Home / ARTIKEL / BERITA / DAERAH / INTERNASIONAL / KEMENTERIAN / NASIONAL / POLITIK

Wednesday, 9 October 2024 - 23:54 WIB

Kemajuan Teknologi Ada 3 Pakem AI yang tidak Boleh Ditinggalkan Dalam Berkarya: Moral, Etika dan Hukum

Kemajuan Teknologi Ada 3 Pakem AI yang tidak Boleh Ditinggalkan Dalam Berkarya: Moral, Etika dan Huku

Padang, Sinyalnews.com, – AI adalah kecerdasan buatan cabang ilmu komputer yang fokus pada sistem pengembangan yang dapat melakukan tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia. Sehingga dapat mempermudah dan membantu manusia dalam berbagai aspek kehidupan. Salah satunya dalam bidang seni dan kepenulisan. Saat ini telah banyak karya yang dikembangkan menggunakan teknologi ini. Sekalipun banyak pula yang menyalahgunakan, tetapi di tangan yang tepat, ia adalah busur yang dapat melesatkan anak panahnya.

Demikian intisari disampaikan dua pembicara yakni Muhammad Ishak Fahmi , praktisi hukum/ budayawan dan Leni Marlina, dosen UNP/penulis pada acara Seminar Kemajuan Teknologi Kreator Era Artificial Intelligence(AI) di Sumatera Barat, Hadapi Tantangan dan Peluang Kreativitas , di gedung Balai Pelestarian Kebudayasan wilayah III Sumbar Sabtu, tgl 5 Oktober 2024 yang lalu

Bgd Ishak menyampaikan tiga hal yang tidak boleh ditinggalkan dalam berkarya di era AI yakni Moral, Etika, dan Hukum. Karya adalah satu hasil dari sebuah kreativitas manusia. Maka penting untuk mendaftarkan karya kita agar terhindar dari plagiat. Jangan sampai kita yang berjuang, orang yang menikmati. Siapa saja yang bisa berkarya di era kecerdasan buatan ini. Pertanyaannya mau atau tidak kita menggunakan alat AI untuk mempercepat kerja kita atau kita tetap mempertahankan pola konvesional.

Baca Juga :  Dari Terminal Membela Badarai “

” Pengkarya seni, budaya, ekonomi, dll boleh menggunakan AI tapi harus memegang tiga pakem tersebut. Kita harus jujur ​​dan tidak memicu konflik SARA. Mau pakai jalan tol atau jalan biasa untuk berkarya? ” Ujarnya pada peserta.

Leni Marlina juga memperkuat dan menceritakan pengalamannya mengajar sastra yang berhubungan dengan AI.
” Jika kita harus cerdas memanfaatkan AI , bukan hanya mempercepat kerja kreatifif kita tetapi juga bisa memperluas jaringan karya. Dimanapun di dunia ini bisa membaca karya tulisan kita ketika kita memanfaatkan AI. Dulu pelajar jika disuruh bikin puisi dua minggu nggak kelar-kelar, tapi setelah ada AI lebih cepat. Karena bisa menginspirasi. Namun jujur. Apakah AI bisa merusak menulis puisi? Semua terpulang pada kita, seperti menggunakan pisau, sederhana saja contohnya.

Seminar yang dirancang dua jam itu baru berakhir tiga jam kemudian menampilkan tokoh-tokoh dari LKAAM, Forum Siti Manggopoh, SATUPENA Sumbar, Anggota Forum KEAI, mahasiswa Unand dan UNP, guru2 , penulis, sastrawan, wartawan, dan Wakil Presiden VILTA Australia dengan jumlah hampir 100 orang secara hybrid dengan rincian, 59 orang online dan 40 orang offline.

Baca Juga :  WHO 2024, Kemenag Kota Padang Kampanyekan Halal di Pasar Raya Kota Padang, Berikut Penjelasan Kepala Kantor

Secara substansi materi AI sangat penting karena membahas aspek hukum, moral dan etika dalam berkarya, dan anak-anak muda cukup antusias bahkan ibu – ibu yang hanya biasa menggunakan HP pun tertarik bertanya. Alhamdulillah , tempat dan peralatan difasilitasi oleh Kepala BPK RI Wilayah III Sumbar.
Ketua panitia Mutiara Talenta, merasa sangat puas dengan acara yang dikemas untuk pertamakali ini.
” Ternyata cukup banyak peminatnya. Ke depan akan kita tindak lanjuti beberapa kesimpulan seminar ini agar AI memang benar-benar dipahami dan dijaga nilai- nilai budaya ABS SBK kita”
Sastri Bakry selaku koordinator Forum Kreator Era AI Sumbar izinkan dan langsung bergerak cepat berkolaborasi dengan Balai Pelestarian Budaya. Alhamdulillah respon positif Undri selaku kepala BPK sangat membantu kegiatan ini.
“Kita bisa melakukan kajian yang melibatkan peneliti, pakar hukum, ahli IT, budayawan dan LKAA ji Jo M Sumbar.
Etika profesi kreator AI, mungkinkah ada aturan yang mengikat kita spesifik Sumbar”ujar Sastri Bakry. (MAH)

Share :

Baca Juga

BERITA

500 Pedagang Pasar Banjarsari Bakal Sambut Ground Breaking dengan Kirab

BERITA

“Bus Rindu dari Perantauan. Ketika Negara Mengantar Anak-Anak Padang Panjang Pulang Lebara

BERITA

Prioritas Utama: Dishub dan Polres Batang Fokus pada Keselamatan Jelang Nataru

BERITA

Mahasiswa FIK UNP Raih Emas Turnamen Tenis Lapangan Piala Pj Gubernur Jakarta 2024

ARTIKEL

Kapolres Blora Sediakan Dapur Umum untuk Korban Kebakaran Sumur Minyak

BERITA

Polsek Sekupang laksanakan Jumat Curhat bersama Driver Ojek Online

BERITA

Status Marapi Turun Jadi Waspada, Warga Agar Tetap Waspada

BERITA

Sekretaris Kelompok Kerja Kepala Madrasah Prov Sumbar Buka Workshop Bimbingan Konseling