Home / BERITA / DAERAH / EKONOMI / KEMENTERIAN / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / SUMBAR

Wednesday, 4 March 2026 - 02:46 WIB

Ijazah di Tangan, Harapan di Ujung Tanduk: Wamenaker Datang, Dara Menunggu”

Screenshot

Screenshot

PadangPanjang.Sinyalnews.com— Pintu Ruang Kerja Wali Kota siang itu bukan sekadar terbuka untuk agenda seremonial. Ia menjadi ruang tempat harapan dipertaruhkan. Harapan anak-anak muda yang telah lulus sekolah, bahkan sarjana, namun masih menunggu satu hal: kesempatan.

Afriansyah Noor, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI yang akrab disapa Ferry, datang membawa pesan tegas kepada Pemerintah Kota Padang Panjang. Di hadapan Wakil Wali Kota Allex Saputra dan jajaran pemko, ia menekankan satu hal: jangan biarkan lulusan berjalan sendiri menghadapi kerasnya persaingan kerja. “Jemput bola,” ujarnya.

Kuota pelatihan kini ditambah menjadi 5.000 orang dari sebelumnya 4.000. Secara nasional, 70.000 lulusan SMK 2023–2025 diprioritaskan mengikuti Pelatihan Nasional. Sertifikat kompetensi disiapkan sebagai bekal, bukan sekadar kertas, tetapi pengakuan atas kemampuan.

Namun di luar ruangan itu ada tunas muda ..Dara, seorang sarjana muda asal Padang Panjang. Ijazahnya sudah setahun lebih tersimpan rapi dalam map biru. Beberapa kali ia mengirim lamaran. Beberapa kali pula ia menunggu tanpa kabar. Setiap notifikasi ponsel membuat jantungnya berdebar,barangkali itu panggilan kerja. Namun lebih sering, yang datang hanyalah sunyi.
“Aku cuma ingin diberi kesempatan membuktikan diri,” katanya pelan.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 07/Maos Melaksanakan Ajangsana di TK Pertiwi

Dara bukan malas. Ia hanya terjebak di antara gelar akademik dan realitas kebutuhan industri. Ia sadar, dunia kerja kini menuntut lebih dari sekadar IPK. Ia butuh keterampilan tambahan, sertifikasi, jejaring.

Karena itu, ketika mendengar kuota pelatihan diperluas dan pemerintah didorong aktif memfasilitasi anak muda, matanya kembali menyala. Ada secercah keyakinan: mungkin ini jalannya.

Baca Juga :  Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang Buka Baksos dan Bazar Murah PKK Kec Padang Utara

Wawako Allex mengakui, masih ada lulusan yang belum terserap dunia kerja. Namun ia optimistis, kolaborasi pusat dan daerah akan membuka lebih banyak pintu. Sudah ada yang berangkat ke luar negeri, sudah ada yang membuka usaha sendiri. Itu bukti, peluang bisa nyata jika difasilitasi.

Bagi Dara, dan ratusan anak muda lain sepertinya, pertemuan di ruang kerja wali kota itu bukan sekadar agenda kunjungan. Itu adalah pesan bahwa negara hadir.

Padang Panjang kini ditantang bukan hanya meluluskan generasi terdidik, tetapi memastikan mereka tidak tersesat dalam antrean panjang pencari kerja.

Karena di balik setiap angka pengangguran terdidik, ada satu nama.
Dan di kota ini, salah satunya adalah Dara, yang masih menunggu, namun belum menyerah(paulhendri)

Share :

Baca Juga

BERITA

Sadis! Demi Uang, Adik Kandung Nekat Kuras ATM Kakak Hingga Rp17 Juta

ARTIKEL

Kapolres Blora Sediakan Dapur Umum untuk Korban Kebakaran Sumur Minyak

BADAN NEGARA

Kodim 1714/PJ Kawal Penyaluran BLT di Kab. Puncak Jaya

ARTIKEL

Kemenag Apresiasi Khatam Qur’an MDTA Masjid Nurul Mubin Katanah

BERITA

Akhirnya Seleksi Direktur  “PDAM Padang Panjang, 13 Nama Mendaftar 

BERITA

Serah Terima PSU Perumahan, Mas Aaf Apresiasi Para Pengembang

BERITA

Sebuah Minibus Masuk Got di Depan Mie Aceh By Pass Air Pacah

BERITA

Pemprov Sumbar Distribusikan Bantuan dan Dirikan Dapur Umum di Masjid Raya Sumbar