Padang, Sinyalnews.com,– Dalam rangka memperkenalkan Sumbar ke pasar Kenya, yang merupakan pintu masuk Afrika bagian tengah, Gubernur Sumbar mengutus Asisten Ekonomi Pembangunan Wardarusmen SE, MM dan Kadisperindag Novrial SE, MA, Ak memenuhi undangan KBRI Nairobi dalam acara Indonesia Nairobi Expo 2023 (Indonex 2023) tanggal 11 sd 15 Mei 2023.
Melalui pameran perdagangan, pendidikan, dan budaya yang menampilkan produk-produk ekspor terpilih Indonesia tersebut, Pemprov Sumbar ingin meningkatkan peluang pasar perdagangan, pariwisata dan investasi (TTI) dengan Kenya dan negara di sekitarnya, yaitu Somalia, Tanzania, Togo, Uganda, dan lainnya.
“Ajang ini memiliki potensi kerjasama yang juga merupakan tindak lanjut IORA yang diikuti Sumbar beberapa tahun lalu. Pasar Kenya merupakan pintu masuk Afrika bagian tengah,” ungkap Kadisperindag Sumbar Nofrial didampingi Asisten Asisten 2 Setda Prov Sumbar Wadarusmen. sebagai utusan gubernur untuk memenuhi undangan KBRI Nairobi dalam Indonex 2023.
Ditambahkan Nofrial, Afrika Tengah mempunyai populasi relatif besar, ekonomi yang berkembang, dan tanpa disadari sudah melakukan banyak aktifitas ekonomi dengan Indonesia secara formal maupun non formal.
Dalam kesempatan itu, utusan Pemprov Sumbar mengikuti beberapa agenda, diantaranya pertemuan Duta Besar RI Nairobi, dengan Chamber of Commerce Kenya, serta anggota parlemen Somalia.
Utusan juga mempresentasikan potensi Sumbar dalam Indonex 2023 dalam rangkaian one on one meeting dengan para pengusaha yang tertarik dengan display produk UMKM Sumbar yang ditampilkan.
Indonex 2023 juga menampilkan pertunjukan budaya Indonesia, tarian tradisional, peragaan busana dan seni bela diri Pencak Silat Indonesia.
“Dari sampel yang dibawa, beberapa pengusaha tertarik untuk melakukan kerjasama perdagangan dan investasi seperti pengolahan kopi dan teh, keripik ubi atau sanjai, dan kerajinan sendal kulit. Setelah expo, para pengusaha tersebut datang ke hotel untuk mendapatkan info lanjutan tentang eksportir yang bisa dihubungi di Sumatera Barat,” kata Nofrial.
Sementara Asisten Ekonomi Pembangunan Wardarusmen berharap, karena baru berupa penjajakan awal, upaya ini patut ditindaklanjuti oleh pelaku usaha terkait dan KADIN serta lembaga lain dibidang pendidikan, kesehatan dan lain-lain, sehingga peluang-peluang tersebut bisa teraktualisasi.
Beberapa hal.menarik yang terjadi selama expo menurut Wardarusmen adalah, Banyak yang sudah mengetahui dan mencicipi randang, namun belum tau kalau randang adalah makanan khas Sumatera Barat yang mendapat pengakuan sebagai makanan terlezat oleh CNN.
Hal unik lainnya, ternyata murid beladiri silat di seluruh Kenya tercatat ada sekitar 900 orang, dan mereka baru tahu bahwa asal silat adalah dari Sumatera Barat dan sudah diakui sebagai warisan UNESCO.
Bahkan, lanjut Wardarusmen, karena tingginya antusias pengunjung expo tentang Sumbar, KBRI menawarkan jika resepsi HUT RI September nanti dibuat dengan tema Sumatera Barat atau Minangkabau.
(Marlim)














