Home / BERITA / HUKUM / PERISTIWA

Friday, 4 November 2022 - 08:39 WIB

Syafril Huda Anggota DPRD Sumbar Prihatin Dengan Kasus Yang Terjadi di PGAI Padang

 

Padang, Sinyalnews.com,- Syafril Huda anggota Komisi 1 DPRD Prov Sumatera Barat sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa kepala SMA PGAI Padang. “Sebagai anggota dewan, saya prihatin dan miris melihat kejadian di PGAI Padang” ujar politisi PPP ini.

 

Negara kita negara hukum, ada jalur untuk mencari penyelesaian masalah, bukan dengan cara kekerasan seperti ini, lanjutnya.

 

“Tindakan premanisme seperti ini tidak bisa dibenarkan, aparat harus bertindak agar tidak ada lagi orang atau kelompok yang main hakim sendiri” ucap Syafril Huda geram.

 

Didalam video yang beredar, terlihat kalau pelakunya sudah dewasa semua, bahkan ada yang memakai seragam coklat seperti pakaian dinas polri atau satpam. “Apa mereka tidak berpikir, kalau perbuatan mereka tersebut telah mencoreng dunia pendidikan Sumbar ” ujar Syafril Huda setengah bertanya.

 

Tidak seharusnya mereka berbuat seperti itu, apalagi itu terjadi dilingkungan sekolah yang mana masih jam belajar dan disaksikan oleh para siswa. “Kalau memang ada permasalahan, selesaikan saja secara hukum, jangan mengorbankan proses belajar mengajar yang pada akhirnya akan merusak mental anak-anak kita” harap H.Syafril Huda.

Baca Juga :  Program SEMATA Bantu Keluarga Hendri, Wako Hendri Septa: Ini Semata mencari Ridho Allah SWT!

 

Seperti diberitakan sebelumnya, kepala SMA PGAI Padang dianiaya oleh sekelompok preman di lingkungan sekolah tersebut. Dalam video yang beredar, terlihat kepala sekolah diseret-seret keluar oleh para preman tersebut.

 

Peristiwa kekerasan yang menimpa kepala SMA PGAI Padang tersebut sudah ditangani oleh pihak berwajib.

 

(Marlim)

Syafril Huda Anggota DPRD Sumbar Prihatin Dengan Kasus Yang Terjadi di PGAI Padang

Padang, Sinyalnews.com,- Syafril Huda anggota Komisi 1 DPRD Prov Sumatera Barat sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa kepala SMA PGAI Padang. “Sebagai anggota dewan, saya prihatin dan miris melihat kejadian di PGAI Padang” ujar politisi PPP ini.

Negara kita negara hukum, ada jalur untuk mencari penyelesaian masalah, bukan dengan cara kekerasan seperti ini, lanjutnya.

“Tindakan premanisme seperti ini tidak bisa dibenarkan, aparat harus bertindak agar tidak ada lagi orang atau kelompok yang main hakim sendiri” ucap Syafril Huda geram.

Baca Juga :  FOPI Kota Padang Ikut Open Turnamen FOPI se - Sumatera Barat

Didalam video yang beredar, terlihat kalau pelakunya sudah dewasa semua, bahkan ada yang memakai seragam coklat seperti pakaian dinas polri atau satpam. “Apa mereka tidak berpikir, kalau perbuatan mereka tersebut telah mencoreng dunia pendidikan Sumbar ” ujar Syafril Huda setengah bertanya.

Tidak seharusnya mereka berbuat seperti itu, apalagi itu terjadi dilingkungan sekolah yang mana masih jam belajar dan disaksikan oleh para siswa. “Kalau memang ada permasalahan, selesaikan saja secara hukum, jangan mengorbankan proses belajar mengajar yang pada akhirnya akan merusak mental anak-anak kita” harap H.Syafril Huda.

Seperti diberitakan sebelumnya, kepala SMA PGAI Padang dianiaya oleh sekelompok preman di lingkungan sekolah tersebut. Dalam video yang beredar, terlihat kepala sekolah diseret-seret keluar oleh para preman tersebut.

Peristiwa kekerasan yang menimpa kepala SMA PGAI Padang tersebut sudah ditangani oleh pihak berwajib.

(Marlim)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Kapolda Sumbar Pimpin Apel Pagi Pertama di Tahun 2023

BERITA

Beri Bimbingan Manasik Haji, Kakamenag Kasiman : Niatkan Ibadah Ikhlas karena Allah  

BERITA

Patroli Malam Polsek Kedungwuni, Antisipasi Balap Liar

BADAN NEGARA

Kodim 0736/Batang Bagikan Ratusan Paket Sembako secara Langsung ke Rumah Penduduk

BERITA

JADI KORBAN SODOMI DI PASAMAN Orangtua Harus Bawa Anaknya Konsultasi ke Psikolog

BERITA

Kemendagri Dorong Revitalisasi Pertanian Melalui ICT: Tingkatkan Produktivitas Petani

ARTIKEL

Pemilu Ketua dan Wakil Ketua OSIM MTsN 1 Padang Telah Usai, Paslon Nomor 3 Menang Telak

ARTIKEL

Pagi ini Gunung Merapi Erupsi Lagi Dentuman Keras Kagetkan Warga Sekitarnya