PadangPanjang.Sinyalnews.com-Suasana Ramadhan di Kota Padang Panjang terasa berbeda di arena Milleniq Billiard. Turnamen Biliar Ramadhan Ceria HC 4A–4B yang dibuka langsung oleh Wali Kota Padang Panjang menghadirkan pertarungan teknik, mental, dan ketenangan di bawah tekanan.
Empat nama melangkah ke semifinal.Tambul Luxe (HC 4B), Oji RV (HC 4A), Hadi GN (4A), dan Kamba Vella
Di semifinal pertama, Tambul tampil luar biasa agresif. Menghadapi Oji RV, ia bermain cepat dan presisi. Break keras dan penyelesaian rapi membuat Oji sulit mengembangkan permainan. Skor 6–1 menegaskan dominasi Tambul menuju final.
Sementara di semifinal kedua mempertemukan Hadi GN dan Kamba Vella. Duel sesama HC 4A ini berlangsung lebih ketat. Namun konsistensi Hadi dalam membaca posisi bola membuatnya unggul 5–3 dan berhak menantang Tambul di partai puncak.Hadi melaju ke final,hadapi Tambul

Di babak Final, menjadi sajian terbaik malam itu. Hadi dan Tambul saling bergantian mengumpulkan poin. Permainan indah dan penuh tensi memaksa laga ditentukan hingga race ke-11.
Break penentuan dilakukan Hadi. Bola 2 masuk, bola 1 nyetel. Bola di meja terbuka, hanya bola 5 yang sedikit dempet dengan bola 6. Setelah memasukkan bola 4, setelan bola putih terlalu kencang dan menempel di rel meja. Hadi sempat ragu. Pukulan bola 5 hanya “nangkring” di depan lubang.
Kesempatan emas jatuh ke tangan Tambul, diselesaikan satu persatu.
Tinggal bola 8 dan 9. Posisi bola 8 setengah dempet rel, bola putih membentuk sudut sekitar 30 derajat. Dengan sedikit keraguan, Tambul mengeksekusi. Bola 8 gagal masuk, memantul ke rel pendek bawah dan berhenti sekitar 15 sentimeter dari lubang.
Hadi tak menyia-nyiakan peluang kedua. Dengan ketenangan penuh, satu per satu bola diselesaikan hingga memastikan kemenangan dramatis.Sorak tepuk tangan pun pecah. Hadi GN keluar sebagai juara dalam pertarungan yang tak mudah.
“Kutipan Sang Juara & Runner Up”
Sang juara, Hadi GN, mengaku laga final menjadi salah satu pertandingan paling menegangkan sepanjang ia bermain.
“Di race terakhir itu saya sempat ragu. Bola putih nempel di rel bikin tekanan terasa sekali. Tapi saya bilang ke diri sendiri, jangan ulangi kesalahan. Alhamdulillah bisa menyelesaikan dengan tenang. Kemenangan ini bukan soal trofi, tapi soal mengalahkan rasa gugup,” ujar Hadi.
Sementara itu, runner up Tambul tetap menunjukkan sportivitas tinggi meski gagal memanfaatkan peluang emas.
“Itu momen krusial di bola 8. Saya akui ada sedikit keraguan saat eksekusi. Di pertandingan seperti ini, mental benar-benar diuji. Hadi tampil lebih tenang di akhir. Selamat untuk dia,” kata Tambul.
Sementara ditempat yang sama,Owner Milleniq Billiard, Ilhamdi, yang juga pengurus POBSI Sumatera Barat seksi pertandingan dan juri, menyebut turnamen Ramadhan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari pembinaan atlet lokal.
“Kami ingin Ramadhan tetap produktif dan positif. Turnamen ini jadi ruang pembinaan mental tanding, terutama bagi pemain handicap 4A dan 4B. Atmosfernya kompetitif, tapi tetap menjunjung sportivitas. Ke depan, Milleniq siap bersinergi dengan POBSI untuk melahirkan atlet-atlet potensial dari Padang Panjang dan Sumatera Barat,” tegas Ilhamdi.
Turnamen Ramadhan Ceria ini akhirnya bukan hanya menghadirkan juara dan runner up, tetapi juga menyisakan pelajaran penting. di meja hijau, teknik boleh hebat, tapi mental adalah penentu segalanya.(Paulhendri)













