Home / BERITA / DAERAH / EKONOMI / KOTA PADANG PANJANG / MAKANAN / NASIONAL / SUMBAR / UMKM

Tuesday, 12 May 2026 - 10:41 WIB

Tengah Maraknya Kekhawatiran Pangan, Kota Padang Panjang Justru Raih Prestasi Nasional sebagai Kota Pangan Aman Level 4 dari BPOM RI

PadangPanjang.Sinyalnews.com- Pemerintah Kota Padang Panjang kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui raihan Piagam Penghargaan Kota Pangan Aman Level 4 (Baik) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Capaian ini menegaskan komitmen kota tersebut dalam menghadirkan pangan yang aman bagi masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Plt Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang, Elyunaida, kepada Wali Kota Hendri Arnis yang didampingi Wakil Wali Kota Allex Saputra di Balai Kota.

Piagam yang ditandatangani Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Elin Herlina ini menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi dan langkah strategis Pemko Padang Panjang dalam meningkatkan keamanan pangan di wilayahnya.

Wali Kota Hendri menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan BPOM kepada Padang Panjang, serta mengapresiasi seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah bekerja keras.

Ia menegaskan bahwa sebagai kota kuliner, Padang Panjang memerlukan standar keamanan pangan yang tinggi agar masyarakat dan pengunjung dapat menikmati produk kuliner dengan rasa aman dan nyaman.

Menurutnya, penghargaan ini menjadi pemacu semangat untuk terus memperkuat sistem pengawasan, pembinaan, dan edukasi terkait keamanan pangan di seluruh lini.

Hendri juga menegaskan dukungan penuh Pemko terhadap program-program pengawasan pangan dari BPOM, terutama dalam memastikan produk yang beredar benar-benar memenuhi standar yang berlaku.

Sementara itu, Elyunaida menyatakan bahwa penghargaan Kota Pangan Aman Level 4 merupakan bukti sinergi kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga kualitas pangan.

Ia memaparkan bahwa hanya dua daerah di Sumatera Barat yang mencapai Level 4 kategori Baik, yakni Padang Panjang dan Kabupaten Sijunjung. Dari kategori kota, Padang Panjang menjadi satu-satunya yang meraih predikat tersebut.

Baca Juga :  Mengurai Masalah Bangsa dan Negara Indonesia Kemarin Untuk Hari Esok Bersama Aspirasi Pada 27 Desember 2023

Menurut Elyunaida, prestasi ini sangat baik dan diharapkan menjadi pijakan awal bagi Padang Panjang untuk naik ke Level 6 atau kategori Unggul pada penilaian berikutnya.

Ia juga menjelaskan indikator-indikator umum penilaian, mulai dari pengawasan pangan olahan, PIRT, pangan segar asal tumbuhan, pangan segar asal hewan, hingga sistem pembinaan keamanan pangan daerah.

Padang Panjang dinilai mampu memenuhi berbagai indikator tersebut sehingga masuk kategori Baik dan layak menerima pengakuan nasional dari BPOM.

Penghargaan ini juga memperlihatkan bahwa berbagai program pengawasan pangan di Padang Panjang berjalan sesuai rencana dan mendapat dukungan luas dari publik.

Dalam kesempatan lain, Ketua PWI Padang Panjang, Supriyato menilai penghargaan tersebut merupakan bukti bahwa Padang Panjang tidak hanya dikenal sebagai kota kuliner, tetapi juga sebagai kota yang mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat dan wisatawan terhadap makanan yang mereka konsumsi.

Ia menyebut bahwa kebanggaan ini dirasakan oleh seluruh warga, mengingat reputasi Padang Panjang sebagai kota kuliner tujuan di Sumatera Barat kini diperkuat dengan legitimasi keamanan pangan dari BPOM.

Menurut Supriyato, di tengah persaingan destinasi kuliner, aspek keamanan pangan menjadi nilai penting yang menentukan kepercayaan pengunjung dan keberlanjutan sektor kuliner itu sendiri.

Ia menegaskan bahwa orang datang ke Padang Panjang bukan hanya untuk menikmati rasa makanan, tetapi juga untuk mendapatkan kepastian bahwa makanan tersebut aman. Dan hal itu, menurutnya, telah berhasil dibangun oleh pemerintah kota.

Baca Juga :  Danlanud Sultan Hasanuddin Menerima Tim Audit Itjen TNI

Supriyato juga menyoroti maraknya kekhawatiran masyarakat terkait makanan berbahaya, penggunaan bahan tambahan ilegal, dan produk yang tidak terawasi. Dalam kondisi ini, penghargaan yang diterima Padang Panjang menjadi penanda kuat bahwa pemerintah serius menjaga keselamatan pangan.

Ia menyimpulkan bahwa makna terdalam dari penghargaan ini bukan sekadar prestasi birokrasi, melainkan bentuk nyata dari komitmen menjaga keselamatan warganya dan kepercayaan publik terhadap kota.

Acara penyerahan penghargaan ini turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako, I Putu Venda, serta Kepala Dinas Kesehatan, Sonya Themiarto bersama pejabat terkait.

Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bukti bahwa keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang dikelola secara terpadu oleh seluruh perangkat daerah.

Dengan capaian ini, Padang Panjang terus memperkuat citra sebagai kota yang tidak hanya unggul dari sisi kuliner, tetapi juga menjunjung tinggi standar kualitas dan keamanan pangan yang dibutuhkan masyarakat modern.

Pemko berharap penghargaan ini dapat meningkatkan kesadaran pelaku usaha dan masyarakat untuk terus menjaga mutu pangan, sekaligus memperkuat kepercayaan wisatawan terhadap Padang Panjang sebagai kota kuliner yang aman.

Seiring meningkatnya tuntutan publik terhadap konsumsi pangan yang aman, Padang Panjang menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pengawasan, pembinaan, dan edukasi, sehingga mampu melangkah menuju level penilaian yang lebih tinggi di masa mendatang. (Paul)

Share :

Baca Juga

BERITA

Wako Padang Fadly Amran Menutup Final Turnamen Bola Voli SMPN 28 Padang Cup-XI, Apresiasi Semangat Sportivitas Pelajar

BADAN NEGARA

Panglima TNI Resmikan Gedung Trisula Denjaka dan Serahkan Ransus Mobile Dual Ramp System

ARTIKEL

Menhan Prabowo Dampingi Presiden Joko Widodo dalam Kunjungan Paus Fransiskus di Istana Merdeka

BADAN NEGARA

Polres Solok Bergerak Cepat Evakuasi Korban Longsor di Tambang Emas Ilegal Sungai Abu, Solok.

BERITA

Gunungpati Jadi Sasaran Penghijauan, Polda Jateng tanam ribuan Pohon Polda Jateng Gelar Bakti Sosial Penghijauan Di Lokasi Penyangga Air Kota Semarang

BADAN NEGARA

Anggota DPRD Sawahlunto Masrisal Tanggapi PAW Dirinya Dari Partai PKP

BERITA

Tugu Perbatasan Kabupaten Brebes dengan kabupaten Cilacap memperihatinkan

ARTIKEL

Babinsa Karangreja Komsos Dengan Warga Dan Pantau Wilayah Binaan