Home / BERITA / BUDAYA / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PERISTIWA / SUMBAR

Friday, 10 July 2026 - 12:08 WIB

Belajar dari Bali, Padang Panjang Bidik Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel dan Berbasis Budaya

Padang Panjang.Sinyalnews.com — Setiap daerah memiliki jalannya sendiri untuk maju. Ada yang tumbuh karena kekuatan ekonomi, ada pula yang besar karena mampu menjaga identitas budayanya di tengah derasnya arus modernisasi. Dari Bali, Pemerintah Kota Padang Panjang mencoba belajar bahwa kemajuan dan budaya sejatinya tidak harus berjalan berseberangan.

Dipimpin langsung Wali Kota Padang Panjang, H. Hendri Arnis, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), rombongan Pemerintah Kota Padang Panjang melaksanakan studi komparatif ke Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, Bali, pada 7 hingga 10 Juli 2026.

Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda perjalanan dinas. Lebih dari itu, ia menjadi ikhtiar mencari inspirasi tentang bagaimana sebuah daerah mampu membangun pemerintahan yang modern, akuntabel, namun tetap berakar kuat pada nilai budaya dan kearifan lokal.

Pilihan jatuh kepada Denpasar dan Badung bukan tanpa alasan.

Denpasar selama ini dikenal sebagai salah satu kota yang berhasil memadukan modernisasi dengan pelestarian budaya. Di tengah laju pertumbuhan ekonomi, perkembangan teknologi, serta tingginya mobilitas masyarakat, ibu kota Provinsi Bali itu tetap mampu menjadikan adat dan tradisi sebagai fondasi pembangunan.

Pelayanan publik terus bertransformasi melalui berbagai inovasi birokrasi dan digitalisasi, namun nilai-nilai budaya tetap menjadi ruh dalam setiap kebijakan.

Saat menerima rombongan Padang Panjang, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bahkan menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan di daerahnya tidak terlepas dari sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, Forkopimda hingga masyarakat adat.

Denpasar, kata dia, menjalankan pemerintahan dengan berlandaskan filosofi Vasudhaiva Kutumbhakam, yang bermakna seluruh manusia adalah satu keluarga, serta semangat Sewaka Dharma, yakni melayani adalah sebuah kewajiban.

Baca Juga :  Kejagung Tak Ajukan Banding Atas Vonis Terdakwa Richard Eliezer

“Nilai-nilai itu selalu kami tanamkan dalam tata kelola pemerintahan. Pemerintah bersama Forkopimda berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Jaya Negara.

Bagi Padang Panjang, filosofi tersebut memiliki irisan yang kuat dengan nilai-nilai yang selama ini hidup di Ranah Minang.

Jika Bali memiliki kekuatan desa adat, maka Padang Panjang memiliki falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) yang selama ini menjadi identitas dan pegangan masyarakat.

Kesamaan itulah yang menjadikan Bali relevan untuk dipelajari.

Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis mengatakan, daerah yang maju adalah daerah yang tidak pernah berhenti belajar.

“Kami ingin mengetahui bagaimana Kota Denpasar membangun tata kelola pemerintahan, mengelola desa adat dan desa dinas, menjaga ketenteraman masyarakat, serta membangun sinergi bersama Forkopimda dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Menurut Hendri, pembangunan tidak cukup hanya ditopang oleh besarnya anggaran atau melimpahnya sumber daya.

Yang lebih penting adalah membangun sistem yang mampu bekerja secara terpadu, profesional, serta memiliki visi jangka panjang.

Hal serupa juga terlihat di Kabupaten Badung.

Daerah yang menjadi salah satu motor ekonomi Bali itu dikenal memiliki kekuatan fiskal yang besar melalui sektor pariwisata. Namun di balik besarnya pendapatan daerah, Badung tetap mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian budaya, serta harmonisasi hubungan antara pemerintah, masyarakat adat, pelaku usaha dan aparat keamanan.

Bagi Padang Panjang, pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga bahwa kemajuan tidak hanya diukur dari tingginya pendapatan daerah, tetapi juga dari kemampuan menjaga identitas, membangun kolaborasi, dan menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.

Baca Juga :  Dandim 1615/Lotim Turun Langsung Cek Prasasti Tugu TMMD Ke-121

Kehadiran unsur Forkopimda dalam rombongan juga menjadi pesan penting bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara parsial.

Stabilitas pemerintahan, keamanan, ketenteraman sosial, serta percepatan pembangunan hanya dapat terwujud melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, mulai dari tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi hingga persaingan antar daerah yang semakin ketat, keterbukaan untuk belajar dari keberhasilan daerah lain menjadi sebuah keniscayaan.

Karena itu, hasil dari studi komparatif ini diharapkan tidak berhenti pada laporan administrasi semata.

Lebih dari itu, berbagai praktik baik yang dipelajari di Bali diharapkan dapat diterjemahkan menjadi kebijakan nyata, mulai dari penguatan pelayanan publik, peningkatan koordinasi lintas sektor, pengembangan ekonomi berbasis budaya, hingga lahirnya inovasi tata kelola pemerintahan yang semakin efektif dan akuntabel.

Pada akhirnya, perjalanan ke Bali ini bukan sekadar tentang jarak yang ditempuh ribuan kilometer dari Ranah Minang.

Ini adalah tentang sebuah ikhtiar.

Tentang keberanian sebuah kota kecil di kaki Gunung Marapi untuk terus belajar, berbenah dan mencari inspirasi demi masa depan yang lebih baik.

Sebab sebuah daerah tidak akan menjadi besar hanya karena sumber daya yang dimilikinya, tetapi karena kesediaannya membuka diri, belajar dari keberhasilan orang lain, dan tetap berpijak pada jati dirinya sendiri.

Dan bagi Padang Panjang, identitas itu adalah budaya, nilai-nilai religius, serta semangat kebersamaan yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakatnya. Dari Bali, kota kecil itu pulang membawa satu pelajaran penting: kemajuan akan menjadi lebih bermakna ketika tetap berpijak pada akar budaya dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.(paulhendri)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Taman Marga Satwa Bukittinggi Kinantan (TMSBK) menjalang Tahun Baru 2023 diBanjiri Wisatawan.

BERITA

Reza Mileniq Berjaya di Turnamen Biliar Fun Game Osama Tingkat Pemula di Padang Panjang

ARTIKEL

Kedatangan Walikota Hendri Arnis dan Istri Disambut Antusias Jajaran Pemko dan Warga Padang Panjang Bahkan Gubernur Mahyeldi

BERITA

BSI Raih 8 Penghargaan dalam Ajang 12th Infobank Digital Brand Recognition  

ARTIKEL

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Kodim 1710/Mimika Bersama Polres Mimika Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Hari Raya 2025

BERITA

Dandim 1710/Mimika Pimpin Apel Pagi Prajurit Dan PNS Kodim

BERITA

Upaya Stabilisasi, Kodim 0703 Cilacap dan Dinas Pangan Gelar Gerakan Pangan Murah  

BERITA

Buka Raker Tahun 2023 Kemenag Kota Padang, Kakanwil Sampaikan Rekomendasi Rakernas