Home / BERITA / BUDAYA / DAERAH / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PERISTIWA / SUMBAR

Wednesday, 22 July 2026 - 12:56 WIB

Di Antara Bahagia dan Air Mata, Pernikahan Supriyanto dan Okta Melinda Diuji Takdir

Hanya berselang 30 menit setelah ijab kabul, kakak kandung mempelai wanita mengembuskan napas terakhir setelah bertahan demi menyaksikan adiknya sah menjadi seorang istri.

TANAH DATAR .Sinyalnews.com— Allah menciptakan segala sesuatu di dunia ini secara berpasangan. Ada siang dan malam, ada langit dan bumi, ada tawa dan air mata. Demikian pula yang dirasakan pasangan Supriyanto, akrab disapa Bento, dan Okta Melinda atau Comenk, pada hari yang semestinya menjadi momen paling bahagia dalam hidup mereka.

Rabu pagi, 22 Juli 2026, halaman rumah keluarga di Kandang Baru, Paninjauan, Kabupaten Tanah Datar, dipenuhi nuansa haru. Balutan dekorasi kuning keemasan, senyum keluarga, serta lantunan doa mengiringi langkah kedua mempelai menuju pelaminan.

Dengan sekali tarikan napas dan suara yang mantap, Supriyanto mengucapkan ijab kabul. Kalimat suci itu pun dinyatakan sah hanya dalam satu kali ucapan. Hadirin yang menyaksikan spontan mengucapkan syukur.

Momen sakral tersebut turut disaksikan sejumlah tokoh, di antaranya Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, serta Wakil Ketua DPRD Kota Padang Panjang, Mardiansyah, yang menjadi saksi dalam prosesi akad nikah.

Baca Juga :  Arisan IBAP Suku Jambak Sungai Sapih berjalan Lancar, Berikut Penjelasan dan Harapan Darman MTC

Senyum kebahagiaan tampak menghiasi wajah kedua mempelai. Namun, siapa sangka, di balik senyum itu tersimpan sebuah ujian besar yang telah menunggu.

Di saat keluarga tengah larut dalam suasana bahagia, sebuah kabar duka datang bak petir di siang bolong.

Sekitar 30 menit setelah prosesi akad selesai, kakak kandung Okta Melinda yang telah beberapa hari terbaring kritis di Rumah Sakit Umum Daerah Padang Panjang, mengembuskan napas terakhir.

Kepergian itu menghadirkan kesedihan mendalam bagi keluarga besar.

Seolah memiliki ikatan batin yang begitu kuat, almarhum diketahui telah bertahan dalam kondisi kritis selama beberapa hari terakhir. Banyak anggota keluarga meyakini, ia berjuang melawan sakitnya demi satu keinginan: menyaksikan adik tercintanya resmi dipersunting dan menjalani kehidupan baru.

Setelah amanah itu tertunaikan, setelah ijab kabul selesai dan doa-doa dipanjatkan, ia pun pergi menghadap Sang Khalik.

Hari itu, kebahagiaan dan kesedihan hadir dalam waktu yang hampir bersamaan.

Di satu sisi, dua insan dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan. Di sisi lain, keluarga harus merelakan salah satu anggota tercinta kembali kepada Rabb-nya.

Baca Juga :  Novrial, Disperindag Punya Tugas Berat Mengembalikan Kota Padang Sebagai Pusat Perdagangan di Sumatera

Air mata yang awalnya mengalir karena haru menyaksikan akad nikah, berubah menjadi tangis kehilangan.

Namun begitulah kehidupan. Allah menunjukkan kepada manusia bahwa tidak ada kebahagiaan yang abadi, sebagaimana tidak ada kesedihan yang berlangsung selamanya.

Pernikahan Bento dan Okta Melinda menjadi pengingat bahwa setiap takdir telah dituliskan dengan cara yang paling indah menurut-Nya.

Di hari ketika dua hati dipersatukan, sebuah jiwa juga dipanggil pulang.

Mungkin inilah makna terdalam dari sebuah kehidupan; bahwa dalam setiap pertemuan, selalu ada perpisahan. Dalam setiap tawa, terkadang terselip air mata.

Dan pada Rabu itu, di Kandang Baru Paninjauan, langit seakan menjadi saksi, bahwa cinta, pengorbanan, kebahagiaan, dan kehilangan, dapat hadir dalam satu waktu yang sama.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Selamat menempuh hidup baru kepada Supriyanto dan Okta Melinda. Semoga rumah tangga yang dibangun menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, dan almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.”(paulhendri)

Share :

Baca Juga

BADAN NEGARA

Dua Rumah Warga Kamang Mudiak Rusak Akibat Tambang Batu Kapur Ilegal

BERITA

*Polres Pasaman Barat Peduli Kemanusiaan, Polres Pasaman Barat Gelar Donor Darah Bersama PMI*

BERITA

Tengsawer ’83 Berduka. Malaysianto Meninggal Dunia Dalam Usia 57 Tahun

BERITA

Kepala SLB Etnik Kreatif Nusantara Resmikan Pameran Hasil Karya Siswa dan Market Day

BERITA

Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-95 Tahun Satgas Yonif 122/TS Melaksanakan Upacara Di PLBN Skouw 

ARTIKEL

Nasional Eks-Komandan Sat-81 Kopassus Brigjen TNI Taufiq Shobri Dipromosikan Menjadi Waaster KSAD

ARTIKEL

Ka UPTD Logam Disperindag Sumbar Terima Kunjungan Praktisi Pendidikan Joko Sunadi

BERITA

Kejagung Setor Rp 3,1 Triliun