Home / ARTIKEL / BADAN NEGARA / BERITA / BUDAYA / EKONOMI / HUKUM / NASIONAL / PUSPEN TNI / TNI

Sunday, 13 July 2025 - 10:41 WIB

Babinsa Koramil 07/Maos menghadiri Peringatan Tahun Baru Hijriah Berupa Pentas Wayang Kulit

Cilacap-SINYALNEWS – Pada hari sabtu malam tanggal 12/7/2025 pukul 20.00 wib Serka Tofik selaku Babinsa telah selesai menghadiri peringatan tahun baru hijriah berupa pentas wayang kulit semalam suntuk di Desa Karangjati tepatnya di lapangan Desa karangjati Kecamatan Sampang Kabupaten Cilacap jawa tengah.

Sebelum acara di mulai terlebih dahulu di buka dengan bacaan basmallah lalu menyanyikan beberapa lagu seperti lagu Indonesia raya, lagu gugur gunung dan lagu Karangjati Nyawiji dan setelah selesai di lanjutkan dengan sambutan serta penyerahan tokoh wayang kulit dan melanjutkan pagelaran wayang kulit tersebut.

Menurut Tofik selaku babinsa, indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan seni tradisional yang beragam dan unik salah satunya ialah seni pertunjukan wayang kulit,
Wayang kulit sendiri adalah sebuah bentuk teater bayangan tradisional yang menjadi salah satu warisan budaya indonesia yang paling terkenal.

Baca Juga :  Divhumas Polri Raih Presisi Award Atas Prestasi Strategi Komunikasi Publik

“Untuk pegelaran wayang kulit di Desa Karangjati dengan Ki dalang Sigit Jono Saputro ini bertemakan “Petruk Petele Hilang”
Antusias warfa karangjati sendiri itu juga sangat luar biasa sekali hampir semuanya hadir ke lapangan guna menonton dan menghadiri kegiatan gebyar wayang kulit yang diadakan oleh pemerintah Desa Karangjati.”ucap Tofik

Baca Juga :  Gelar Upacara Ziarah dan Tabur Bunga, Polwan Polres Pekalongan Teladani dan Hormati Jasa-Jasa Para Pahlawan

Kegiatan itu di hadiri juga oleh Suratno selaku Kepala Desa Karangjati, Budi Narimo selaku Plt.Camat Sampang, Serka Tofik selaku babinsa, Aiptu Kuswoto selaku babinkamtibnas, Yohari selaku tokoh adat, Rofik selaku ketua BPD ,perangkat Desa dan seluruh warga Karangjati

Semoga dengan tema dan isi cerita dalam pagelaran wayang kulit ini bukan sekedar tontonan biasa namun juga menjadi tuntunan hidup bagi masyarakat karena dalam alur cerita wayang kulit tersebut mengandung nilai – nilai moral, etika dan ajaran budi pekerti yang disampaikan melalui alur cerita dalam pagelaran wayang itu.”pungkasnya.

 

Share :

Baca Juga

BERITA

Tengsawer ’83 Gelar Acara Halal bil Halal

BADAN NEGARA

Polda Sumbar GO Bulanan TW II T.A 2024, Ini Penekanan Kapolda Sumbar

ARTIKEL

Cegah Kegiatan Ilegal dan Gangguan Keamanan, Satgas Yonif 122/TS Laksanakan Pemeriksaan Ketat di Jalur Perbatasan Papua

ARTIKEL

Satgas TMMD Ke 121 Terus Kerahkan Dump Truck Kerjakan Penimbunan Jalan

ARTIKEL

Kapolda Pimpin Upacara Peringatan Hari Juang Polri di Polda Sumbar

BERITA

Tim Sepaktakraw Sumbar Tutup Latihan dengan ‘Babuko Basamo’

ARTIKEL

UNP Gelar Tes Kesehatan dan Kebugaran untuk Dosen dan Tenaga Kependidikan Tahun 2025

ARTIKEL

SMA Kartini Batam Gelar Rapat Penyusunan dan Pengesahan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan