Padang, Sinyalnews.com,- Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumatera Barat menginstruksikan kepada seluruh anggota Muhammadiyah melaksanakan Shalat Hari Raya Idul Fitri pada hari Jumat, 21 April 2023.
Hal tersebut tertuang dalam surat instruksi yang dikeluarkan PW Muhammadiyah Sumbar yang ditandatangani oleh Dr, Bakhtiar, M.Ag (Ketua) dan Drs, H, Apris, MM (Sekretaris).
“Dasar kita melaksanakan Shalat Hari Raya Idul Fitri pada hari Jumat (21/4) adalah Maklumat PP Muhammadiyah nomor 01/MKM/1,0/E/2023 tanggal 28 Jumadil Akhir 1444 H/21 Januari 2023 M tentang “Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, Zulhijjah”.ujar Dr, Bakhtiar, Sabtu (15
Penetapan 1 Ramadan, kata Dr, Bakhtiar memiliki potensi sama dengan pemerintah, tetapi awal Syawal dan Zulhijjah ada potensi berbeda dengan pemerintah karena Muhammadiyah memakai hisab hakiki wujudl hilal, sementara pemerintah berpedoman pada kriteria MABIMS.
“Potensi perbedaan ada pada awal Syawal dan Zulhijah hal ini karena menurut kriteria MABIMS bulan bisa dilihat pada tinggi bulan sekurang-kurangnya 3 derajat dan elongasinya 6,4 derajat.” Tuturnya.
Dr, Bakhtiar mengingatkan supaya jika terjadi perbedaan jangan dijadikan sebagai sumber perpecahan, karena umat Islam di Indonesia memiliki pengalaman dalam perbedaan.
Perbedaan di tubuh umat Islam bukan suatu yang baru, oleh karena itu Bakhtiar mendorong dari perbedaan itu lahir sikap saling menghargai, menghormati dan toleransi atau tasamuh, serta menimbulkan pernghargaan dan kearifan atas perbedaan.
“Jangan juga dijadikan sumber yang membuat kita Umat Islam dan warga bangsa lalu retak, karena ini menyangkut ijtihad yang menjadi bagian denyut nadi perjuangan perjalanan sejarah Umat Islam yang satu sama lain saling paham, menghormati dan saling menghargai.” Imbuhnya.
(Marlim)














