Home / BERITA / HUKUM / NASIONAL / PERISTIWA

Tuesday, 27 June 2023 - 18:29 WIB

Buntut Penemuan Mayat di Tritih Kulon Ditetapkan 4 Tersangka Pengeroyokan dan 7 Orang Tersangka Karena Membawa Sajam

Cilacap, Sinyalnews.com – Empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia yang ditemukan di kelurahan Tritih Kulon, Cilacap. Kejadian tragis ini berawal dari adanya saling ejek di media sosial antara korban berinisial R.A. dengan pelaku berinisial A.J.P., W.U., R.N.P., dan M.F.S.

Kapolresta Cilacap Kombes Pol Fannky Ani Sugiharto, S.I.K., M.H., mengatakan pertikaian di media sosial ini berujung pada pertemuan antara korban dan para pelaku untuk saling serang menggunakan senjata tajam.

Dalam serangan itu, korban R.A. mengalami luka tusukan yang parah di beberapa bagian tubuhnya. Ditemukan dua luka tusukan di dada sebelah kiri, satu luka tusukan di pantat sebelah kiri, serta luka robek di bawah mata kanan. Luka-luka tersebut menyebabkan korban meninggal dunia.

Baca Juga :  Amsakar Achmad Hadiri Sertijab Komandan Yonif 136/ Tuah Sakti

Atas kejadian itu Satreskrim Polresta Cilacap segera melakukan penyelidikan. Berkat upaya yang dilakukan, polisi berhasil menemukan dan menangkap keempat tersangka.

Tersangka pertama, A.J.P., seorang remaja berusia 17 tahun, merupakan warga Tasikmalaya, Jawa Barat. Tersangka kedua, W.U., juga berusia 17 tahun, berasal dari Kelurahan Cilacap. Sementara itu, tersangka ketiga, R.N.P., yang berusia 16 tahun, merupakan warga Kelurahan Gumilir, Kecamatan Cilacap Utara. Dan tersangka terakhir, M.F.S., adalah seorang remaja berusia 13 tahun yang berasal dari Kelurahan Tegalreja, mereka dijerat perbuatan pengeroyokan yang menyebabkan matinya sebagaimana dimaksud dalam  pasal 170 ayat ( 2 )  ke 3e KUHP dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun

Baca Juga :  Danlanud Sultan Hasanuddin Terima Kunjungan Tim BPK RI  

Tiga sepeda motor, satu bilah pedang katana, dan dua bilah celurit berhasil diamankan sebagai barang bukti dari aksi kekerasan yang dilakukan oleh para tersangka.

Sedangkan 7 orang lainnnya yaitu H.R.R , M.S , Y.D.E, R.A.S, A.Z, F.L dan S als.S dijerat karena membawa dan memiliki senjata tajam sesuai dengan pasal 1 ayat 1 UU Darurat No.12 tahun 1951dengan ancaman penjara selama lamanya 20 tahun.

Kapolresta Cilacap menekankan bahwa tindakan kekerasan semacam ini tidak dapat ditoleransi. “Kami menghimbau kepada semua pihak, terutama generasi muda, untuk menyelesaikan konflik dengan cara yang damai dan menggunakan jalur komunikasi yang tepat. Kekerasan hanya akan memperburuk situasi dan berujung pada konsekuensi yang serius,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

BERITA

Kapolri dan Panglima TNI Berikan Bantuan Kesehatan Gratis di Maluku

BERITA

Polda Jateng Tanam Puluhan Ribu Pohon Serentak mendukung program Ekonomi Hijau, Penanaman 10 Juta Pohon Serentak Kapolda Jateng Pimpin Penanaman Ribuan Pohon di Lahan Kritis

BERITA

Aspal Diguyur Hujan, Aturan Terinjak: Proyek Jalan Imam Bonjol Pertaruhkan Uang Publik dan Keselamatan Warga

ARTIKEL

Perubahan Itu Pasti, Prajurit TNI Harus Adaptif

ARTIKEL

Pendampingan Babinsa Kepada Petani Desa Karangtengah

BERITA

Beralih ke Arsip Digital, Inovasi Terbaru Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumbar

ARTIKEL

Diska Della Putri Utusan SLB Etnik Kreatif Nusantara diajang SOIna tahun 2023

ARTIKEL

Agar Terlihat Rapi dan Tidak Mengganggu Pengguna Jalan, Babinsa Koramil 1710-02/Timika Bersama Polri dan Satpol PP Tertibkan Para Pedagang