Home / BERITA / DAERAH / PERISTIWA

Wednesday, 9 August 2023 - 02:12 WIB

Naas Seorang Anak Meningal Dunia Terseret Air Bah 

Padang, Sinyalnews.com,- Selasa 8 Agustus 2023, hujan yg menguyur kota Padang beberapa jam terakhir mengakibatkan beberapa anak sungai,di daerah bungus meluap karna curah hujan yg cukup tinggi, dan dikabarkan satu orang anak terseret air bah.

Kejadian berawal saat anak -anak santri ini pulang dari mengaji,” di pesantren Nurul Yaqin kayuaro bungus jam 16,00 wib,karna cuaca masih hujan sebagian santri menunggu hujan reda, karna kalau hujan masih tinggi biasanya air bah, bisa datang tiba- tiba” pembina dan guru- guru pondok pesantren juga sudah sering,” pemperinggati santriwan dan santriwatinya untuk berhati hati”, karna memang tempat lokal santri mengaji ini di perbukitan dan berdekatan dengan anak sungai, jam 17,30 wib hujan sudah mulai reda , sebagian santri sudah mulai pulang ke asrama masing- masing dan melewati anak sungai tersebut, naas salah satu santri atas nama Rifa” umur 16 tahun” terpeleset dan jatuh Rifa pun terbawa arus ,santri yg lain berhamburan saat temanya dikabarkan terpeleset dan hanyut ,mereka melakukan pencarian sebagian Santi ada yg minta bantuan kewarga dan Kapolsek bungus,” tidak berselang lama,” santri ini di temukan dari tempat kejadian ada berjarak sekitar 400 meter”terbawa arus,”saat pencarian dan evakuasi korban petugas cukup kesulitan juga ,karna kondisi air yg keruh dan deras.

Saat di temukan rifa sudah tidak tertolong lagi, banyak luka lebam dan beberapa bagian wajah ada yg gores dan robek mungkin terbentur benda keras, karna anak sungai ini cukup curam juga, dan air bah nya lumayan deras ,anak sebesar Rifa memang tidak mampu menahannya kalau terperleset dan terbawa arus apalagi Rifa juga seorang anak cewek,tambah lagi anak sungai yg curam dan berbatuan, karna pesantren tempat Rifa mengaji terletak di perbukitan.Rifa sempat juga dilarikan ke rumah sakit terdekat ,”Puskesmas Bungus”,menurut keterangan dokter dan perawat yg bertugas Rifa memang sudah tidak ada lagi”,hisak tagis keluarga pun pecah , Rifa menurut pihak keluarga anak yg penurut dan patuh pada orang tuanya ,tidak disangka Rifa pergi secepat ini nak, ibu Rifa atas nama ipit tingal di daerah Labuang tarok RT 01/ RW 02 kelurahan bungus barat, kec bungus teluk Kabung kota Padang ,”ibu Rifa tidak kuasa menahan tangis, sedih yg teramat dalam karna Rifa memang satu-satunya putri mereka.

Baca Juga :  TNI Polri dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Impian

Setelah selesai pemeriksaan di Puskesmas bungus Rifa pun diantar kerumah duka ,jam 8,30 wib ,sampai di rumah duka , pihak keluarga dan sanak saudara pun kembali berhamburan terkejut dan tidak percaya atas kejadian ini , dan sebagian pihak keluarga meminta pertangung jawaban pihak pesantren Nurul Yaqin atas kejadian ini, tetapi sebagian Keluarga ibu ipit ada juga yg menerima dan memahami bahwa ini murni kecelakaan , atas perseteruan tersebut, tim ivestigasi awak media lansung menghubungi pengurus pesantren via telfon , tuangku Buya Deri Suherman” menurut keterangan beliau saat kejadian tersebut, beliau memang tidak berada di lokasi dan baru dapat kabar ada santri yg mengubungi saya, atas kejadian ini, bertepatan dengan kejadian tersebut, Buya Deri suherman nya sedang mengantar sebagian santrinya, untuk ikut lomba MTQ mewakili kota Padang untuk tingkat provinsi Sumbar,Buya Deri Suherman berpesan agar semua bisa menahan diri agar, persoalan ini bisa kita selesaikan secepatnya , insya Allah” pelajaran kedepan bagi kami selaku pengurus, kami sangat sedih dan prihatin atas kejadian ini, dan siap bertanggung jawab kepada pihak keluarga karna Rifa adalah anak kami juga,”kita cari solusi terbaiknya , pungkasnya.

Baca Juga :  " Duo Wakil Sumbar Berlaga Di Final Liga 3 Sumbar"PSPP Runer Up ,Josal FC Juara Sejati

Menurut pemuka masyarakat sempat yg tidak mau di sebutkan namanya, membenarkan perselisihan tersebut memang ada perselisihan sedikit karna pihak keluarga tidak menerima atas kejadian ini , tapi setelah dilakukan musyawarah bersama ,antara pihak pesantren dan keluarga ,dirumah duka akhirnya situasi bisa kita amankan, dalam hal penyelesaian ini turut hadir juga camat bungus bpk Hardoldi dan beberapa tokoh masyarakat, ketua RT / RW setempat. setelah dilakukan musyawarah secara persuasif akhirnya pihak keluarga bisa paham dan menerima”, sehingga maasalah ini bisa diselesaikan dengan baik pungkasnya.”

 

( Frengki )

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Car Free Day Lanud Sultan Hasanuddin, Destinasi Wisata Pagi Favorit Warga Makassar dan Maros

ARTIKEL

Manunggal Air Bersih Menjadi Program Tambahan di TMMD Reguler Ke – 121 Kodim 0736/Batang

ARTIKEL

Kapuspen TNI: TNI dan Media Bersinergi Sampaikan Informasi Yang Akurat dan Tepat

ARTIKEL

Teriknya Matahari Membakar Semangat Satgas TMMD 125 Kodim 1506/Namlea Dalam Pembuatan Reol/Drainase Raksasa di Desa Waenono

ARTIKEL

SMAN 3 Padang Gelar Sosialisasi PPDB tahun 2024

BERITA

Keindahan Desa Sagulubbek

ARTIKEL

Ikatan Keluarga Minang Jabar Mengutuk Keras Aksi Pembakaran Al-Quran Oleh Rasmus Paludan

BERITA

Dr. Alfroki Martha pimpin pemuda ARUS Kampung Kalawi, saatnya pemuda Intelektual maju menuju generasi Z