Home / ARTIKEL / BERITA / BUDAYA / DAERAH / EKONOMI / NASIONAL / PERISTIWA

Friday, 2 August 2024 - 15:49 WIB

Jacob Ereste : Kematian Yang Tragis dan Sia-sia

SINYALNEWS.COM — Orang yang enggan berbuat baik itu penyebabnya tidak cuma karena kikir, tetapi juga tamak dan rakus untuk sesuatu yang dia puja seperti harta kekayaan yang dia miliki tak hanya dalam bentuk material, tetapi juga ide, gagasan serta ilmu dan pengetahuan yang mencemburui untuk dimiliki juga oleh orang lain. Meski sebetulnya dia sendiri lebih dari cukup atau bahkan berlebih untuk banyak hal tersebut, tapi enggan berbagi. Pelit, bakhil tidak sedikitpun hendak dicuil. Pendek kata, semua semua ragam macam kelebihan yang dimiliki, seakan mau dia bawa mati.

Padahal, pengetahuan tentang seorang yang kaya raya — bahkan pintar dan jenius — karena tidak hendak dia sisakan bagi orang lain, toh menjadi sia-sia ketika dirinya mati. Bahkan banyak diantara peninggalan orang yang kaya raya dan juga jenius itu, semua yang dia tinggalkan setelah masuk liang kubur membuat keributan di dalam.keluarganys lantaran harta kekayaannya yang menjadi rebutan.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad Tegaskan kembali Siap Maju Pilwako 2024

Begitu juga tentang ilmu serta pengetahuannya yang berlimpah, menjadi gunjingan negatif lantaran dia simpan rapat-rapat di ruang pustaka pribadinya yang tak pernah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum. Hingga ribuan keleksi perpustakaan pribadinya yang sudah mulai membusuk itu — karena orang yang merawatnya tidak dia memperdulikan, sehingga ribuan koleksi perpustakaannya itu seperti ikut juga membusuk menyusul jasadnya yang baru saja dikebumikan itu.

Karena itu sungguh mengherankan adanya orang yang berkecukupan — untuk tidak dikatakan berlebih miliki banyak hal seperti kebun di belakang rumah yang cukup banyak ditumbuhi pohon buah-buahan, toh tetangga sebelah rumahnya pun saat panen tiba belum pernah sekalipun dia kirimi sekedar untuk sekali makan saja, misalnya. Karena itu, seusai kematiannya, tetangga kiri maupun kanan dari tempat tinggalnya sangat terperangah, ketika musim tiba semua pohon yang berbuah itu sampai berguguran membusuk, tak satu pun diantara tetangganya itu yang memperdulikannya. Meskipun ketika dia mati dulu, mereka pula yang menjadi sibuk mengurus semua proses pemahaman mulai dari rumah sakit sampai ke liang kubur.

Baca Juga :  Penerapan Inovasi Satpol PP, Satlinmas Pol PP dalam giat PALATNAL, Pelopor Anti Tawuran dan Kriminal

Sungguh tragis !

Banten, 31 Juli 2024

 

 

 

Share :

Baca Juga

BERITA

Dibuka Ketua DPRD, Rapat Paripurna Peringatan HJK Bukittinggi ke-240, Semangat Transformasi Untuk Mewujudkan Bukittinggi Maju Berkelanjutan

BERITA

Hadiah Lebaran atau Ujian Kinerja? TPP Dikembalikan, Evaluasi Menanti”

BERITA

Tiga Pilar Desa Karangtengah Dampingi Penilaian Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten Cilacap

BERITA

Rayakan Idul Adha di Kampung Halaman, Rico Alviano Kurban 6 Ekor Sapi. 

BERITA

Tak Ada Toleransi Bagi Knalpot Brong, Polda Jateng Tindak Puluhan Ribu Kendaraan Selama Tahun 2023

ARTIKEL

Helikopter Yang di Tumpangi Kapolda Jambi Mendarat Darurat di Muara Emat Kerinci

ARTIKEL

Silaturrahmi Dengan MTI Masjid Baitun Hikmah, Fadly Amran Paparkan Program “Padang Sigap” Tangani Tawuran

ARTIKEL

Serah Terima Jabatan Kadisperindag Sumbar Novrial R.Mangkuto Gantikan Asben Hendri