MANDAU, SINYALNEWS.COM – Sebagai salah satu upaya penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara di tengah masyarakat, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Provinsi Riau Dr. Intsiawati Ayus, SH.MH gelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika) di SMK Negeri 2 Mandau Kab Bengkalis, Riau, Rabu (11/10/2023).
Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar juga dilakukan, dalam rangka program Citra Bhakti/Parlemen dalam Sketsa Kebangsaan.
Dalam pelaksanaannya peserta sosialisasi 4 Pilar tersebut berasal dari SMKN 2 Mandau. Acara Sosialisasi dibuka oleh Kepala SMKN 2 Mandau, Drs, Erdinan.
Intsiawati Ayus, SH.MH mengungkapkan, kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan oleh DPD RI mendapatkan respon positif dari masyarakat.
Intsiawati yang juga menyatakan, bahwa kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan merupakan kegiatan yang sangat penting bagi penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara khususnya terhadap masyarakat.
Intsiawati menyampaikan, bahwa Pilar adalah Tiang Penguat (Bangunan), Pilar juga sebagai dasar (yang pokok) atau induk serta tiang penyangga.
“Pentingnya pilar-pilar kebangsaan yaitu Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR, NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) sebagai Bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara” katanya.
Sedangkan lanjut Intsiawati, dasar hukum sosialisasi 4 Pilar MPR RI adalah UU Nomor 17 Tahun 2014 jo UU Nomor 42 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD Pasal 5 huruf a dan b, Pasal 11 C. Selain itu juga Peraturan MPR RI Nomor 1 Tahun 2014 Tentang tata Tertib MPR RI Pasal 6 huruf a dan b, Pasal 13 huruf C.
Serta yang terakhir Inpres No.6 Tahun 2005 tentang dukungan kelancaran pelaksanaan sosialisasi UUD NRI Tahun 1945 yang dilakukan oleh MPR.
Intsiawati dalam pemaparannya menerangkan pengertian pilar, menurutnya ada tiga poin yakni satu tiang penguat (bangunan), dasar (yang pokok)induk dan tiga adalah tiang Penyangga (Geladak Kapal).
“Sedangkan yang ketiga dalam 4 pilar kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sesungguhnya masih banyak pilar-pilar kehidupan lainnya seperti bendera, bahasa, lambang negara dan lain lain”ujarnya.
Ia juga menerangkan, Tantangan Kebangsaan Menurut TAP MPR No.VI Tahun 2001 Tentang Etika Kehidupan Berbangsa dibagi dua. Ada internal dan eksternal.
Selain itu juga kurangnya keteladanan dalam sikap dan perilaku sebagian pemimpin dan tokoh bangsa dan terakhir tidak berjalannya penegakan hukum secara optimal. Sementara untuk yang eksternal ada dua yakni globalisasi.
Menurutnya pengaruh globalisasi kehidupan yang semakin meluas dan persaingan antar bangsa yang semakin tajam.
“Poin kedua kapitalisme, dimana makin kuatnya intensitas intervensi kekuatan global dalam perumusan kebijakan nasional,” ujarnya.
Intsiawati berharap apa yang disampaikan kepada para siswa SMKN 2 Mandau ini, dapat bermanfaat dan dapat disampaikan minimal di lingkungan masyarakat sekitarnya dalam upaya membuat masyarakat paham terkait pengertian 4 Pilar Kebangsaan serta implementasinya.
Sebelumnya, Kepala SMKN 2 Mandau, Drs, Erdinan dalam sambutan pembukaannya mengatakan, Acara Kegiatan sosialisasi 4 Pilar diikuti oleh seluruh tingkat kelas dari 5 jurusan yang ada di SMKN 2 mandau serta seluruh Diktendik.
“Kami keluarga besar SMKN 2 Mandau merasa mendapat kehormatan atas dipilihnya sekolah kami sebagai tempat kegiatan. Acara seperti ini cukup efektif untuk mendekatkan siswa pada pemahaman 4 Pilar” ujar Erdinan.
Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar dilaksanakan dengan metode motifasi yang sangat menyentuh perasaan peserta kegiatan. Derai air mata disela tawa menjadi momen yg sangat luar biasa. 3 jam waktu terpakai tidak terasa.
Diakhir kegiatan dilakukan kuis dengan hadiah tas dan buku. Acara ditutup dengan poto bersama seluruh peserta dengan anggota DPD RI Prov Riau Dr, Intsiawati Ayus, SH.MH
(Marlim)














