berasal dari hasil efisiensi belanja kementerian dan lembaga—uang negara yang dialihkan langsung untuk rakyat yang sedang tertimpa musibah.

“Uangnya tersedia. Begitu dibutuhkan, kami siap,” tegas Purbaya.

Bagi warga Palambeyan dan daerah terdampak lainnya, angka-angka itu mungkin terdengar jauh. Namun kehadiran Presiden di tengah lumpur, di tengah tenda pengungsian, memberi makna yang lebih dekat. negara hadir bukan hanya dalam pidato, tapi juga dalam langkah kaki.

Ketika Prabowo meninggalkan Sumatera Barat, luka itu memang belum sepenuhnya sembuh. Tapi bagi banyak warga, satu hal menjadi jelas: saat air surut dan kamera pergi, negara,setidaknya kali ini, memilih untuk tetap tinggal dan bekerja.(paulhendri)

Share :

Baca Juga

BERITA

Kilas Balik Masa Kecil Fauzi Bahar, Jualan Sayur hingga Menyewakan Buku

BERITA

Danramil 07/ Maos Menghadiri Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk Acara Memetri Bumi

BERITA

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam Kembali Raih Prestasi Terbaik do bidang Stratifikasi UKS Tingkat Provinsi

BERITA

PT TUN DKI Jakarta Tegaskan, Pembatalan SK Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

ARTIKEL

Tim Pentaque Mahasiswa UNP Juara 3 pada “ivent International antar Mahasiswa 3 Negara”

BERITA

Kejati Sumbar Launching Restorative Justice Plus ‘ Rajo Labiah’ Asnawi: Restoratif Berkeadilan, Berikan Tersangka Keterampilan dan Tidak Lagi Mengulangi Perbuatannya

ARTIKEL

Pertandingan Bola Voli Kartini Cup XX Tahun 2024 Resmi Ditutup

BERITA

Walikota Padang Panjang Fadly Amran Terima Kunjungan Pengurus DPD PEJABAT Sumbar