HOTEL PUSAKO, BUKITTINGGI, SINYALNEW.COM – 12/11/2023, “Semua simpul relawan Anis Baswedan harus kompak, bekerja bukan hanya di level menengah tapi harus kebawah sampai ke akar rumput. Ada strategi yg mesti diterapkan yaitu 3T, terencana, terukur dan terstruktur”. Demikian ujar buya H Marfendi ketika diundang oleh simpul relawan, menghadiri workshop AMIN ( Anis-Muhaimin ) di Hotel Pusako Bukittinggi, Minggu 12 Nopember 2023 kemaren.
Kegiatan workshop yang direncanakan selesai dalam satu hari ini, dihadiri beberapa tokoh masyarakat, baik dari daerah maupun dari Jakarta dan diikuti oleh perwakilan simpul-simpul relawan dapil 2 AMIN yang berasal dari 9 kabupaten/ kota ( Kota Pariaman, Kab. Padang Pariaman, Kab. Pasaman, Kab. Pasaman Barat, Kota Bukittinggi, Kab. Agam, Kab. 50 Kota, Kota Payakumbuh, Kota Padang Panjang ), berjumlah 95 orang.
Menurut Achie Zain, perwakilan SC dari jakarta, pelatihan ini bertujuan untuk menggalang jaringan simpul relawan untuk pemenangan AMIN dengan satu strategi yaitu strategi 57 ( perolehan 57% suara ) melalui sumbangan suara dari daerah-daerah. Program 57 harus disosialisasikan dg pelatihan ini dan nantinya diterapkan dimasing- masing daerah simpul relawan. Uniknya, strategi 57 ini ditandai dengan bunyi kentongan ( klonongan ) yang berurutan pukulan 5 – 7 kali pada kentongan bambu. Kentongan ini dibunyikan ketika diduga ada kesalahan/ penyimpangan pada TPS disaat pencoblosan di pemilu nantinya, ujar Archie Zain.
Hadir juga beberapa narasumber diantaranya, Laksamana Pertama (Purn.) Hargianto SE, MM ,Msi(han), Amrizal (Nasdem) dan H. Boy Desvinal Salam ( Ketua simpul relawan Anies). Pada saat sesi pelatihan ini sedang berlangsung, mendadak dikunjungi oleh salah satu tokoh yang selalu mendampingi Anis Baswedan di jakarta yaitu Bp. Jhon Odius, memberi semangat pada peserta pelatihan. Pak jon, demikian beliau disebut, menceritakan tentang sosok Anis Baswedan sebagai bakal calon presiden 2024 disertai tanya jawab yang dilontarkan oleh beberapa peserta latihan. ” Mas Anis itu merangkul semua golongan, baik muslim maupun non muslim” imbuh pak jon.
Kegiatan pelatihan ditutup dengan pemberian sertifikat pelatihan kepada masing-masing simpul relawan. ” Syukur Alhamdulillah, pelatihan ini berlangsung lancar dan saya berharap agar materi pelatihan ini diterapkan ke masing- masing daerah oleh peserta” kata penutup dari Boy Desvinal Salam.
(Exdonal)














