Diduga Menjadi Korban Arisan Online Emak-emak di Padang Layangkan Gugatan ke Pengadilan   

Padang, Sinyalnews.com,- Merasa dirugikan karena tak juga menerima uang hasil arisan online, warga Padang berinisial DL menggugat TS selaku owner arisan ke Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Padang. Menurut penggugat saat diwawancarai di PN, dia mengaku mulai mengikuti arisan online itu sejak 2018.

“Setahun berjalan, semuanya lancar. Tahun kedua mulai tak lancar, hingga kemudian pada 2020 arisan online itu dihentikan oleh tergugat,” kata DL, Selasa (21/2).

Selama ikut arisan sejak 2018 itu, DL telah menyetor uang sebesar Rp.38.450.000 untuk tiga jenis arisan yang dijalankan tergugat. DL pun kemudian menagih hasil arisan, tapi saat dimintai kejelasan, tergugat bilang kalau uangnya belum ada karena banyak anggota urutan atas yang belum melakukan pembayaran kembali.

Baca Juga :  Diduga Tabrakkan Diri Ke Kereta, Mahasiswi Asal Semarang Tewas Ditabrak KA di Sragi

DL menagih terus ke tergugat namun cuma dijanji-janjikan oleh TS, dan akhirnya TS membuat rincian/catatan uang yang harus dibayarkan TS kepada DL “Pada Oktober 2020, tergugat menghubungi untuk meminta nomor rekening saya, tapi dia hanya mentransfer uang Rp.950 ribu,” jelasnya.

Sementara itu, itu kuasa hukum penggugat Jefrinaldi, S.H., M.H., Dera Novitasari, S.HI, Mesa Marcelina, S.H. dari kantor hukum Jefrinaldi Rajo Intan & Associates, berharap hakim menegakkan keadilan dengan mengabulkan gugatan penggugat karena tergugat di dalam persidangan telah membenarkan dalil-dalil gugatan penggugat. Serta Hakim dalam memutus perkara harus arif dan bijaksana yang bertindak sesuai dengan norma-norma yang hidup dalam masyarakat baik norma-norma hukum, norma-norma keagamaan, kebiasan-kebiasan maupun kesusilaan dengan memperhatikan situasi dan kondisi pada saat itu, mengingat masalah ini adalah masalah arisan online dengan menggunakan media sosial berupa facebook dan whatsap.

Baca Juga :  Ormas Islam Keluar Pernyataan Tidak Percaya Terhadap Presiden Jokowi

“Putusan perkara perdata ini akan digelar 6 Maret 2023 mendatang, kita mengharapkan Hakim yang memeriksa perkara ini menegakkan kebenaran dan keadilan. Karena dalam keterangan tergugat pun, dia mengakui kalau memang belum membayarkan uang hasil arisan DL,” kata Jefrinaldi saat diwawancarai usai sidang.

Adapun agenda sidang pada Senin sore di PN Padang dengan diketuai hakim tunggal Eka Prasetya adalah penyerahan bukti tambahan dari pihak penggugat.

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Gegara Rem Blong Kendaraan Truk Pengangkut Logistik Menabrak Rumah Warga

BERITA

MKKS Kota Padang Gelar Coffee Morning Bersama Kapolresta Padang dan Jajaran

ARTIKEL

Dua Tim Humas Kemenag Padang Ikut Sukseskan Launching 1 Juta Pohon Matoa

ARTIKEL

RANG KOTO BARALEK GADANG Penjamuan Batagak Penghulu Koto, Prof.Dr.H.Fauzi Bahar,M.Si Dt.Nan Sati

BERITA

AKP Afrino SH, MH : Di Tunggul Hitam, Balita Usia 3 Tahun Hilang di Depan Rumah yang sedang Banjir

BERITA

Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-115,Dalam Rutan Diikuti WBP   

ARTIKEL

Ketua LKAAM Sumbar Prof.Dr. Fauzi Bahar,M.Si Narasumber Pengenalan Budaya Lokal di IPDN Kampus Sumbar

ARTIKEL

Peringati Hari Bhayangkara ke-77, Wako Hendri Septa Terima Penghargaan dari Kapolresta Padang