Home / BERITA / DAERAH / NASIONAL / PERISTIWA

Friday, 8 December 2023 - 15:27 WIB

Proses Evakuasi Korban Erupsi Marapi Sumatera Barat Secara Resmi Dihentikan  

Agam, Sinyalnews.com,- Proses evakuasi terhadap para pendaki yang menjadi korban erupsi gunung Marapi Sumatera Barat yang terjadi pada Minggu 3 Desember 2023 secara resmi di hentikan pada Rabu malam 6 Desember 2023 sekira pukul 20.00 WIB.

 

Pemberhentian proses evakuasi tersebut disampaikan Wakapolda Sumatera Barat (Sumbar) Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik., M.Si usai memimpin rapat koordinasi dengan seluruh elemen yang tergabung dalam proses evakuasi, TNI-POLRI, Basarnas, BPDB, Relawan dan Masyarakat.

 

Pemberhentian proses evakuasi didasari dengan telah ditemukan pada Sore harinya korban terakhir sesuai data pendaki yang tercatat pada pos BKSDA, data pendaki yang tercatat sebanyak 75 orang, dengan keterangan korban meninggal dunia 23 orang dan korban selamat 52 orang.

Baca Juga :  Sambut Tahun Baru Islam, Kemenag Kota Padang Gelar Pawai dan Penampilan Kesenian Islami Pada Momentum 1 Muharram 1446 H

 

Wakapolda Sumbar juga menekankan usai ditemukannya korban terakhir, tim evakuasi gabungan telah di instruksikan untuk melakukan penyisiran di sekitar kawah Gunung Marapi yang masih berpotensi ada korban lain yang tidak masuk dalam data, dan tim tidak menemukan korban lain diluar data yang ada.

 

“Jika memang ada laporan lain terkait orang hilang tentunya proses pencarian dan evakuasi kita buka kembali, dikarenakan pintu masuk Marapi ini yang cukup banyak,” ungkap Brigjen Pol Edi Mardianto.

 

Terkait masih terjadi erupsi pada gunung Marapi, Wakapolda Sumbar menyampaikan walaupun proses evakuasi telah berakhir, kita semua, instansi terkait dari TNI-POLRI, Basarnas, BPDB dan perangkat nagari akan terus melakukan upaya upaya mitigasi bencana.

Baca Juga :  Batang Cangkiang Dan Ujuang Pulau, Tapal Batas Pauh IX dan Koto Tangah.

 

“Belum ada proses evakuasi masyarakat yang berada di kawasan gunung Marapi, tentunya upaya – upaya pencegahan dampak erupsi kita upayakan baik melalui para Kapolres-kapolres, Dandim dan perangkat nagari yang berada di kawasan sekitar gunung Marapi ini,” jelas Brigjen Pol Edi Mardianto.

 

 

Wakapolda juga menekankan terkait kegiatan pendakian di gunung Marapi Sumatera Barat ini, bersama-sama dengan pihak terkait telah sepakat untuk kegiatan pendakian ke Gunung Marapi “DILARANG”.

 

“Tidak ada lagi, “DILARANG” melakukan kegiatan pendakian Gunung Marapi Sumatera Barat ini sampai waktu yang belum ditentukan,” tegas Wakapolda Sumbar.

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Wilayah Hukum Polda Riau: Bebasnya Para Mafia Hutan Membabat Hutan Mangrove di Palika Kabupaten Rohil

BERITA

Polresta Cilacap Bersama Stakeholder Terkait Melaksanakan Latihan Sispamkota Persiapan Pemilu 2024

ARTIKEL

ATV Pilihan Favorit Wisatawan di Floating Market Lembang

ARTIKEL

Ketua Umum IKKT Buka Pertemuan Gabungan Pengurus IKKT PWA di Balai Sudirman

ARTIKEL

Meneg Keberagaman Bangsa Dengan Baik dan Komprehensif, Ini Penuturan Kabag TU

ARTIKEL

Kasum TNI Pimpin Sertijab Kapuspsi TNI

BADAN NEGARA

Menjadi Solusi Kesulitan Masyarakat Papua, Satgas Yonif 125/SMB Bangun Dermaga Si’mbisa Di Distrik Haju

ARTIKEL

Dua Anggota Babinsa Dari Koramil 07/Maos melaksanakan Kegiatan Serapan Gabah