Padang, Sinyalnews.com – Semangat kebersamaan dan tradisi turun-temurun kembali terwujud dalam perayaan Iduladha di kalangan kaum Suku Guci Paruik Datuk Rajo Di Guci, Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat. Tahun ini, kaum Suku Guci dengan khidmat menyembelih lima ekor sapi dengan berat rata-rata 80-100 kg per ekornya.
Tradisi kurban ini bukan hanya sekadar ritual ibadah tahunan, melainkan juga menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota kaum. Kebiasaan ini telah berlangsung secara turun-temurun, menunjukkan kuatnya komitmen mereka dalam menjaga warisan adat.

Prosesi pemotongan hewan kurban turut dihadiri oleh para pemuka adat, termasuk Panghulu Suku Guci Pauh IX, yang memberikan dukungan dan menyaksikan langsung pelaksanaan tradisi ini. Penyembelihan dilakukan oleh Musdasman Rajo Ameh ST, seorang penyembelih bersertifikat.
M. Zon Rajo Gandam, selaku ketua panitia kurban tahun ini, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh peserta kurban atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengemban amanah ini. “Kami sangat berterima kasih atas partisipasi dan kepercayaan seluruh anggota kaum. Ini adalah bukti kekompakan kita,” ujarnya.
M. Zon juga menegaskan pentingnya profesionalisme dalam penyembelihan. “Untuk penyembelihan memang dibutuhkan profesional, agar berjalan sesuai syariat,” jelasnya.
Harapan besar disampaikan oleh Musdafirman Datuk Rajo Diguci sebagai panghulu kaum. Beliau menekankan pentingnya menjaga tradisi ini demi kerukunan hidup berkaum. “Tradisi ini adalah fondasi kerukunan kita. Semoga tetap lestari dan semakin memperkuat ikatan persaudaraan di antara kita,” tutur Datuk Rajo Diguci.
Puncak dari acara kurban ini selalu diakhiri dengan makan bersama seluruh anggota kaum. Hidangan lezat yang disiapkan oleh para ibu-ibu Bundo Kanduang menjadi simbol kebersamaan dan kehangatan yang tak terpisahkan dari perayaan ini setiap tahunnya.















