Home / BERITA / NASIONAL / PERISTIWA

Friday, 9 June 2023 - 13:44 WIB

Satu Orang Warga Grobogan Tewas Diduga Tersengat Listrik Di Sawah, Ini Tanggapan Polda Jateng

Warga Grobogan Ditemukan Tewas Di Tengah Sawah, Polda Jateng Kembali Himbau Warga Tidak Gunakan Listrik Untuk Jebakan Tikus

Semarang, Sinyalnews.com – Seorang laki-laki ditemukan tewas di area persawahan Desa Tungu, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Polisi menduga korban tewas karena tersengat aliran listrik yang dipasang oleh pemilik lahan sawah untuk jebakan tikus.

Korban bernama Ilham Bayu Sugara (20), pemuda asal Desa Pahesan, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Korban ditemukan warga tergeletak di lahan sawah milik Subandi (61), warga Desa Tungu, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan pada hari Sabtu (3/6/2023) pagi.

Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan Polres Grobogan, polisi kemudian menetapkan pemilik lahan sawah sebagai tersangka. Hal ini disebabkan kelalaiannya dalam pemasangan listrik untuk jebakan tikus di lahan sawahnya yang mengakibatkan korban meninggal.

Baca Juga :  DPP LSM Formapera Akan Laporkan Kegiatan Bimtek Kepala Desa Se Kab. Padang Lawas Ke KPK

Atas kejadian tersebut, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy turut berbela sungkawa atas meninggalnya korban. Dirinya prihatin atas terulangnya kembali kejadian jebakan tikus yang mengakibatkan korban meninggal.

Dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, (8/6/2023) Kabidhumas kembali menghimbau kepada masyarakat terutama pemilik lahan persawahan untuk tidak menggunakan aliran listrik untuk jebakan tikus. Menurutnya, hal itu sangat membahayakan dan berpotensi mencelakai orang lain.

“Agar masyarakat bijak dan menggunakan listrik sebagai peruntukkannya, misal untuk pompa air mengaliri sawah. Penggunaan aliran listrik untuk jebakan tikus tidak diperbolehkan karena bisa membahayakan nyawa manusia,” tuturnya.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 07/Maos Laksanakan Pelatihan Paskibra Tingkat Kecamatan

Terkait informasi dari keluarga Subandi yang tidak terima atas penetapan status pemilik sawah sebagai tersangka oleh pihak kepolisian, pihaknya menegaskan bahwa penanganan kasus tersebut telah dilakukan sesuai prosedur.

Terkait informasi bahwa korban sebelumnya mengalami keributan saat gelaran acara wayang kulit di desa setempat pada Kamis (1/6/2023) malam, Kabidhumas menyampaikan hal itu masih dilakukan penyelidikan lebih mendalam oleh Polres Grobogan.

“Saat ini masih dilakukan pendalaman oleh petugas. Penetapan tersangka tersebut berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan petugas diantaranya hasil olah TKP, identifikasi korban, dan pemeriksaan saksi,” tandasnya.

 

Share :

Baca Juga

BERITA

Gubernur Mahyeldi Lepas Kontingen Sumbar ke Ajang STQH XXVII Jambi

BERITA

Kelurahan Jenggot Kembangkan Eduwisata Kebun Pilkatu

ARTIKEL

Aqsho Habibi Umar Dani Siswa SMAN 16 Wakili Kota Padang Lomba Kompetensi SiswaTingkat Provinsi

ARTIKEL

Menuju Sehat dan Bugar, FIK UNP Jalin Kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Padang

BERITA

Buntut Penemuan Mayat di Tritih Kulon Ditetapkan 4 Tersangka Pengeroyokan dan 7 Orang Tersangka Karena Membawa Sajam

ARTIKEL

SSB Batuang Taba Robohkan SSB Anam Lingkung dengan Skor 5-2 pada Anniversary Putra Sicicin Cup I tahun 2023

BERITA

Koramil 07/ Maos & Polsek Sampang Laksanakan Patroli Pagi Serta Pantau & Monitor Ketersediaan Sembako di Pasar

BERITA

3 Pasang Calon Walikota &Wakil Walikota Padang Panjang Jalani Test Kesehatan