Home / BERITA / DAERAH / NASIONAL / PERISTIWA

Sunday, 6 August 2023 - 13:55 WIB

Kapolres Pasaman Barat Kawal Langsung Kepulangan Warga Pigogah yang Demo Tolak PSN Air Bangis

PASAMAN BARAT, SINYALNEWS.com,- Kapolres Pasaman Barat, AKBP. Agung Basuki S.IK. ikut mengantar kepulangan warga Pigogah Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu malam (5/8).

Sebelumnya sekitar seribu warga Pigogah tersebut berunjuk rasa selama enam hari sejak Senin (31/7) hingga Sabtu (5/8). Warga menuntut Gubernur Sumbar, Mahyeldi, membatalkan rencana PSN di Air Bangis.

Kepulangan pengunjuk rasa tersebut dikawal langsung oleh Kapolres Pasaman Barat untuk memastikan keamanan sampai ke rumah masing masing di daerah pelosok tersebut.

“Semalam kita kawal kepulangan masyarakat pendemo asal Pigogah Patibubur. Alhamdulilah, Masyarakat sudah sampai dalam keadaan aman, sehat dan lengkap,” Ungkap Kapolres Pasbar, Agung Basuki di Simpang Empat, Minggu.

“Mereka pulang dengan bus yang sudah disediakan oleh Pemkab Pasaman Barat sejak Sabtu siang. Mereka berangkat dari Padang Sabtu kemaren sekitar jam 3 Sore dan sampai di Pigogah pada Minggu malam. Bus rombongan terakhir sampai di Pigogah sekitar jam 3 dinihari tadi ,” jelasnya Agung Basuki.

Baca Juga :  Bunda Refan Jadi Narasumber pada Workshop "Pendamping Calon Pengantin dan Keluarga Beresiko Stunting Melalui Pendekatan Ekonomi Keluarga dan Pemberdayaan Poktan UPPKA

Pengamanan dan pengawalan 100 Personel Polres Pasaman Barat dan 60 Personel Brimob Polda Sumbar.

Sebelumnya Sabtu, Irjen Pol Suharyono Kapolda Sumbar menyampaikan pihaknya telah mengamankan kepulangan masyarakat Pigogah Nagari Air Bangis yang sudah 6 hari melaksanakan unjuk rasa di Kota Padang.

Dari berbagai sumber yang dihimpun, diketahui bermula dari rencana Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diusulkan Pemerintahan Provinsi Sumbar.

Sejak senin 31/7/23 sekitar 1.500 orang masyarakat berasal dari Pigogah Air Bangis melakukan aksi demonstrasi penolakan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Aksi unjuk rasa dilaksanakan di ruas Jalan Sudirman, di depan Kantor Gubernur Sumbar. Ada sekitar 1.500 massa yang ikut aksi. Mulai dari orang dewasa, pemuda, dan anak-anak sekolah.

Baca Juga :  182 Pegawai R4 Padang Panjang Sempat Dirumahkan, Kini Berpeluang Jadi PPPK Paruh Waktu

Tuntutan masyarakat bertemu Gubernur Sumbar dialog secara langsung. Masyarakat berharap agar diberi ketenangan untuk beraktivitas dan diberi kebebasan di kebun yang mereka tanam.

Sebab sebelumnya ada dua keluarga mereka yang ditangkap karena memanen sawit dari kebun yang diklaim pemerintah.

Namun, hingga Jumat (4/8), Gubernur Sumbar tak pernah menemui pendemo. Gubernur disebut justru menemui massa tandingan dan bersilaturahmi setelah salat subuh.

Pada Sabtu siang (5/8), Wabup Pasaman Barat Risnawanto bersama Polresta Padang mengajak warga untuk pulang ke Jorong Pigogah Air Bangis.

Kegiatan ini berlangsung dengan aman dan terkendali, semua masyarakat yang tidur dan menginap sementara di masjid raya sudah dipulangkan dan di kawal oleh PJR, Brimob, Samapta dan kita pastikan aman sampai ke Pasaman Barat.

(Dolo)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Kisah Inspiratif Jenderal TNI Agus Subiyanto: Panglima TNI Yang Tak Lupa Akar

BERITA

Di Penghujung Kekuasaan Fadly Amran Mutasi 51 Pejabat 

BERITA

AKBP Wahyu Rohadi Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Kasat Lantas Polres Pekalongan

ARTIKEL

Pelajar dan Guru Berprestasi Sumbar di Undang Ikut Upacara Peringatan Hari Pahlawan di TMP Kalibata 

BERITA

Gali Informasi Museum Batik Lewat Sidakon Mustika

ARTIKEL

Turnamen Bola Voly Kodim 1710/Mimika Dalam Rangka Memeriahkan HUT RI Ke-79 Tahun 2024

ARTIKEL

Wisuda SNFB SKB DiHadiri Ketua DPRD Padang Panjang” Allex Saputra : Jangan Malu Lanjutkan Sekolah Di Paket C

BERITA

Lupa Matikan Tungku Kayu Gudang Sapu di Paninggaran Pekalongan Terbakar