Home / SEPAK BOLA

Sunday, 15 March 2026 - 22:00 WIB

“Di Meja Bukber Itu, Ratusan Karyawan MTJ–MT Group Menemukan Hangatnya Keluarga di Bulan Ramadan”

Bukittinggi.Sinyalnews — Di bawah cahaya lampu gantung yang hangat di ballroom Hotel Santika Bukittinggi, ratusan karyawan duduk berdampingan. Tawa, canda, dan obrolan ringan mengalir tanpa sekat. Malam itu, bukan sekadar acara berbuka puasa bersama, tetapi sebuah perjumpaan hati antara pimpinan dan para pekerja yang selama ini menjadi denyut kehidupan dapur-dapur pelayanan masyarakat.

Selama tiga hari berturut-turut, 13–15 Maret 2026, Yayasan Maju Terus Jaya bersama PT MT Group menggelar kegiatan buka puasa bersama ratusan karyawan Dapur SPPG MBG. Mereka datang dari berbagai dapur operasional di wilayah Padang Panjang dan sekitarnya,SPPG Busur, SPPG Sigando, SPPG Polres Padang Panjang, hingga SPPG Sawah Tangah Pariangan.

Momentum Ramadan itu terasa lebih bermakna. Para karyawan yang sehari-hari disibukkan dengan aktivitas dapur dan pelayanan kini duduk satu meja dengan para pimpinan. Tidak ada jarak. Yang ada hanyalah rasa syukur dan kebersamaan.

Pimpinan Yayasan MTJ, Dessy Zona atau yang akrab disapa Bunda Dessy, mengatakan kegiatan ini sengaja dihadirkan sebagai ruang memperkuat hubungan kekeluargaan di lingkungan yayasan dan perusahaan.

“Buka puasa bersama ini bukan sekadar seremoni Ramadan. Ini adalah momen untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa memiliki di antara kita semua. Operasional empat dapur SPPG yang berjalan sejak November 2025 bisa bertahan dan berkembang karena kerja keras seluruh karyawan,” ujarnya.

Baca Juga :  Raih Emas, Atlet Drumband Jawa Timur Diguyur Bonus Rp100 Juta, Aceh dan Sumut Tunggu Angka Pasti

Di hadapan ratusan karyawan, Direktur Utama MTJ Group, Indra Jaya, menegaskan bahwa keberhasilan yang diraih bukanlah milik segelintir orang di jajaran pimpinan.

“Keberhasilan ini milik kita bersama. Tanpa kekompakan tim di lapangan, program ini tentu tidak akan berjalan dengan baik,” katanya, disambut tepuk tangan para karyawan.

Senada dengan itu, Komisaris MT Group, Taufik Indra, mengingatkan bahwa Ramadan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga bulan untuk memperkuat nilai-nilai kerja yang jujur dan penuh tanggung jawab.

“Ramadan mengajarkan kita tentang kebersamaan, kejujuran, dan amanah dalam bekerja. Jika nilai-nilai ini dijaga, maka organisasi akan tumbuh kuat,” ujarnya.

Suasana semakin khidmat ketika tausiyah disampaikan oleh dua ulama Sumatera Barat, yakni Buya Hamidi dari Padang Panjang dan Ahmad Dzaky dari Bukittinggi.

Dalam ceramahnya, Buya Hamidi mengingatkan bahwa setiap pekerjaan dapat menjadi ibadah jika dilandasi niat yang tulus.

“Apapun pekerjaan kita, jika diniatkan karena Allah, maka ia akan bernilai ibadah. Karena itu bekerjalah dengan jujur, ikhlas, dan penuh tanggung jawab,” pesannya.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Dukung Rencana Turnamen Tinju Amatir se Sumatera

Sementara Ustaz Ahmad Dzaky menekankan pentingnya menjaga salat sebagai pondasi spiritual dalam kehidupan seorang Muslim, termasuk dalam dunia kerja dan organisasi.

“Jika salat dijaga, insyaAllah kehidupan juga akan terjaga. Dari situlah kekuatan spiritual lahir dalam menjalankan amanah pekerjaan,” ujarnya.

Usai azan Magrib berkumandang, ratusan tangan serempak menengadah memanjatkan doa sebelum berbuka. Kurma dan air menjadi pembuka sederhana, tetapi penuh makna.

Acara kemudian dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah, sesi hiburan, serta pembagian berbagai hadiah menarik. Sebagai bentuk apresiasi kepada karyawan, pihak perusahaan bahkan menyiapkan hadiah utama berupa sepeda motor dan paket umrah.

Tak hanya itu, kegiatan juga dirangkai dengan penyaluran zakat kepada para penerima manfaat sebagai wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

Di penghujung acara, kebersamaan terasa semakin erat. Foto bersama yang diabadikan malam itu menjadi saksi bahwa sebuah organisasi tidak hanya dibangun oleh sistem dan manajemen, tetapi juga oleh rasa saling menghargai dan kebersamaan.

Ramadan malam itu di Bukittinggi bukan hanya tentang berbuka puasa. Ia menjadi cerita tentang kepedulian, tentang rasa memiliki, dan tentang keluarga besar yang tumbuh dari tempat kerja.(paulhendri)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Angin Puting Beliung Rusak Tiga Rumah Warga Kecamatan Alian

ARTIKEL

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar Gelar Sosialisasi Konsumen Cerdas bagi Siswa dan tokoh Masyarakat Kab Kepulauan Mentawai

ARTIKEL

SMPN 9 Air Camar Padang Peduli Musibah Banjir Pesisir Selatan

ARTIKEL

Jalan Padang -Bukittinggi Putus Total “Masjid Putih Itu, Tempat Berteduh Warga Terkurung Longsor”

ARTIKEL

FIK UNP lakukan FGD dengan Dispora Sumbar dan Dispora Kota Padang terkait Pembukaan Prodi Kepelatihan Fisik Olahraga

ARTIKEL

Satpol PP Sumbar Ikuti Upacara HUT Damkar ke-107, Satpol PP ke-76, dan Satlinmas ke-64 di Jakabaring Palembang

ARTIKEL

Pencak Silat Polda Sumbar Raih Medali di Kejuaraan Nasional Kapolri Cup 2 thn 2024 di Jakarta

BADAN NEGARA

Kemenag Kota Padang Berduka, Salah Seorang Tenaga Pendidik MTsN 6 Kota Padang Tutup Usia, Berikut Harapan dan Arahan Kepala Kantor Saat Melepas Almarhum