Home / BERITA / DAERAH / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PERISTIWA / SUMBAR

Sunday, 7 December 2025 - 13:56 WIB

Saat Rumah Hanyut, Solidaritas Justru Mengalir dari Balik Tembok Rutan

Padang Panjang.Sinyalnews.com– Derita ratusan warga yang terdampak banjir dan galodo di Malalo dan wilayah sekitarnya mengundang empati mendalam dari jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang Panjang. Pada Sabtu (6/12), pegawai dan Dharmawanita Rutan Padang Panjang menyalurkan bantuan kebutuhan mendesak bagi para pengungsi di Nagari Batu Taba serta sejumlah titik evakuasi lainnya.

Bantuan yang disalurkan berupa 10 kasur lantai, 200 porsi lauk pauk (cancang daging), makanan ringan, pakaian layak pakai, serta celana training, seluruhnya dihimpun dari sumbangan pegawai, Dharmawanita, dan Koperasi Rutan Padang Panjang.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Rutan Padang Panjang Torkis Freddy Siregar bersama Ketua Dharma Wanita Rutan Ny. Angelina Torkis, didampingi pegawai dan anggota Dharmawanita. Bantuan diterima secara simbolis oleh Wali Nagari Batu Taba, Destriyanto S.Sos.NL.P, di Posko Bantuan Tanjung Mutiara Batu Taba, sebelum didistribusikan kepada para pengungsi.

Baca Juga :  Polresta Cilacap Tangani Kasus Persetubuhan Anak Kandung di Majenang, Pelaku Langsung Ditahan

“Kita berharap bantuan ini mampu meringankan beban saudara-saudara kita yang tengah berjuang di pengungsian. Semua bantuan berasal dari rasa kepedulian pegawai dan ibu-ibu Dharmawanita Rutan Padang Panjang,” ujar Torkis.

Wali Nagari Batu Taba, Destriyanto, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian tersebut. Ia menyebut jumlah pengungsi di Tanjung Mutiara mencapai 300 orang, sebagian di antaranya kehilangan rumah, sementara lainnya tinggal di wilayah yang kini masuk zona rawan bencana.

“Kami atas nama pengungsi dan warga terdampak menyampaikan terima kasih. Bantuan ini sangat berarti di tengah situasi sulit. Semoga musibah ini segera berlalu dan warga dapat kembali menata kehidupan mereka,” ungkapnya.

Baca Juga :  Danlanud Sultan Hasanuddin Secara Resmi Menutup Latihan Survival Dasar Tahun 2025

Tidak hanya berhenti di satu titik, rombongan Rutan Padang Panjang juga menempuh perjalanan selama ±2 jam menggunakan boat menyeberangi Danau Singkarak untuk mengantarkan logistik ke Nagari Baiang, Tanah Datar—salah satu lokasi yang akses jalannya terputus akibat bencana.

“Kami menyaksikan langsung kondisi lapangan. Kerusakan yang terjadi sangat memprihatinkan. Semoga bencana ini segera berakhir dan proses pemulihan dapat berlangsung cepat,” tambah Torkis.

Solidaritas dari balik tembok Rutan ini menjadi bukti bahwa kepedulian tidak mengenal batas. Di tengah rumah yang hanyut dan harapan yang diuji, bantuan yang mengalir dari Rutan Padang Panjang menghadirkan secercah kekuatan bagi warga yang tengah berjuang bangkit dari musibah.(Paulhendri)

Share :

Baca Juga

BERITA

Tersambar Petir, Dua Penebas Durian Meninggal Terjatuh dari Ketinggian 15 meter

ARTIKEL

Asah Kemampuan Prajurit, Kodim 0104/Atim Gelar Latihan Menembak Senjata Ringan TW IV Tahun 2023

ARTIKEL

Usai Tuntaskan Misi Perdamaian Lebanon, Satgas TNI Konga UNIFIL Tiba Di Tanah Air

BERITA

Sinergitas TNI-Polri Bersama Elemen Masyarakat Dalam Memadamkan Kebakaran Hutan di Wilayah Paninggaran  

BERITA

Janji yang Tak Pernah Tiba, Gerbang TPA Sungai Andok Kembali Tutup

ARTIKEL

SEORANG PEMANCING DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA AKIBAT TERPELESET DI SUNGAI GOMBONG

BERITA

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam Kembali Raih Prestasi Terbaik do bidang Stratifikasi UKS Tingkat Provinsi

ARTIKEL

Tingkatkan Pengetahuan dan Wawasan, SMAN Taruna Nala Jawa Timur Kunjungi AAL