Home / ARTIKEL / BERITA / DAERAH / EKONOMI / KOTA PADANG / NASIONAL / OTOMOTIF / PENDIDIKAN / PERISTIWA / PUTRA SGM / SUMBAR / UMKM

Friday, 19 September 2025 - 08:00 WIB

IRWAN ZULDANI : Berikan Pembekalan Kepada Peserta Bimtek Perbengkelan Roda Dua dan Pengelasan

PADANG SINYALNEWS.COM,–Industri otomotif bengkel sepeda motor merupakan jasa dan layanan yang sangat diperlukan oleh banyak masyarakat, pelaku IKM perbengkelan perlu menambah wawasan dan meningkatkan kemampuan sehingga kemajuan industri di Kota Padang akan menjadi lebih baik.

Hal ini diungkapkan Kadis Perindag Sumbar Novrial saat memberikan arahan kepada para peserta Bimbingan Teknis Perbengkelan Roda dua kota Padang Angkatan 1 tahun 2025 di aula SMKN 1 Sumbar, Kamis (18/9/2025).

“Usaha yang akan terus bertahan adalah usaha jasa, seperti bengkel sepeda motor ini. Setiap hari berapapun yang dikirim ke Padang selalu habis terjual. Itu artinya peluang usaha di bidang perbengkelan ini sangat besar” ujar Novrial.

Dalam rangka hal tersebut, maka Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Perindag Prov Sumatera Barat bekerja sama anggota dewan melalui dana pokir Irwan Zuldani, SE, MM memfasilitasi kegiatan Pelatihan wirausaha perbengkelan roda dua bagi pelaku industri kecil menengan
di Kota Padang, 16-20 September 202.

Baca Juga :  Ketua DPD FPI Kepri Minta Batalkan Kenaikan Tarif Listrik & Hentikan Pemutusan Sementara Aliran Listrik, Tarif Listrik Naik Bebankan Masyarakat

Sementara anggota DPRD Sumbar dari Partai Nasdem, Irwan Zuldani, SE, MM menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek seperti ini harus terus ditumbuhkembangkan karena sangat menyentuh kaum muda milineal yang terus berjuang bagi pengembangan diri dan usaha yang sementara digeluti sebagai upaya menggerakkan perekonomian masyarakat kecil.

Berbeda dengan Kadisperindag Sumbar Novrial, Irwan Zuldani lebih menekankan kepada keramahan dalam pelayanan. “Meski saudara sangat ahli dalam memperbaiki sepeda motor, akan tetapi jika pelayanan saudara tidak ramah, maka saudara pasti akan ditinggal pelanggan” ujar Irwan Zuldani.

Selain itu kata Irwan, disiplin juga salah satu penentu bengkel akan ramai pelanggan. “Jika bengkel sering tutup, maka otomatis pelanggan anda akan mencari bengkel lain dan belum tentu dia akan kembali menjadi pelanggan anda” ucap anggota Komisi III DPRD Sumbar ini. Jadi kata Irwan
kunci utama dalam bisnis jasa adalah ramah dalam pelayanan, disiplin dalam berusaha serta tarif dan harga sesuai.

Baca Juga :  Cabuli Bocah Dibawah Umur, Seorang Pria di Wanareja Diamankan Polisi

Irwan Zuldani juga menegaskan kalau dirinya terus mendorong pelbagai kebijakan produktif dalam mengembangkan potensi sumber daya manusia. Ia menambahkan agar sektor industri kecil perlu mendapat perhatian ekstra karena sektor ini mampu menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran. “Dana pokir saya selalu saya arahkan pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat berupa pelatihan dan perlombaan seperti Bimtek perbengkelan roda dua, perbengkelan las dan bimtek UMKM. Ada juga Lomba Baju Lomba Qasidah”. Serta bantuan bibit tanaman untuk kelompok Tani, ucapnya.

“Kami sangat mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini, saya ingin melihat produk-produk yang dihasilkan setelah pelatihan yang mungkin bisa memberikan inspirasi dan kreasi bagi peserta dimasa mendatang,”harapnya.

(Marlim)

Share :

Baca Juga

BADAN NEGARA

Patroli Tiga Pilar Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap Di Malam Satu Suro

HUKUM

Tak Terpuji! Diduga Oknum Lurah di Batam Mabok Mabok-an & Peluk Biduan Cafe

ARTIKEL

Prajurit TNI Raih Prestasi di Lomba “Hacking” BSSN

ARTIKEL

Sub Satgas Penyelundupan TNI Gagalkan Penyelundupan 46 Ton Bawang Bombai Ilegal di Pelabuhan Dwikora

BERITA

Wagub Audy Tutup Gelaran MTQ Provinsi ke-40 di Solsel, Fokus Beralih ke MTQ Nasional di Kaltim Tahun Depan

ARTIKEL

Monas Buka Wisata Video Mapping Malam Libur Lebaran 2023 Ribuan Pengunjung dari barbagai Daerah

BERITA

Malam Anugerah Pemilihan Duta Wisata Bujang Jo Gadih Tahun 2023

BERITA

Mardiansyah Serap Aspirasi Warga Tanah Pak Lambik: “Dewan Harus Hadir di Tengah Rakyat”