Home / ARTIKEL / BADAN NEGARA / BERITA / BUDAYA / EKONOMI / HUKUM / NASIONAL / POLRI

Wednesday, 16 July 2025 - 18:40 WIB

Dua Remaja di Cilacap Ditangkap karena Miliki Obat Psikotropika Tanpa Izin

Cilacap, 15 Juli 2025-SINYALNEWS – Dua remaja asal Cilacap berinisial ZH (19) dan DD (18) ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Cilacap karena kedapatan memiliki obat psikotropika tanpa hak atau izin resmi. Keduanya diamankan saat berada di depan rumah di salah satu perumahan di Kecamatan Cilacap Utara, pada Sabtu (12/7/2025) sekitar pukul 17.45 WIB.

Dalam penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa obat psikotropika jenis atarax alprazolam dan otto alprazolam masing-masing lima butir, beberapa butir obat tanpa label, dua unit ponsel, serta satu unit sepeda motor. Obat tersebut tergolong dalam daftar psikotropika yang penggunaannya harus di bawah pengawasan medis.

Baca Juga :  Siti Azmira Dea Nova Butuh Penanganan Rumah Sakit, Semoga Bapak Gubernur Jawa Barat Ridwan kamil dan Jajarannya Bisa Memberikan Respon Cepat

Kapolresta Cilacap melalui Kasi Humas Ipda Galih Soecahyo, S.H., mengatakan kedua remaja tersebut memperoleh obat-obatan tersebut dengan cara membeli secara daring melalui aplikasi biru seharga Rp 320.000,. Setelah pembayaran disepakati, mereka menerima titik lokasi pengambilan barang melalui aplikasi peta.

Dalam interogasi awal, pelaku mengaku obat tersebut dibeli untuk dikonsumsi pribadi. Namun tindakan memiliki dan menyimpan psikotropika tanpa hak tetap merupakan pelanggaran hukum.

“Keduanya disangka melanggar Pasal 62 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Ancaman hukuman maksimal adalah lima tahun penjara dan/atau denda Rp100 juta,” tegas Kasi Humas

Baca Juga :  Pemuda ARUS Kampung Kalawi, di Pimpin Dr. Alfroki Martha, M.Pd. Saatnya pemuda Intelektual maju menuju generasi Z

Saat ini, kedua remaja telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk penyidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami apakah ada keterlibatan pihak lain atau jaringan yang lebih luas dalam peredaran psikotropika yang dilakukan secara daring melalui media sosial.

Polresta Cilacap juga mengimbau agar warga segera melapor jika mengalami atau mengetahui tindak pidana. Masyarakat dapat menghubungi Layanan Bebas Pulsa Call Center 110 Polresta Cilacap.

Layanan ini aktif 24 jam setiap hari untuk melayani pengaduan dan kebutuhan bantuan hukum masyarakat. Diharapkan, dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, keamanan dan kenyamanan warga di Kabupaten Cilacap tetap terjaga.

 

Share :

Baca Juga

SEPAK BOLA

Deklarasi Zero Halinar, Kakanwil; Tidak ada Kompromi bagi yang melanggar

ARTIKEL

HIMAPASBAR Riau Gelar Dialog Kebangsaan

BADAN NEGARA

Temui Kebakaran Saat Jelajah Hutan, Kapolres Pekalongan dan Tim Trabas Kamtibmas Berhasil Padamkan Api

BERITA

Menjelang Hari Raya Idul Fitri Permak Pakaian Banjir Order

BERITA

Polri Bentuk Satgas Preventif Amankan KTT ASEAN, Jaga Delegasi dan Tamu Negara dari Kedatangan Hingga Kepulangan

ARTIKEL

Penjaga SPBU Kabur Saat Tau Yang Sidak Kapolda Sumbar

BERITA

Dengan Berurai Air Mata, Ronaldo Menangis Meninggalkan Lapangan Pertandingan

BADAN NEGARA

KADIS PERINDAG KUNJUNGAN KERJA KE UPTD BPSMB DINAS PERINDAG PROV SUMBAR