Home / ARTIKEL / BERITA / BUDAYA / DAERAH / INTERNASIONAL / NASIONAL / PERISTIWA

Sunday, 6 October 2024 - 09:31 WIB

Biografi Prof Mr. Mohammad. Nasroen Penerima Anugerah Kebudayaan Sumatera Barat 2024

Padang, Sinyalnews.com – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat ke-79 tanggal 1 Oktober 2024, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat menggelar Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Provinsi Sumatera Barat pada tanggal 2 s.d. 6 Oktober 2024.

Pada kegiatan Pembukaan Pekan Kebudayaan Daerah dilangsungkan Penyerahan Bingkisan Kepada Penerima Anugerah Kebudayaan Sumatera Barat 2024 yaitu kepada : Prof Mr. Muhammad Nasron, Boestanoel Arifin Adam, H. Mansoer Daoed DT. Palimo Kayo, Prof Dr. Taufik Abdullah, M.A, Ernawati, Nan Tumpuh dan Bodi Dharma.

Berikut Biografi Penerima Anugerah Kebudayaan Sumatera Barat 2024 :
Prof Mr. Mohammad. Nasroen (1907-1968) Pasaman

Prof. Mr. Mohammad Nasroen adalah seorang ahli hukum dan cendekiawan Minangkabau terkemuka yang pernah menjadi Gubernur Sumatera Tengah (1947-1950). la juga seorang pemikir dan ahli pemerintahan, khususnyal masalah otonomi daerah, dan punya minat terhadap masalah-masalah adat-budaya Minangkabau. Karena perhatiannya yang besar terhadap dunia akademis, Universitas Indonesia mengangkatnya sebagai guru besar luar biasa sehingga Nasroen berhak menggunakan gelar profesor di depan namanya.

Baca Juga :  Polsek Koto Tangah Laksanakan Aksi Jumat Bersih

la dilahirkan di Lubuk Sikaping, Pasaman 29 Oktober 1907, dan mendapat pendidikan HIS di Bukittinggi serta MULO di Padang. Sedangkan pendidikan menengah atas ia jalani di Surabaya dan Jakarta. Selanjutnya ia bersekolah hukum di Leiden, Negeri Belanda, tempat di mana ia memperoleh gelar sarjana hukum atau Mr. (Meester in de Rechten) pada tahun 1938.

Baca Juga :  Koramil 1710-07/Mapurujaya Kembali Bagikan Takjil Buka Puasa Ramadhan Untuk Pengguna Jalan

Pulang dari Negeri Belanda dan kembali ke Sumatera Barat, Mr. Mohammad Nasroen bekerja sebagai pengacara atau advokat. Profesi ini ia jalani hingga akhir penjajahan Belanda, yakni setelah Jepang menduduki Indonesia tahun 1942. Di zaman Jepang Nasroen menjadi anggota Kerukunan Minangkabau, sebuah organisasi nasicais, ang ide pembentukannya berasal Mail Gubernur Kenzo Yano.(Buku Pekan Kebudayaan Sumatera Barat 2024)
(Putra-sgm)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Latihan Kerja di Fungsi Samapta, Taruna Akpol TK I Angkatan 57 Batalyon Adhi Wiratama Laksanakan Patroli Preventif

BERITA

Polres Kebumen Lakukan Perjanjian Kerjasama dengan PT Bank Mandiri Persero

BERITA

Menhan Prabowo Dampingi Presiden RI Tinjau PT Pindad di Bandung

ARTIKEL

Panglima TNI Terima Pin Gajah Mada, Sebagai Simbol Warga Kehormatan Puspomad

BERITA

Dr. Alfroki Martha,M.Pd di Dapil 2 Kuranji DPRD Kota Padang dapat dukungan dari Senator H. Muslim M Yatim, Anggota DPD RI

ARTIKEL

Koops Habema Lumpuhkan Anggota  OPM yang Serang Pos Paro

BERITA

Babinsa Dukung Penuh Sambut Kirab Pemilu 2024

ARTIKEL

Apak Kami President, InsyaAllah kalau Hendri Septa – Hidayat Menang, Kota Padang Akan Mendapatkan Dukungan Penuh dari Pemerintah Pusat