PADANG, Sinyalnews.com – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang, Dr. H. Yasril, S.Ag., MA, mengapresiasi tujuh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendapat amanah melaksanakan pengumpulan data Survei Kerukunan Umat Beragama (KUB) Tahun 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan Yasril dalam Rapat Persiapan Pelaksanaan Pengumpulan Data Survei Kerukunan Umat Beragama Tahun 2026 yang berlangsung di ruang kerja Kemenag Kota Padang, Senin (12/10/2026).
Ketujuh ASN tersebut adalah Gusriadi, Almi Effendi, Zarisman Tanjuang, Juli Armadhan, Marni, Mei Siska, dan Suryani.
Yasril menegaskan, pengumpulan data survei bukan sekadar tugas administratif, melainkan tanggung jawab strategis untuk menyediakan data yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar penguatan kerukunan umat beragama di Kota Padang.
Menurutnya, pelaksanaan survei membutuhkan integritas, ketelitian, profesionalitas, serta sikap netral dari setiap petugas. Data yang dihimpun akan menjadi gambaran penting dalam memahami kondisi kerukunan masyarakat, hubungan antarumat beragama, serta perkembangan sikap toleransi di tengah keberagaman.
“Setiap informasi harus diperoleh secara cermat dan disampaikan sesuai kondisi yang sebenarnya, tanpa dipengaruhi kepentingan pribadi maupun kelompok,” demikian penegasan Yasril dalam arahannya.
Ia juga mengingatkan para petugas agar mengikuti pedoman survei dan menjaga etika komunikasi dengan masyarakat maupun responden. Dengan pendekatan yang santun, terbuka, dan saling menghormati, proses pengumpulan data diharapkan berjalan lancar serta menghasilkan informasi yang kredibel.
Dukung Penguatan Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan
Yasril menjelaskan, Survei Kerukunan Umat Beragama memiliki keterkaitan dengan Asta Protas Kementerian Agama, khususnya penguatan kerukunan dan cinta kemanusiaan.
Menurutnya, membangun kerukunan tidak cukup hanya melalui seruan toleransi. Diperlukan pula pemahaman yang baik mengenai kondisi nyata masyarakat agar program pembinaan kehidupan beragama dapat disusun secara tepat sasaran.
Survei KUB menjadi salah satu instrumen untuk mengidentifikasi perkembangan kehidupan beragama, memahami tantangan yang dihadapi masyarakat, serta menyediakan bahan evaluasi bagi penyusunan kebijakan dan program penguatan kerukunan.
Melalui data yang berkualitas, upaya membangun kehidupan beragama yang damai, inklusif, dan saling menghargai diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih terarah.
ASN Berperan Menjaga Harmoni di Tengah Keberagaman
Yasril berharap, amanah yang diberikan kepada tujuh ASN tersebut dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan menjadi kontribusi nyata Kementerian Agama dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Ia menekankan bahwa perbedaan agama, keyakinan, dan latar belakang sosial harus menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, bukan menjadi sumber perpecahan.
Karena itu, penguatan kerukunan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi, dialog, pelayanan keagamaan yang inklusif, serta keteladanan aparatur dalam bersikap adil dan menghormati perbedaan.
Melalui pelaksanaan Survei Kerukunan Umat Beragama Tahun 2026, Kemenag Kota Padang berkomitmen mendukung terwujudnya kehidupan beragama yang rukun, damai, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.
Apresiasi terhadap tujuh ASN tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas, sekaligus memperkuat fondasi toleransi serta menjaga harmoni sosial demi terwujudnya Kota Padang yang damai dan harmonis.
Penulis: HarisTJ














