Home / BERITA / DAERAH / EKONOMI / HUKUM

Sunday, 8 October 2023 - 11:05 WIB

Aktifitas Reklamasi dipantai konang di hentikan oleh kkp

DUMAI, SINYALNEWS.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) menghentikan sementara aktivitas reklamasi yang berlangsung di Pantai Koneng, Kota Dumai, Riau.

Penghentian sementara merupakan tindak lanjut hasil pengawasan atas pelanggaran kegiatan pemanfaatan ruang laut melalui reklamasi yang tanpa dilengkapi Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL).

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin menjabarkan bahwa penyegelan lahan reklamasi seluas 1 Ha dari total 8,5 Ha milik PT. UMK dilakukan lantaran tidak dilengkapi Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) dan dilakukan tanpa mengantongi izin reklamasi.

Adin juga memastikan Bahwa penghentian sementara Reklamasi di pantai Konang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku.

Baca Juga :  Kakan Kemenag Kota Padang Terima Piagam Penghargaan Dari Majelis Taklim Miftahul Jannah Kota Batam  

Sebelum dilakukan penghentian sementara Adin menjelaskan Bahwa Polisi khusus pengelolaan wilayah pesisir dan pulau pulau kecil ( POLSUS PWK3K ) Telah melakukan pemanggilan terhadap Pt UMK untuk diminta keterangan lebih lanjut terkait kasus tersebut.

“Dari hasil pengambilan keterangan perwakilan perusahaan ( BAP ) di temukan pelanggaran atas pemanfaatan Ruang Laut dan kemudian PT UMK diwajibkan untuk mengajukan perizinan PKKPRL dan izin Reklamasi.” Terang Adin

Dengan demikian pt UMK tidak diperkenankan untuk melanjutkan proses Reklamasi untuk sementara waktu dengan dokumen KKPRL di terbitkan ucap Adin

Penghentian proses kegiatan tersebut ditandai dengan pemasangan papan penghentian sementara yang di disaksikan oleh direktur pengawasan pengelolaan sumber daya kelautan.Halid K jusup di dampingi kadis dkp prov Riau pada lokasi proyek

Selanjutnya Adin menghimbau bagi para pelaku usaha dan perusahaan lainnya dalam pengembangan ruang laut wajib mengurus perizinan pwrsetujuan kesesuain kegiatan pemanfaatan ruang laut ( PKKPRL )

Baca Juga :  Warung Nasi Goreng Milik Beni Hangus dilalap si Jago Merah

Dalam hal ini KKP telah mengakomodasi dalam penyusunan struktur ruang dan pola penyusunan rencana tata ruang dan rencana zonasi . Sesusai dengan undang undang no 11 tahun 2020 tentang cipta kerja kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang laut ( KKPRL ) merupakan persyaratan dasar pengelolaan ruang Laut oleh karenanya setiap pelaku usaha wajib memenuhi aturan yang berlaku.

Menteri kelautan dan perikanan. Sakti wahyu trengono telah menegaskan bahwa PKKPRL penting agar pelaku usaha mempunyai landasan hukum dalam proses pemanfaatan laut sesuai dengan prinsip ekonomi biru

Hal tersebut bertujuan untuk menyeimbangkan antara kepentingan investasi dan kelestarian lingkungan.

Jurnalis : Irwansyah

Share :

Baca Juga

BERITA

SMAN 3 Padang Gelar Acara Gebyar Muharram 1445 H

BERITA

Bupati Dan Kapolres Batang Beri Apresiasi Paskibraka Jalankan Tugas Dengan Baik

BERITA

CILACAP: RUMAH WARGA HANGUS TERBAKAR, DIDUGA KONSLETING LISTRIK 

BERITA

Sosialisasi Perda Nomor 9 Tahun 2018, Maigus Nasir : Jangan Sampai Anak Kemenakan Kita Terjerumus ke Dalam Penyalahgunaan Narkoba

BERITA

Ja’far S.HI Anggota DPRD Kota Padang Safari Ramadhan di Mushalla Baitul Insyaf Sungai Sapih

BERITA

Masyarakat Harus Pahami Potensi Wilayahnya untuk Turunkan Stunting

BERITA

Gelar Baksos dan Penyuluhan, INSANO Batam Berikan Sembako ke Panti Asuhan YA BUNAYYA  

BERITA

Carut Marut Penerima BLT di Kecamatan Bungus Diduga Camat Bungus Tahu dan Menutupinya