Home / ARTIKEL / BERITA / BUDAYA / DAERAH / EKONOMI / MAKANAN / NASIONAL / PERISTIWA / UMKM

Friday, 4 November 2022 - 23:21 WIB

BMKG Pusat Adakan Simulasi Tsunami Fun Driil di Kota Padang

BMKG Pusat Adakan Simulasi Tsunami Fun Driil di Kota Padang

Padang, Sinyalnews.com,- Bentuk kepedulian dan persiapan dalam menghadapi berbagai bencana yang melanda di Indonesia, khususnya di kota Padang, Sumatera Barat, Pemerintah Kota Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana daerah( BPBD) akan melaksanakan kegiatan simulasi TSUNAMI FUN DRIIL, dalam rangka World Tsunami Awarenes Day yang jatuh pada tanggal 5 November 2022.

Menurut Endrizal Kalaksa BPBD Kota Padang “Kegiatan ini dilaksanakan, menindaklanjuti persiapan indonesia untuk mendapatkan sertificate TSUNAMI READY COMMUNITY. Pemerintah Indonesia melalui BMKG Pusat mengadakan kegiatan simulasi TSUNAMi Fun DRIIL untuk 9 Desa/kelurahan Se Indonesia. Untuk kota padang sendiri akan dilaksanakan di 2 Kelurahan, yakni kelurahan Purus dan Kelurahan Lolong Belanti”.

Baca Juga :  *Kasus Mobil Tabrak Becak Hingga Akibatkan Seorang Nenek Patah Tulang Berakhir Damai*

Kelurahan Purus sendiri dijadikan Pusat Kegiatan Simulasi dan sebagai tempat Evakuasi di Hotel Mercure, sementara di Lolong Belanti di Pusatkan di SD 15 samping Makam pahlawan dan titik evakuasi/ shelter di SMPN 7 Padang”, Ujarnya

Kegiatan ini di dukung oleh Walikota Padang dan Sekda yang merupakan bentuk kepedulian menghadapi potensi Bencana dan Tsunami, sehingga melalui kegiatan ini insya Allah kita terjauh dari bencana tersebut.

Sedangkan menurut Andree Algamar “Simulasi Tsunami merupakan program yang mengedepankan kolaborasi masyarakat, tokoh masyarakat, pusat peringatan dini tsunami, dan BPBD terkait kesiapsiagaan bencana tersebut”.

Program kesiapsiagaan masyarakat ini diposisikan sebagai subjek, bukan objek lagi. program ini untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana seperti tsunami”. Ujarnya Andree

Baca Juga :  Kapolsek Lembah Melintang Bersama Tim Gabungan Gelar Operasi Pekat  

UNESCO menetapkan 12 indikator dalam persiapan menghadapi bencana, seperti peta bahaya tsunami yang mudah dimengerti, informasi perkiraan jumlah orang di wilayah bahaya, papan informasi publik tentang gempa dan tsunami, inventarisasi sumber daya ekonomi, infrastruktur, politik dan sosial untuk mengurangi risiko bahaya tsunami.

Alhamdulillah Kota Padang ada 2 Kelurahan yang akan ikut dalam kegiatan Simulasi Tsunami yakni Kelurahan Purus dan Lolong Belanti, kita berharap semua Unsur terkait agar dapat mensukseskan kegiatan ini, Semoga Kota Padang bisa masuk Penilaian UNESCO, ujarnya.

(Marlim)

Share :

Baca Juga

BERITA

Upacara Hari Kebangkitan Nasional Tingkat Kecamatan Sampang

BERITA

Jasad Pria Yang Nekat Menceburkan Diri ke Alur Sungai Sambong Berhasil di Evakuasi Kondisi Tak Bernyawa

ARTIKEL

Kepala Bakamla RI Hadiri Peresmian Masjid Ibadurrahman oleh Menteri Agama

BERITA

Sidang Dugaan Pelecehan Seksual Unand Terus Berlanjut : Para Saksi Sudah Diperiksa

BERITA

Gubernur Sumbar Buka Rapat Monev Program Strategis Kementrian Koperasi dan UKM RI Sistem Informasi Data Terintegrasi

BERITA

Terkait Beredarnya Beras Palsu “Novrial : Laporkan Apabila Menemukan Beras Palsu

BERITA

Terbakar Api Cemburu, Seorang Pria Nekad Membunuh Mantan Pacarnya

BADAN NEGARA

Babinsa Pos Ramil 1714-07/ Fawi Mengajak Warga Jaga Kondusifitas