Home / BADAN NEGARA / BERITA / DAERAH / EKONOMI / KEMENTERIAN / NASIONAL

Saturday, 18 November 2023 - 13:25 WIB

Komir Berperan Penting Dalam Membangun Pertanian Berkelanjutan

Batam, Sinyalnews.com –Komisi Irigasi (Komir) berfungsi sebagai motor penggerak dalam mendukung terciptanya keselarasan antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan para petani, terutama dalam konteks irigasi. Tujuannya adalah membangun fondasi pertanian yang tangguh dan berkelanjutan.

“Komir berperan sebagai kunci dalam mengkoordinasikan sistem irigasi di tingkat provinsi, kabupaten, atau kota, dan pengaruhnya sangat signifikan terhadap perkembangan pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” kata Plh Direktur SUPD I, Gunawan Eko Movianto.

Hal tersebut diungkap Gunawan Eko pada kegiatan Workshop Komisi Irigasi dengan Tema Penguatan dan Keberlanjutan Kelembagaan Komisi Irigasi pada Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) di AP Premier Hotel Batam, Jumat, (17/11/2023).

Menurutnya, sumber daya air merupakan elemen yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan lingkungan. Air mendukung berbagai aspek kehidupan di bumi, termasuk kebutuhan manusia, keanekaragaman hayati, pertanian, industri, dan banyak aspek lainnya.

Baca Juga :  Vasko Hadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumatera Barat

Dalam konteks keberlanjutan Program IPDMIP, peran vital yang dimainkan oleh Komir ditekankan sebagai salah satu target utama pencapaian program ini, guna mendukung pengembangan dan manajemen irigasi secara berpartisipasi.

Sejalan dengan komitmen tersebut, Kementerian Dalam Negeri melalui surat Nomor 520/5119/Bangda, yang diterbitkan pada tanggal 11 November 2021, mengirimkan amanat kepada Sekda Provinsi dan Sekda Kabupaten.

Amanat tersebut menegaskan pentingnya terus meningkatkan kinerja Komisi Irigasi (KOMIR) di tingkat daerah.

Hal ini diharapkan dapat memperkuat efektivitas Komir dalam mendukung program pertanian beririgasi serta memfasilitasi implementasi perencanaan dan penganggaran operasionalisasi Komisi Irigasi sesuai dengan Permendagri Nomor 90 Tahun 2019 yang telah diperbaharui oleh Kepmendagri Nomor 900.1.1.15.5-1317 Tahun 2023.

Baca Juga :  Anak Petani Koto Gadang tanam cabe organik memanfaatkan limbah pasar dan kotoran sapi

Gunawan Eko Movianto menambahkan bahwa, sejak dimulainya Program IPDMIP pada awal tahun 2018, hingga saat ini, telah terbentuk 88 komisi irigasi, terdiri dari 14 Komir provinsi dan 74 Komir Kabupaten, sebagai hasil dukungan dari program tersebut.

“Diharapkan Komisi Irigasi tidak hanya berfungsi optimal tetapi juga memberikan manfaat signifikan bagi pemerintah daerah dan masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Workshop Komisi Irigasi dengan Tema Penguatan dan Keberlanjutan Kelembagaan Komisi Irigasi pada Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi pusat dan daerah dalam pelaksanaan Program Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Irigasi (PPSI).

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

BERITA

Polda Jateng Secara Tegas Melarang Pesta Mercon Dalam Perayaan Lebaran dan Jajarannya Siap Mengamankan Malam Takbiran

BERITA

Harmoni Polri dan Masyarakat Dibangun Lewat Acara Trabas Bansos 2023

ARTIKEL

BPSDM Prov. Sumbar Peringkat 1 LPPBJ Penyelenggara Pelatihan Fungsional & Okupasi Terbaik Kategori Pemerintah Tahun 2024

BERITA

TNI AL Berhasil Gagalkan Penyelundupan 350 Dus Rokok Ilegal Senilai Rp 1 M di Aceh Utara 

BERITA

Angin Kencang di Sragi Robohkan Kandang Ayam dan Sebabkan Pohon Tumbang

BERITA

Tiang di Tengah Jalan, Apa Harus Menunggu Jatuh Korban Dulu Baru di Bongkar???

BERITA

Kejagung Periksa Saksi Terkait Kasus Dugaan SKEBP