Home / BERITA / DAERAH / PERISTIWA

Tuesday, 21 November 2023 - 17:45 WIB

Buntut Unjuk Rasa Mahasiswa UBH, Alumni Kecam Pernyataan Rektor 

PADANG, SINYALNEWS.COM – Aksi unjuk rasa mahasiswa Universitas Bung Hatta (UBH) Padang, Senin (20/11/2023) di Rektorat Kampus I Ulak Karang Padang, berbuntut panjang. Tanggapan Rektor UBH, Tafdil Husni terhadap tuntutan mahasiswa dengan melontarkan kalimat yang pedas dan tidak sepantasnya diucapkan, menuai reaksi dari para alumni.

Pasalnya, kata-kata yang diucapkan rektor pada unjuk rasa yang berlangsung hingga malam tersebut, viral di media sosial. Rektor mengatakan, kalau anda tidak suka kuliah di Bung Hatta, keluar. Para alumni mengecam dan tidak terima dengan ucapan tersebut karena sangat menyinggung perasaan.

Salah seorang alumni UBH, Mardefni yang sekarang menetap di Manado, Sulawesi Utara mengatakan pihaknya sangat menyesalkan ucapan tersebut keluar dari mulut sang rektor.

“Seharusnya dalam menyikapi aksi unjuk rasa mahasiswa tersebut, mestinya rektor merespon dengan tenang dan tidak terpancing emosi,” kata mantan Hakim Tipikor dan juga wartawan senior ini.

Dikatakan, rektor sebagai pemegang administrasi tertinggi di perguruan tinggi seharusnya tidak berkata demikian. Para mahasiswa itu masuk dan memilih Universitas Bung Hatta sebagai tempat kuiahnya karena mereka suka kuliah di UBH.

Baca Juga :  PKB Padang Panjang Gelar Pendidikan Kader Loyalis Pertama: Membangun Militansi dan Etika Politik Kader

“Kalau mereka tidak suka kuliah di UBH, mungkin mereka memilih perguruan tinggi lain. Yang mereka tidak suka itu adalah kebijakan rektor yang mereka rasakan merugikan para mahasiswa, bukan karena tidak suka,” tegas nya.

Kata-kata rektor tersebut, lanjutnya, mendapat tanggapan serius dari alumni yang berkomentar di grup whatsapp alumni karena komentar rektor tersebut sangat menyesakkan hati para alumni. Bahkan dikhawatirkan hal ini akan memicu sikap ketidakpercayaan alumni kepada Rektor UBH.

Menurut Mardefni, selama ini kampus Bung Hatta selalu aman dan tentram. Kalau pun ada aksi unjuk rasa mahasiswa selalu berakhir dengan damai, tidak pernah sekalipun anarkhis. Baru kali ini terjadi peristiwa seperti ini, contohnya kemaren ada aksi bakar ban di gedung rektorat sampai menghancurkan kaca-kaca gedung.

“Dari dulu sejak universitas itu berdiri tahun 1981, tidak ada aksi seperti ini. Kalau ada aksi unjuk rasa selalu berjalan damai,” katanya.

Sebelumnya ramai diberitakan, aksi unjuk rasa mahasiswa di Gedung Rektorat Kampus UBH di Ulak Karang, Senin (20/11/2023) hingga malam, berujung anarkis. Sebagian kaca gedung rektorat pecah, pot bunga juga pecah dan berserakan. Selain itu, terlihat puluhan mahasiswa masih berada di dalam kawasan kampus yang dijaga oleh pihak kepolisian dari Polsek Padang Utara yang dibantu Polresta Padang.

Baca Juga :  Keluarga Memiliki Peran Penting Dalam Rangka Membentengi Penyalahgunaan Narkoba

Dalam aksinya, mahasiswa menuntut dana kelembagaan dari awal 2023 yang sampai saat ini belum cair, sehingga mahasiswa terpaksa menggadaikan laptop untuk kelancaran kegiatan mereka. Dana kelembagaan itu biasanya digunakan oleh mahasiswa untuk penunjang kegiatan kampus. Biasanya setelah mengajukan proposal suatu kegiatan, dana kelembagaan cair setelah menunggu satu bulan.

“Namun, proposal yang diajukan sejak Agustus 2023 sampai saat ini dananya belum juga cair,” ujar Rendi Oktriadi, salah seorang mahasiswa yang menjadi orator unjuk rasa.

Tuntutan lainnya terkait tenaga pendidik yang tidak profesional, membawa masalah pribadi ke dalam perkuliahan. Selanjutnya masalah fasilitas yang ada di kampus I, kampus II, dan kampus III tidak ada kesamaan. Juga masih banyak fasilitas di kampus dalam kondisi tidak layak. (devi)

Share :

Baca Juga

BERITA

Babinsa Koramil 1710-01/Kokonao Hadiri Lokakarya Mini Lintas Sektor  

ARTIKEL

Danlanud Didampingi Ketua Pia Ardhya Garini Cabang 7/D.II Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri  Syukuran HUT Ke- 11 RSAU dr. Dody Sardjoto

ARTIKEL

Wujudkan Ketahanan Pangan, Babinsa Mapurujaya Selalu Hadir Bantu Petani

BERITA

GOW Pasbar Gelar Pertemuan Bulanan Di Rumah Adat Tuanku Bosa Talu

ARTIKEL

Breaking News, Kuasa Hukum Srimas Group Benarkan Klientnya Diperiksa Polisi

BERITA

Mahdelmi Terpilih Aklamasi, Musda XI Golkar Padang Panjang Mengalir Hangat dan Penuh Harapan Baru

BADAN NEGARA

Larang Aktivitas Tambang Ilegal, Polsek Talamau, Polres Pasaman Barat Gelar Acara Sosialisasi Larangan PETI

DAERAH

Satgas Gabungan Tembak Mati 5 KST Papua di Pegunungan Bintang, 3 Senjata Disita