Padang, sinyalnews.com- Senin 26/7/2023 Mendengar banyaknya keluhan warga dan masyarakat bungus mengenai jalan utama Tabek kalampayan yg telah rusak parah dan bahu jalan sudah di penuhi semak belukar, minimnya perhatian pemerintah kota Padang ini, terutama di daerah yg terisolir itu bisa dilihat banyak fasilitas jalan yg rusak dan berlubang, terutama jalan-jalan lingkar pemungkiman warga di nagari bungus, jalan utama Tabek kalampayan ini adalah akses utama masyarakat sekitar yang minim perhatian pemerintah.

Mendengar keluhan warga tersebut tokoh muda nagari bungus sebut saja Gevin apriovaldo azwin aspesiasi permintaan warga dengan membuat kesepakatan bersama masyarakat untuk mengadakan Goro bersama pembersihan bahu jalan dari mulai Tabek sampai BBI dan jalan sampai nagari kalampayan, karna jalan ini adalah satu satunya akses masyarakat sekitar, sepanjang lebih kurang 1 ( satu ) Km, dan setelah Goro kita langsung adakan masak sekampung, sekaligus bertujuan untuk ajang silaturahmi warga, mendengar hal itu masyarakat dinagari itu pun antusias, dan bersemangat untuk melakukan Goro bersama, dan semua ibu – ibu di nagari tersebut memasak, habis Goro kita makan bersama, karna jalan ini terlalu panjang maka kita adakan dua titik untuk acara memasaknya 1 satu kita adakan di Kalampayan dan satunya lagi depan gerbang BBI bungus, kata Gevin Apriofaldo azwin waktu itu, dan masyarakat pun menyetujuinya,dan dengan kesepakatan bersama kita Goro hari Minggu tanggal 28/6/2023 dua Minggu yg lalu sebelum berta ini dirilis.

Menurut salah satu warga bungus saat di konfirmasi awak media sebut saja namanya awan koto menurut keterangan beliau jalan utama Tabek kalampayan ini memang sudah lama rusak parah, sudah hampir 5 tahun belakangan ini dari tahun 2019 yang lalu, seperti itu- itu saja, jalan sudah banyak yang berlubang pinggir jalan sudah dipenuhi semak belukar, sudah kayak jalan perkampungan yg tidak perpenghuni entahlah..!! sering kali dijalan ini ditemui ular, yang paling kasihan kita sama anak2 kita yg pulang menggaji malam hari, kalau sudah lewat sini mereka berlarian ketakutan karna sering ketemu ular di jalan, penerangan lampu jalan pun tidak ada, karna pingirnya jalan dipenuhi semak belukar, masalah ular yang ketemu sama warga itu, sudah acap kali kami dengar, warga yang lain pun sering ketemu ular kok kalau lewat jalan itu..??
entah kenapa jalan ini tidak pernah di perhatikan pemerintah padahal, peduduk dan perkampungan banyak diatas , yang mana jalan ini adalah satu-satuya akses warga , semua warga perkampungan yang Tigal diatas seperti, warga BBI, Bacang Batu Kapung Sago, kalampayan melewati jalan ini, karna minimya pemerintah maka dari itu kami mensepakati untuk melakukan Goro bersama dan masak sekampung dan kami sangat berterima kasih sekali, kepada tokoh muda nagari bungus Bpk. Gevin Apriofaldo Azwin yg mau membantu meluangkan waktunya dan berkorban baik moril dan materil untuk kepentingan masyarakat banyak, padahal dia bukan dari lini pemerintahan.
kenapa orang yg selama ini dipilih masyarakat sebut saja ( dewan ) haa siapa orang nya pak ?? gak usahlah disebut padahal dia sudah duduk tingkat dewan provinsi sudah tiga periode katanya yaa ya !! siapa orang nya !? Kami sudah tau orang nya..!!, cukup tuhan saja yang tau dan membalas, mudah2an kedepan ada anak nagari bungus yang bisa jadi perwakilan kami agar bisa pembangunan lebih merata, dan dewan yg telah duduk sekarang itu diprovinsi pun orang buguskan pak tanya kami ?? iya bapak nya orang bungus ibuknya kata orang,” orang Pariaman dekat buayan orang pasa usang” kalau tidak salah, padahal dia sudah duduk 3 periode dan tidak mau berbuat untuk perbaiki akses jalan ini, kami tidak tau, kenapa demikian entah lah, dengan polosnya beliau beliau menjawab.
mungkin masyarakat sudah tau padahal di bungus ini adalah basisnya, kasian kita melihat masyarakat di bungus ini, miris tapi apa boleh buat. pungkasnya.
Dan menurut keterangan salah satu warga yang lain juga menerangkan demikian ada beperapa warga yang kami mintai keterangan oleh tim investigasi dilapangan yang tidak mau disebutkan namanya, sementara salah tokoh muda masyarakat bungus yang lainya angkat bicara sebut saja namanya bpk Frengki M, beliau adalah promotor masyarakat. korlap yg ditunjuk oleh masyarakat dalam acara Goro bersama dan masak sekampung kemaren, beliau juga seorang ketua RT di wilayah tersebut menjelaskan bahwa kalau untuk jalan Tabek menuju kalampayan sampai ke loh ini memang sudah lama rusak parah, sudah 5 tahun yg lalu jalan sepanjang +-1 km , kami sebagai pemuka masyarakat juga sudah sering mengusulkan pembangunan jalan ini, terakhir waktu rakorbang tahun 2023 kemaren, yg diadakan di aula BBI bungus dan waktu itu ada bpk dewan kita yg terpilih dari provinsi yang katanya sudah tiga kali jadi dewan dan basisnya dibungus ini, kalau tidak salah namanya dewan tersebut bpk Datuk Indra Rajo lelo, saya menjampaikan kepada beliau waktu itu ..? bpk kan sudah tiga periode jadi dewan iya kata beliau waktu itu !!? kami atas nama perwakilan masyarakat bungus mungkin sudah acap kali mengusulkan perbaikan jalan lingkar akses penduduk terutama jalan Tabek sampai menuju kalampayan loh ini sepanjang +- 1km lebar 4 m, tapi sampai saat ini belum ada perubahan tetap seperti itu- itu saja, coba bapak dewan turunkan konsultan, disein wilayah kami ini mulai dari jalan tabek sampai menuju nagari kalampayan loh, buatkan anggaranya!! ada hulu sungai di daerah kami yg sudah dibangu bendungan dengan anggaran hampir 11 M watu itu dan airnya sangat bersih , tapi air yg di ambil dari sungai dialirkan lagi kesungai yg seharusnya bisa mengaliri perkampungan dan bisa air itu dijadikan multi fungsi, bisa untuk pertanian dan bisa juga untuk kebutuhan rumah tangga, dan tali bandar nya yang ada sepanjang jalan tersebut di pelebar, agar air bisa dialirkan ke perkampungan ,jadi didepan rumah warga, ada air bersih yang mengalir, kan bisa juga depan rumah warga berkolam air deras,untuk menambah perekonomian masyarakat sekitar dan bisa juga daerah kami dijadikan ikon nya bungus kampung perikanan karna kami punya BBI yang katanya terbesar di kota Padang ini , tapi karna tidak adanya disein dan perencanaan pembangunan yang matang dan jangka panjang, daerah kami jadi daerah terisolir padahal kami kaya akan potensi alam itu usulan kami waktu itu,kepada dewan kami terhormat,,,!! allhamdulillah sampai saat ini tidak ada yg di kerjakan, dan sekarang jalan utama masyarakat kami ini, sudah rusak parah dan pinggirnya dipenuhi semak belukar, tapi kami bersyukur juga kepada Tuhan yg maha esa, masyarakat kami masih mau Goro bersama dan masak sekampung waktu itu, kalau tidak mungkin sampai sekarang, perkampungan kami sudah seperti kampung yg tidak berpenghuni, karna bahu jalan dan tali bandar sudah kami bersihkan lai agak tacilak juo nagari kami kini bantuknyo..!!
karna minimnya anggaran dan perhatian memerintah sampai sekarang daerah kami masih disebut daerah yg terisolir di bungus teluk Kabung kota Padang ini. harapan kami kedepan semoga ada dewan putra daerah bungus yang terpilih yang mengerti dan bisa membawa perubahan untuk masyarakatnya karna kita sebertarlagi tahun politik, menentukan calon calon pemimpin baru kita, untuk perubahan nagari carilah peminpin yang muda cerdas dan punya wawasan dan betul betul putra bungus yang terpilih hendaknya agar kita bisa mengusulkan pembangunan untuk nagari kita kedepan. kalau tidak nagari Kito akan tetap terisolir.
(FR)














