Pasaman barat(pasbar),Sinyalnews.com,–Camat lembah melintang Arpan Nst juga mengatakan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem masih menjadi urutan pertama tentang skala prioritas penggunaan dana desa TA 2024, disusul dengan intervensi eliminasi TBC, ketahan pangan serta penurunan stunting, dana operasional pemerintah desa dan optimalisasi pelaksanaan program Jamkesnas” Ujar nya
Penyusunan RKP Nagari harus mengacu pada hasil rembuk stunting, penggalian gagasan aspirasi masyarakat yang secara prinsip dituangkan dalam Pokok-pokok Pikiran Bamus dan skala prioritas lainnya pada tahun perencanaan 2023.

Wali nagari Saripada S, ag juga menyampaikan kan Mengingat Nagari Ujung Gading dengan kawasan padat penduduk, terpenuhinya hak dasar masyarakat seperti sarana air bersih, akses sanitasi layak serta rumah tidak layak huni , intervensi gizi spesifik dan sensitif menjadi bahagian yg tidak terpisahkan dalam rencana aksi penurunan stunting.
Bamus Drs Ahmat Sahrin mengutarakan Pembangunan akan terlaksana dengan baik jika didukung oleh SDM yang berkualitas, dengan demikian diperlukan kreatifitas serta inovasi dalam penggalian potensi Nagari sehingga dapat dikelola dengan baik dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat” Ujar nya
Kelompok Peserta MUSYNA telah memiliki legal standing yang jelas dan sesuai dengan kewenangan Nagari, sehingga hasil yang diharapkan selaras dengan skala prioritas Nagari, Kabupaten dan Nasional.
*Sidang Pleno di pimpin langsung Ketua Bamus Nagari Ujung Gading, dihadiri Camat Lembah Melintang”Arpan Nst, Plt Kadis Sosial, TA PM, Perwakilan Danramil,perwakilan peltu Firman dan kiki Amalia Bhabinkamtibmas,Kepala KUA Lembah Melintang, Perwakilan Kadis Perkim, Kepala Jorong dan Da’i serta Lembaga Kemasyarakatan Nagari.pungkas nya
(0S)














