Home / ARTIKEL / BADAN NEGARA / BERITA / BUDAYA / EKONOMI / HUKUM / NASIONAL / PUSPEN TNI

Friday, 9 May 2025 - 19:57 WIB

Bakamla RI Identifikasi Isu Penguatan Sistem Informasi Keamanan Dan Keselamatan Laut Nasional

Jakarta-SINYALNEWS – Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan dan sinergi antar instansi dalam menjaga keamanan laut nasional, Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) melaksanakan kegiatan Rapat Identifikasi Isu Penguatan Sistem Informasi Keamanan dan Keselamatan Laut Nasional. Kegiatan berlangsung di Kantor Rawamangun Bakamla RI, Jumat (9/5/2025).

Kegiatan Rapat ini dipimpin oleh Direktur Strategi Keamanan Laut Bakamla RI Laksamana Pertama Bakamla Dafit Santoso. Dalam sambutannya, dirinya  menyampaikan bahwa Kegiatan rapat hari ini merupakan upaya tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2023 tentang Kebijakan Nasional Keamanan, Keselamatan dan Penegakan Hukum (KKPH) di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia.

Sebagai salah satu Negara Kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki tanggung jawab dan kepentingan strategis dalam menjaga keamanan dan keselamatan perairan nasional. Seiring perkembangan kondisi strategis maka kompleksitas ancaman di wilayah laut Indonesia meningkat sehingga memerlukan sistem informasi yang terintegrasi dan responsif.

Baca Juga :  Keluarga besar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat mengucapkan selamat kepada Rina Gustika dan Epran telah Naik Pelamin

Adapun urgensi penguatan sistem informasi yaitu pengembangan sistem informasi secara maksimal di era teknologi digital saat ini. Sistem informasi yang terintegrasi dan responsif menjadi tulang punggung dalam pengawasan, deteksi dini, dan respon cepat terhadap berbagai ancaman keamanan dan keselamatan laut. Kebutuhan akan data yang akurat, real-time, dan dapat diakses oleh pemangku kepentingan terkait, merupakan sebuah keniscayaan. Hal ini mencerminkan pentingnya sinergi antar lembaga untuk berbagi informasi dan sumber daya dalam menghadapi tantangan bersama.

Turut hadir sebagai narasumber, Asisten Deputi Koordinasi Telekomunikasi dan Informatika Kementerian Politik dan Keamanan RI Marsekal Pertama TNI Agus Pandu Purnama, dan Unit Kerja Tim Kerja Sama dan Pemantauan Audit TIK – Direktorat Strategi dan Kebijakan Teknologi Pemerintah Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital Bapak Ivan Syahreza, S.T.

Baca Juga :  Mahdelmi Kembali Nahkodai FORKI Kota Padang Panjang 2023-2027

“Dengan adanya diskusi yang konstruktif dan terbuka, diharapkan dapat mengidentifikasi tantangan dan kelemahan sistem informasi keamanan dan keselamatan laut yang ada saat ini, sehingga dapat dirumuskan solusi  rekomendasi untuk penguatan sistem informasi keamanan dan keselamatan laut nasional,” ucap Laksma Bakamla Dafit di akhir rapat.

Rapat ini melibatkan sembilan instansi, yaitu TNI Angkatan Laut, Kepolisian Perairan (Polair), Sistem dan Teknologi Informasi Keimigrasian Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Direktorat Jenderal Bea & Cukai Kementerian Keuangan, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) dan Kenavigasian Direktorat Jenderal Hubungan Laut Kementerian Perhubungan, Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Badan Siber dan Sandir Negara (BSSN), dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). (Humas Bakamla RI)

 

Share :

Baca Juga

BADAN NEGARA

Ja’far serahkan Bantuan Pokir tahun anggaran 2023 MTI Baiturahman, Komplek Bumi Minang III Sungai Sapih

ARTIKEL

Satgas Pamtas RI–RDTL Pos Oepoli Tengah Laksanakan Pelayanan Kesehatan Keliling di Desa Natemnanu Utara

BERITA

Kejuaraan Menembak Antar Pelajar, Perebutkan Piala Dandim 2023

BERITA

Kadis Pendidikan Barlius Sambut Kedatangan Tim OSN Sumbar di BIM.

ARTIKEL

Kankankemenag Tinjau Persiapan Revitalisasi KUA Padang Utara Dan KUA Koto Tangah

ARTIKEL

Diduga Pungli Berkedok Komite Di SMA Negeri 1 Lubuk Basung

ARTIKEL

Ukir Sejarah Tingkat Nasional, Siswa SMA 3 Padang Raih Medali Emas pada O2SN di Jakarta

BERITA

Kelurahan Gunung Pangilun Gelar Rakorbang RKPD Tahun 2024