Home / BERITA / DAERAH / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PERISTIWA / SUMBAR

Saturday, 29 November 2025 - 23:29 WIB

Saat pemimpin Turun Evakuasi “ Lengan yang Berlumur Lumpur, Hati yang Menopang Warga”

Screenshot

Screenshot

PadangPanjang,Sinyalnews.com-Di bawah pancaran lampu darurat yang temaram di kawasan Jembatan Kembar, Silaing Bawah, malam itu bukan hanya tentang sebuah bencana. Bukan tentang hujan yang tak kunjung berhenti, tanah yang ambrol, atau sungai yang membawa lumpur pekat. Malam itu adalah tentang manusia,tentang keberanian, empati, dan rasa tanggung jawab yang melampaui batas fisik.

Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, tampak berdiri di tepi sungai yang surut perlahan. Bajunya basah berlumur lumpur, tangannya memegang erat tali yang terhubung pada tubuh korban yang masih tertimbun. Ia tidak menjaga jarak. Tidak berdiri memerintah dari jauh. Justru ia turun langsung ke air gelap itu, menyusuri lumpur, meraba-raba, menarik tubuh korban dengan tenaga yang nyaris tak mengenal lelah.

Di sekelilingnya, tim evakuasi dan warga bergantian memberi kekuatan. Setiap sorakan kecil menjadi penopang semangat. Setiap upaya, betapapun berat, terasa sepadan ketika satu demi satu korban akhirnya bisa diangkat.

Semangat itu terlihat meluap,lebih dari sekadar tugas seorang kepala daerah. Ada sesuatu yang ia bawa malam itu,penyesalan. Sebelumnya Hendri berada di Jakarta. Dan di malam harinya longsor terjadi, Pagi jumat ia kembali, tanah longsor merenggut ketenangan kota kecil ini. Tapi penyesalan itu tidak ia biarkan merantai langkah. Ia balas dengan tindakan. Dengan keberanian. Dengan kehadiran. Dengan tangan sendiri yang menyentuh lumpur, bukan sekadar memberikan instruksi.

Baca Juga :  Desa Wisata Kubu Gadang, Meski Kurang Potensi Alam Tapi Punya Sumber Daya Manusia Yang Luar Biasa  

Tokoh masyarakat, H. Syafrianto, yang ikut berada di lokasi sejak sore, mengatakan dengan mata berkaca-kaca, “Kami menyaksikan sendiri bagaimana pak wali tidak berhenti bergerak. Tidak ada kata lelah. Malam ini, beliau bukan hanya seorang pemimpin, tapi bagian dari kami, bagian dari warga yang sedang berduka dan berjuang. Ini malam yang akan kami ingat lama…”

Sementara itu, ulama setempat, Buya Karim menyampaikan pandangannya dengan suara bergetar: Inilah makna amanah. Allah lihat siapa yang hadir dalam susah umatnya. Saya menyaksikan beliau turun ke sungai, mengangkat tubuh korban seperti mengangkat amanah itu sendiri. Semoga Allah membalas setiap tetes peluh yang malam ini jatuh untuk menyelamatkan nyawa.”

Baca Juga :  Suasana TPS 78 Kuranji Ramai dikunjungi Pemilih Pemilu 2024

Kata-kata itu mengalir seperti do’a di tengah gelap malam yang basah.

Dan di balik suara komando tim evakuasi, di antara gemeretak kerikil dan gesekan lumpur, ada kehangatan yang pelan-pelan tumbuh,harapan.

Di saat semua tampak runtuh, masyarakat melihat bahwa kota ini tidak sendirian. Bahwa masih ada tangan yang bergerak, kaki yang melangkah, dan hati yang hadir.

Hendri Arnis datang dengan rasa bersalah.Namun ia memilih pulang dengan semangat yang tak bisa diragukan lagi,semangat yang malam itu ia buktikan bukan dengan kata-kata, melainkan dengan lumpur di tubuhnya dan tangan yang tak berhenti menarik nyawa dari kegelapan

Dari hasil evakuasi sedari pagi tadi hingga malam akhirnya korban sudah ditemukan 20 jenazah , terdiri dari 10 warga kota Padang Panjang dan sepuluh warga luar kota Padang Panjang .dan sesuai laporan di posko masih ada 15 orang lagi belum ditemukan(paulhendri)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

POMAL IV Batam Laksanakan Ops Gaktib Yustisi Dan Dapati 1 Pengunjung THM Positif Narkoba

ARTIKEL

Tanam Pohon Bentuk Kepedulian Korem Wijayakusuma Antisipasi Bencana alam di Wilayah

BERITA

Bantuan Pupuk 50 Karung Senilai 40 Juta Tak Kunjung Dibagikan, Kejari Pessel Diminta Turun Tangan!!!

BERITA

Setelah Agam, Padang Panjang Geger Dugaan Keracunan MBG: Tujuh Siswa Dilarikan ke RSUD, Warga Pertanyakan Kelayakan SPPG

BERITA

Jasad Seorang Kakek Ditemukan Mengapung Dimuara Sungai Serayu

ARTIKEL

Gubernur Mahyeldi Lepas Eksport Perdana Cassiavera dan Gambir Olahan

BUDAYA

Beri Tausiyah Maulid Nabi SAW di Masjid Ampek Lingkuang, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Pentingnya Selalu Berada di Jalan yang Lurus

BERITA

Kapolda Jateng Tanam Ribuan Pohon Di Kawasan Penyangga Air Gunungpati Semarang